
"Eric....Eric....Eric..." panggil Rendi sambil mengiyakan badan Eric
"Anin..anin....kembali Anin ... jangan tinggalin aku,,aku mencintaimu Anin aku mencintaimu kamu gak boleh tinggalin aku Anin....aku menyayangi mu...."
Eric tersadar dari pingsan nya ... Eric histeris Eric terus berteriak dan terus menerus memanggil nama Anin dan Baim anak nya Eric mencoba melepaskan selang infus yang terpasang di tangan kirinya ...
Rendi sampai kewalahan menahan Eric yang terus histeris dan mencoba bangun bermaksud akan pergi mencari Anin dan Baim...
"Lepaskan aku Rendi lepaskan aku.....aku akan mencari Anin dan Baim aku akan mencari istri dan anak ku .... aku tidak mau berpisah lagi dengan mereka....lepaskan aku Rendi...." teriak Eric...
"Sayang.....cepat panggil dokter dan hubungi om samudera juga om Thio..." ucap Rendi pada Renita ..
Rendi terus menahan dan menenangkan Eric...sedangkan renita segera berlari keluar ruangan Eric untuk memanggil dokter dan menghubungi keluarga Eric..
Tak lama dokter dan Renita datang ke ruang rawat Eric dan langsung mengambil tindakan pada Eric....Rendi menjauhi Eric atas perintah dokter....
setelah mendapatkan tindakan dari dokter Eric yang histeris dan terus berteriak teriak menjadi lebih tenang tidak ada suara Eric lagi dan ternyata Eric pingsan...
"Dokter....bagaimana keadan Eric dokter ...kenapa Eric kembali tidak sadarkan diri..."tanya Rendi..
__ADS_1
"Jangan khawatir tuan Rendi....saya menyuntikan obat penenang kepada tuan Eric untuk menetralkan tingkat emosi nya,,tunggu kurang lebih satu jam tuan Eric akan sadarkan diri ...."ucap dokter
"Baiklah....saya takut Eric kenapa2....terimakasih dokter...."ucap remix
"Sama-sama tuan...saya permisi...."ucap dokter..
Dokter berlalu meninggalkan ruang rawat Eric....
"Bagaimana keadaan Eric,,,Rendi Renita...."tanya om samudera
Pak samudera dan istrinya , Om Thio dan istrinya datang ke ruangan Anin di rawat setelah mendapat kabar dari Renita...
"Tidak usah khawatir om Tante....saat ini Eric sedang dalam keadaan pingsan setelah dokter menyuntikan obat penenang,,,sebentar lagi Eric akan sadar kembali..." ucap Rendi
"Eric tersadar dari masa kritis nya....Eric seperti memimpikan Anin dan Baim saat tersadar Eric terus berteriak histeris memanggil-manggil Anin dan Baim bahkan Eric sampai akan melepas selang infus nya bermaksud untuk mencari Anin dan Baim...."cerita Rendi..
"Sepertinya Ingatan Eric mulai kembali....sepertinya Eric sudah mengingat Anin dan Baim..."ucap om Thio...
"Lalu bagaimana sekarang kenapa Eric belum sadarkan diri..."ucap mamah sinta.
__ADS_1
"Tenang Tante....Tante jangan khawatir Eric baik-baik saja kita tunggu sampai Eric tersadar..."ucap Renita...
Sambil menunggu Eric tersadar semua orang yang berada di dalam ruangan perawatan Eric membicarakan perihal pernikahan Anin dan Semmy....
Rendi menceritakan tentang kepergian Anin kembali ke rumah orang tua kandung nya di kota B ... Rendi juga menceritakan acara pernikahan Anin dan Semmy...
"Semmy....siapa Semmy..."tanya pak samudera
"Semmy .... Semmy Gunawan Direktur utama PT .Gunawan grup.... " ucap Rendi
"Aku merasa pamiliar mendengar nama Semmy dan nama perusahaanya..."ucap pak samudera
"Iya om .... om jelas mengenal nya perusahaan nya bekerjasama dengan perusahaan kita .... Eric juga sudah bertemu dengan Semmy ..." ucap Rendi
"Kenapa Anin bisa kenal dan dekat dengan Semmy Gunawan..."tanya Om Thio
"Anin bekerja sebagai sekretaris Semmy ... seiring berjalan nya waktu Semmy jatuh cinta kepada Anin selama Anin tinggal di kota ini semmy dan keluarga banyak membantu Anin...."ucap Rendi
"Renita mendapat kabar dari Anin...bahwa Anin sudah kembali ke rumah orang tua kandung nya di antarkan oleh Semmy...Semmy langsung melamar Anin dan saat kemarin Eric akan melangsungkan pernikahan dengan Siska Anin disana juga melangsungkan pertunangan...."cerita Rendi
__ADS_1
"Lalu bagaimana dengan Eric....Anin kan masih istri Syah Eric..."tanya Tante Gina
"Kita tunggu Eric tersadar....kita lihat kondisi Eric apa Eric benar2 sudah kembali mengingat Anin dan Baim....apa ingatan Eric tentang istri dan anak nya sudah kembali lagi setelah itu baru kita susun rencana...."ucap om Thio..