
Satu bulan sudah Anin dan Baim tinggal bersama Pak imam dan Bu Ratmi.....
Anin sedang terduduk di tempat tidurnya dan melamun memperhatikan buku nikah dokumen penting untuk hidupnya dan foto nya bersama kedua orang tuanya dan foto pernikahannya dengan eric....hanya barang2 itu yang Anin bawa dari rumah nya selain pakaian dia dan pakaian Baim..
Ceklek....
Bu Ratmi membuka pintu kamar Anin,,,
Bu Ratmi sengaja masuk ke dalam kamar dan membawakan Anin satu gelas teh hangat untuk Anin...
"Apa ibu mengganggu..."tanya Bu Ratmi
"Eh ibu....masuk Bu..."ucap Anin
Bu Ratmi berjalan mendekati Anin
"Baim dimana Bu..."tanya Anin
"Ada di depan...sedang main sama bapak..."jawab Bu Ratmi
"Anin....kamu sedang apa nak....dari tadi ibu perhatikan kamu sedang memikirkan sesuatu...apa kamu sedang ada masalah atau sedang merindukan seseorang...."tanya Bu Ratmi sambil menyimpan teh hangat yang dibawa nya di meja nakas samping tempat tidur anin
__ADS_1
"Iya Bu....Anin merindukan papah dan mamah...saat ini pasti mereka mencari dan mengkhawatirkan Anin...."Ucap Anin
"Itu pasti nak....kamu kan pergi gak bilang sama papah mamah kamu sayang...."ucap Bu Ratmi dan duduk di samping Anin
"Apa gak sebaiknya kamu pulang ke rumah mu nak..."ucap Bu Ratmi
"Enggak Bu....aku gak mau...aku masih mau tinggal disini untuk menata hati dan hidupku...aku akan kembali saat nanti aku sudah menemukan hidupku yang lebih baik..."ucap Anin
"Ya sudah kalau gitu terserah Anin ibu hanya bisa mendoakan apapun yang terbaik buat Anin dan Baim....Oya boleh ibu tanya sesuatu..."ucap Bu Ratmi
"Apa yang ingin ibu tanyakan...."ucap Anin...
Anin terdiam menundukan kepalanya dan matanya mulai menitikan air mata...
"Looohhh....kok malah nangis...ada yang salah ya dari pertanyaan ibu...
kalau Anin tidak mau membicarakan alasan pada ibu gak papa kok,,,ibu ngerti...maafin ibu ya ...."ucap Anin...
"Gak kok Bu....gak ada yang salah dengan pertanyaan ibu...mungkin ini saatnya Anin cerita semua permasalahan yang Anin hadapi kenapa Anin sampai datang ke kota ini...."ucap Anin
Anin menceritakan dengan seksama semua permasalahan takdir yang terjadi pada hidup nya...
__ADS_1
Dari awal pertemuan nya dengan Eric sampai akhir nya mereka menikah dan mempunyai anak....kecelakaan yang Eric alami dan kondisi Eric saat ini yang menyebabkan sampai dia nekad pergi dari rumah hingga sampai datang ke kota ini dan bertemu dengan Bu Ratmi dan pak imam...tidak hanya itu Anin juga menceritakan siapa Eric sebenarnya....
Bu Ratmi terlihat serius mendengarkan cerita Anin,,,sesekali Bu Ratmi meneteskan air mata nya merasa iba dengan semua masalah hidup yang Anin alami....Bu Ratmi merasa sedih dan kasihan kepada Anin karena disaat usia pernikahannya yang harusnya sedang indah2nya tetapi yang terjadi pada Anin malah penderitaan dia harus mengurus anak nya sendirian dan Baim tidak mengetahui ayah nya dan merasakan dekapan ayah nya sejak lahir...
"Jadi sebenarnya kamu dan Baim adalah istri dan anak dari Eric Wijaya yang terkenal dengan kesuksesan dan kekayaanya itu...."ucap Bu Ratmi melongo
"Harusnya seperti itu....tapi karena pernikahanku yang terjadi secara mendadak dan kesalahanku yang tidak berterus terang kepada orang tua siapa suamiku sebenarnya jadi tidak ada yang mengetahui permasalahan ini sampai akhir nya suamiku hilang ingatan..."ucap Anin
"Ya Allah.....malang sekali nasib mu nak..."ucap Bu Ratmi memeluk Anin
"Ibu dan bapak akan mendukung dan membantumu dengan apapun langkah yang akan kamu ambil dan kamu jalani....ibu akan selalu berdoa agar kamu dan Baim mendapatkan kebahagian yang seharusnya kalian dapatkan..."ucap Bu Ratmi menangis dan memeluk Anin
Anin pun menangis di pelukan Bu Ratmi....
"Oya Bu....Anin besok akan mulai mencari kerja...Anin tidak bisa terus-terusan berdiam diri seperti ini terus....Anin juga harus mencari uang untuk kebutuhan hidup Anin dan kebutuhan Baim...Anin tidak mau terus2an merepotkan ibu dan bapak Anin mau membantu meringankan beban ibu dan bapak..."ucap Anin..
"Baiklah....kalau itu yang menjadi keputusan Anin ibu akan selalu mendukung nya ....Anin gak usah khawatir kalau nanti sudah mendapatkan pekeejaan ibu akan menjaga dan merawat Baim seperti cucu ibu sendiri...."ucap Bu Ratmi
"Makasih ya Bu....maafkan Anin selalu merepotkan ibu dan bapak..."ucap Anin
"jangan suka berfikir seperti itu....ibu dan bapaj senang...anggap ibu dan bapak seperti orang tua sendiri dan jangan sungkan2 kalau ada masalah apapun.."ucap bu ratmi
__ADS_1