
Hari ke lima setelah kejadian kecelakaan itu...
di dalam mobil terdapat Rendi yang duduk di kursi mengemudi dan Eric duduk di kursi penumpang di sisi kiri Rendi.
Eric dan Rendi jarang menggunakan jasa supir untuk mengantarkan mereka pergi kemana baik urusan kantor apalagi urusan pribadi mereka selalu mengemudikan kendaraan mereka sendiri,,paling ya gitu kalau urusan mereka bareng kadang Eric yang nyetir kadang sebaliknya..
itu mereka lakukan untuk kebaikan mereka sesekali mereka tidak membuka identitas asli mereka di depan orang yang belum mereka kenal kadang untuk mengelabui musuh nya.
sesekali sih mereka menggunakan jasa supir itu pun tergantung situasi dan kondisi nya yang seperti apa..
Perbincangan Eric dan Rendi dalam mobil menuju ke rumah sakit untuk menemui Anin.
"Ren...nanti ketika kita sudah sampai ke rumah sakit dan menemukan wanita itu juga keluarganya...kita tidak boleh mengenalkan identitas diri kita yang asli pada mereka..."ucap Eric
"Looohhh kenapa..."tanya Rendi kaget dan terus fokus mengemudi.
__ADS_1
"Tidak...aku hanya tidak ingin ribet dengan masalah seperti ini,,loe tau kan keluarga kita seperti apa..."ucap Eric
"Oke baiklah....akan aku turuti semua kemauan mu brother..."ucap Rendi
"Kamu memang fartner yang bisa diandalkan dan paling mengerti..."ucap Eric tersenyum sambil menepak2 pundak rendi
"Yaaaaa....itulah Rendi Prasetya..."ucap Rendi bangga
"thank boy..."ucap Eric
Rendi membalas perkataan Eric dengan anggukan dan terus fokus menyetir.
Kantor Eric memang berada di pelosok kota B yang banyak dengan hamoaran kebun teh sajauh mata memandang kebun teh terlihat sangat hijau dan banyak pohon2 juga bungsu tumbuh alami disana,,Eric sengaja memilih tempat itu untuk di bangun hotel karena pemandangannya yang indah dan alami pasti akan di sukai para wisatawan asing maupun domestik untuk berlibur dan menginap di hotel nya.
Setalah sampai di rumah sakit Rendi segera memarkirkan kendaraan nya di parkiran rumah sakit tersebut,,
__ADS_1
mereka berdua segera turun dari mobil mereka dan berjalan menuju resepsionis RS tersebut.
Eric dan Rendi yang berpakaian ala kantor nya nampak gagah dan tampan semua wanita yang melihat nya akan terpesona.
"Permisi mba....ruangan seorang wanita yang mengalami kecelakaan di 5 hari yang lalu di depan restoran Jepang di ruangan mana ya mba.."tanya Rendi
"Sebentar ya pak ,,saya cari dulu..."jawab resepsionis dan langsung membuka file di laptop nya
"Atas nama Anindia Pratiwi ya pak,,ini nama pasien yang masuk ke RS ini karena kecelakaan 5 hari yang lalu.."ucap mba resepsionis
"Iya mungkin itu mba...."Ucap Rendi karena Rendi mauoun Eric tidak mengetahui nama wanita yang di tabrak nya.
"Baik pak...ruangan berada di lantai 3 ruangan VVIF nomor 11.."jawab mba resepsionis
"Baik,,,Terimakasih mba.."ucap Rendi sambil pergi berjalan meninggalkan resepsionis dan segera mencari lift.
__ADS_1
Resepsionis di tempat itu ada 5 orang perempuan semua,,mereka saling berbisik memperhatikan dan membicarakan Eric dan Rendi mereka terpesona ketampanan Eric dan Rendi .
Eric dan Rendi memasuki lift dan menekan tombol lantai 3 dan segera mencari ruangam yang di sebutkan mba resepsionis tadi.