
Eric dan Rendi berpamitan untuk pulang kepada orang tua Anin....
Eric belum mendapat jawaban atas keputusan dia untuk menikahi Anin...wlaauou. orang tua Anin sudah setuju tapi Anin belum memeberikan jawaban mau atau tidak nya di menikah dengan Eric....
Di kamar Anin...
Anin duduk di ranjang tidur Anin dia duduk bersandar pada ranjang nya...Anin terdiam melamun tatapannya kosong...
fikiran melayang mengingat kenangan2 nya bersama Reyhan...Anin menangis dalam lamunannya Anin teringat perkataan Reyhan yang menyebut nya lumpuh lalu membatalkan pernikahannya yang tinggal menghitung hari.
"Kamu kejam Reyhan kamu jahat....kenapa kamu tega melakukan ini semua kepadaku..."ucap Anin sambil menangis dan tangannya memukul2 kasur.
__ADS_1
ketika Anin menangis entah karena pikirannya yang sedang semrawut tiba2 pikirannya teringat kepada Eric...
"Kak Eric...kenapa kau tiba2 datang di hidupku dan mengambil keputusan untuk menikahi ku...apa maksud nya ini ya Allah...."
Anin semakin menjerit menangis...
DI DALAM MOBIL.
Rendi yang menyetir Eric duduk di kursi penumpang di samping Rendi...
Eric melamunkan keputusannya untuk menikahi Anin...
__ADS_1
"Brother...apa loe serius akan menikahi Anin...??"tanya Rendi...
"Ya gue serius...gue akan belajar dari keluarga Anin yang selalu menerima takdir mereka dengan ikhlas...mungkin Anin adalah wanita yang menjadi jodoh gue.."jawab Eric
"Heeeeyyyyy kenapa loe jadi melow kek gini...kemon men...coba loe pikirkan lagi loe bolak balik pikiran loe tentang keputusan loe untuk menikahi Anin...brother pernikahan itu suatu hubungan janji yang sakral bukan untuk main2..kalau bisa menikah itu untuk sekali seumur hidup apa loe yakin akan menjadikan Anin sebagai istri loe...loe dan dia kan baru saja kenal itu pun karena suatu ketidak sengajaan,,dan jangan karena loe kasihan kepada Anin dengan kondisi Anin sekarang itu hanya akan menyiksa Anin bro..loe boleh kasihan kepada Anin tapi apa harus loe menikahi anin...."ucap Rendi
"Tentu..tentu gue harus menikahi Anin....gue yang udah nabrak Anin gue yang nyebabin Anin lumpuh dan karena Anin lumpuh Reyhan laki2 bajingan itu meninggalkan Anin dan membatalkan pernikahannya itu sama saja kesalahan gue...gue yakin ini takdir tuhan ini cara Tuhan agar gue menemukan jodoh gue, di tambah lagi bukannya loe sendiri yang nyuruh gue sadar tentang perasaan apa yang selama ini ada di dalam hati gue setelah gue sadar benar perasaan ini adalah perasaan cinta...gue mencintai Anin sejak gue pertama kali melihat Anin....
"Terus bagaimana dengan kedua orang tua loe...apa loe gak ngomong dulu ke nyokap bokap loe..."tanya Rendi...
"itu urusan belakangan....itu urusan gue...gak mungkin juga papah sama mamah bisa datang kesini mendadak seperti ini...paling gue mau bicara ke om Theo dan istrinya untuk menjadi saksi nikah gue bagaimana pun mereka yang lebih keadaan gue...
__ADS_1
"Mending sekarang loe segera urus semua berkas2 gue yang sekiranya di butuhkan untuk pernikahan....jadi nanti kalau orang tua Anin memberikan kabar bahwa Anin siap menikah dengan gue jadi gak usah ribet lagi..."ucap Eric...
"baiklah....gue akan urus semuanya....ternyata bukannya hanya di perusahaan loe di kehidupan cinta loe pun begitu rumit"ucap Rendi meledek...