
Eric dan siska sudah duduk di kursi sejajar eric nampak sangat tampan dan Renita terlihat cantik dengan memakai kebaya putih khas pengantin perempuan....di hadapan mereka sudah ada Penghulu dan Papah siska di sisi kanan Eric sudah ada saksi nikah dari pihak nya dan di sisi kiri Siska sudah ada orang yang menjadi saksi nikah dari pihaknya...Siska namapak sangat bahagia atas acara pernikahannya ini senyum bahagia nampak jelas di wajah nya berbeda dengan Eric yang nampak murung melamun Fikirannya terus tertuju pada Anin dan Baim.
"Akhirnya perjuanganku selama ini tidak sia-sia....tinggal selangkah lagi aku akan menikah dengan Eric....kamu adalah milik ku Eric selamanya milik ku...sebentar lagi kamu akan menjadi suamiku dan aku menjadi istrimu....dan yang lebih penting sebentar lagi aku akan menjadi nyonya Wijaya yang akan mewarisi harta kekayaan samudera Wijaya...."suara batin Siska..
Keluarga 2 belah pihak, para tamu undangan dan para wartawan sudah nampak di posisinya masing2 untuk menyaksikan dan meliput prosesi ijab kobul 2 anak konglomerat ini...
Renita pun sudah nampak hadir dan duduk di dekat kedua orang tua Rendi sambil memangku anak laki2 nya yang baru berusia 1 tahun setengah....tidak ada Rendi disana dan Renita pun terlihat sangat khawatir terlihat eksfresi di wajah nya sedang melihat2 dan menunggu kedatangan Rendi Renita mengkhawatirkan kalau Rendi tidak datang tepat waktu...
Ya ... Rendi dan Om Tio tidak nampak berada di tempat itu....
mereka sengaja tidak hadir di tengah2 keluarga besar Eric karena mereka sudah menyusun rencana untuk menggagalkan pernikahan Eric dan Siska ... mereka akan datang sebelum Eric melafalkan ijab kobul nya....
"Baik...apakah sudah bisa kita mulai prosesi ijab kobul ini...."tanya pak penghulu
"Silahkan pak..."ucap para saksi dan papah nya Siska
"Dimana Rendi dan Om Tio....kenapa mereka belum terlihat,,,ijab kobul nya akan segera di mulai...."suara batin Renita...
"Saya nikahkan dan saya kawinkan Putri kandung saya yang bernama Fransiska Pandey kepada mu Eric Arkhan Wijaya Bin Samudera wijaya dengan maskawin tersebut di bayar tunai...."papah Siska
__ADS_1
"Sa..." Eric terdiam sejenak karena ragu,bayangan Anin dan Baim tiba2 muncul di hadapannya...
Siska menatap tajam Eric karena Eric belum melafalkan ijab kobul nya setelah papah nya Siska melafalkannya....
"Sodara Eric apakah anda sudah siap...."tanya penghulu
"Ma...maaf....saya gugup....bisa di ulang kembali..."ucap Eric
"Saya nikahkan dan saya kawinkan Putri kandung saya yang bernama Pransiska Pandey kepadamu Eric Arkhan Wijaya bin Samudera Wijaya dengan maskawin tersebut di bayar tunai...."
"Saya terima Nikah dan Kawin nya....."
Eric menghentikan pelafalan ijab kobul nya ketika om Thio yang tiba tiba datang bersama dengan Tante Gina dan juga Rendi berteriak menggantikan prosesi ijab kobul eric dan Siska...
Eric Siska dan semua orang yang berada di tempat itu kaget dan terkejut ketika 3 orang itu tiba2 datang dan menghentikan prosesi ijab kobul....wartawan segera meliput kejadian itu bagi mereka ini adalah pemberitaan yang akan sangat menarik untuk di beritakan...
berbeda dengan yang lain Renita nampak tersenyum lega karena Rendi om Tio dan istrinya datang tepat pada waktunya...
Om Tio Tante Gina dan Rendi berjalan menghampiri meja tempat ijab kobul
__ADS_1
"Hentikan pernikahan ini....pernikahan ini tidak bisa di lanjutkan,...."ucap om Thio degan lantang nya...
Eric berdiri dari duduk nya dan melihat ke arah om Thio...
"Apa maksud Om Thio menghentikan pernikahan ini...."tanya Eric sedikit membentak...
"Eric kamu tidak boleh menikah sebelum kamu menceraikan Anin istri kamu....Kamu sudah menikah Eric dan kamu sudah mempunyai seorang anak....kamu boleh melaksanakan pernikahan kamu tapi kamu harus menceraikan Anin terlebih dahulu...."ucap Om Thio menekan Eric
"Apa maksud kamu Thio....apa maksud kamu mengatakan kalau Eric sudah menikah dan mempunyai seorang anak....Apa kamu ingin membuat keluarga ku malu..."Teriak pak samudera Wijaya.
"Aku Punya bukti-bukti kuat kalau Eric sudah menikah dan mempunyai seorang anak.."ucap om Thio
Suasana di tempat itu menjadi gemuruh banyak yang tidak menyangka bahwa kejadian ini akan seperti ini....
Eric nampak frustasi sedangkan Siska menangis tidak percaya semuanya akan gagal seperti ini .... apalagi saat Eric di bawa oleh om Thio pergi meninggalkan tempat prosesi ijab kobul itu Siska menangis histeris dan di tenangkan oleh kedua orang tuanya.. Siska teriak2 agar Eric tidak meninggalkannya dan melanjutkan ijab kobul nya.
Eric di bawa pergi oleh om Thio dan Tante Gina...di ikuti oleh Rendi Kedua orang tua Eric dan juga Renita sambil menggendong anaknya.
Mereka menuju ruangan di salah satu hotel itu yang sudah di siapkan Rendi dan Om Thio
__ADS_1