Permainan Takdir

Permainan Takdir
Merasa Aneh


__ADS_3

Setengah jam berlalu Baim sudah tenang dan tertidur di pelukan Eric....


Perlahan Eric membaringkan Baim ke atas ranjang rawat nya...


sedangkan Anin dan Rendi duduk di sofa yang ada di ruangan itu...


"Ada yang ingin aku tanyakan....aku merasa aneh sejak tadi...apalagi kepada mu brother..."ucap Eric


"Maksud loe..."tanya Rendi..


"Kok bisa Anin menghubungi loe dan loe tau keadaan Baim bahkan seperti nya kalian sudah mengenal lama padahal kan ini kali pertama loe kenal sama Anin dan Baim..."tanya Baim


"Ya Tuhan....kenapa aku bisa lupa...Eric kan tidak mengetahui kalau aku Anin dan baim sudah saling kenal...bagaimana ini apa sebaiknya aku mengatakan yang sebenarnya sekarang...."Suara hati Rendi


"Iya aku dan kak Rendi memang sudah saling kenal....sejak dulu kami sudah mengenal..."Ucap anin tiba2 menjawab pertanyaan Eric


Rendi terdiam melihat ke arah Anin .... Rendi tidak mengerti dengan apa yang di katakan Anin...


"Aku saudara jauh kak Rendi dari kampung...tapi karena kami sibuk dengan aktifitas masing2 kami jadi jarang ketemu ..."ucap Anin berbohong...

__ADS_1


"Apa itu benar....kok Rendi tidak pernah bercerita tentang saudaranya ke aku...apa karena hilang ingatanku aku melupakan banyak hal... "Ucap Eric....


Suara handphone Eric berbunyi dari saku jas nya...terlihat nama dan foto Siska dari layar hp Eric.....


"Iya hallo...."...


"Baik aku akan segera kesana kamu tunggu disana..." ucap Eric dan menutup telponnya


"Permisi aku harus pergi....aku harus menemui Siska...." ucap Eric


Hati anin sakit ketika mendengar Eric menyebut nama wanita lain dan akan segera menemui nya.. walau bagaimana pun Anin masih sangat mencintai Eric dan masih menjadi istri sah Eric .. tapi Anin tidak bisa berbuat apa2 Anin hanya bisa menangis dan menyimpan perasaanya karena kondisi Eric saat ini ..


"Brother aku titip Baim padamu....aku akan menemui Siska terlebih dahulu bisa gawat kalau Siska tau aku sedang ada disini ...."ucap Eric..


Eric berlalu meninggalkan Baim Anin dan Rendi..


"Anin...apa maksud kamu mengatakan kalau kamu saudara jauh aku dari kampung pada eric....kenapa kamu harus berbohong...???"tanya Rendi..


"Untuk apa aku harus jujur kak....walaupun aku mengatakan yang sebenarnya kak Eric tidak akan percaya dan tidak akan mengingatnya...."jawab Anin

__ADS_1


"Tapi Anin...mau sampai kapan kita kamu dan Eric seperti ini...ini waktunya kalian mengatakan siapa kalian sebenarnya Eric harus sudah mengetahuinya Anin walaupun Eric hilang ingatan....kamu harus mengingat Baim Anin...Baim sangat membutuhkan Eric ...."Ucap Rendi


"Tidak kak....biarkan waktu yang menjawab semuanya...Anin akan menerima dan menjalani hidup Anin sesuai ketentuannya..."jawab Anin...


"Oya...tadi Anin sempat mendengar apa maksud kak Eric berbicara akan bahaya jika Siska tau kalau kak Eric ad disini...??"tanya Anin


"Tentang itu ....begini cerita nya Anin..."


Rendi menceritakan kejadian saat Siska berencana bunuh diri hingga desakan orang tua Eric yang mendesak Eric agar secepat nya menikah dengan Siska...


"Lalu maksud kak Rendi....kak Eric akan segera menikah dengan Siska...."Ucap Anin setelah mendengarkan cerita Rendi


"Iya Anin....2 Minggu lagi pernikahan itu akan terjadi...itu makannya aku ingin segera kamu berterus terang dan menceritakan yang sebenarnya kepada Eric..."


Anin meneteskan air matanya .... hati nya sakit hatinya hancur bahkan lebih sakit dari ketika Anin melihat Eric dan Siska bertunangan.....


"Tidak kak....aku tidak akan menceritakan hal apapun kepada kak Eric...mungkin ini sudah takdir hidup Anin dan Baim...Baim yang tidak akan bisa dekat bahkan tidak mengetahui siapa ayah Baim sebenarnya. ..Anin akan ikhlas Anin akan menerima semua takdir Anin kak..mungkin Takdir sudah tidak mengizinkan Anin dan kak Eric untuk bersatu..."Ucap Anin menangis...


"Ini kak....tolong kakak simpan buku nikah Anin dan kak Eric...setelah Baim sembuh Anin akan pergi dari kota ini dan akan kembali ke rumah orang tua Anin di kota B...Anin akan membawa Baim dan menjauhkan Baim dari kak Eric kak...bukan karena Anin tega memisahkan anak dan ayah tapi menurut Anin ini adalah yang terbaik buat kita semua..." ucap Anin sambil menyodorkan buku nikah suami istri punya Eric dan juga Anin..

__ADS_1


"Anin kamu tidak boleh melakukan itu Anin....kamu harus kembali dengan Eric ... aku dan Renita akan membantu kamu...."Ucap Rendi


"Tidak kak....Anin tidak bisa....Anin akan tetap pada pendirian Anin...kalau pun iya kita berbicara tentang apa sebenarnya kepada kak Eric itu percuma saja kak eric tidak akan mengingatnya lagian kan kita gak punya bukti yang kuat....di tambah lagi keluarga kak Eric tidak akan percaya dan tidak mungkin akan menerima Anin juga baim..."Ucap Anin..


__ADS_2