
Eric telah sadar dari pingsan nya....
Rendi,Renita,kedua orang tua Eric Om Thio dan tante Gina tengah berkumpul di dalam ruangan rawat Eric....
"Eric....kamu sudah sadar nak...." ucap mamah sinta yang sangat mengkhawatirkan Eric
"Mamah....Eric kenapa mah....apa yang terjadi pada Eric..."tanya Eric
"Kamu kecelakaan nak....tapi kamu harus bersyukur kamu masih diberikan keselamatan..."Ucap mamah Sinta
Eric menggerakan tubuhnya bermaksud ingin menyandarkan tubuhnya ke kepala ranjang tempat Eric berbaring..
Rendi segera menghampiri Eric dan membantu Eric menyandarkan tubuh nya...
"Mah .... Pah.... Eric minta maaf ... Eric tidak memberi tahu papah dan mamah saat Eric melangsungkan pernikahan Eric dan Anin 5 tahun yang lalu,,bahkan saat ini Eric sudah mempunyai seorang putra..."ucap Eric
"Eric...kamu sudah mengingat tentang Anin dan Baim anak mu nak...." tanya mamah Sinta
__ADS_1
Semua Orang yang berada di dalam ruangan rawat Eric terkejut bahagia saat mendengar perkataan Eric...
"Eric bermimpi mah....Eric melihat Anin dan Baim sedang bermain bersama Eric mencoba menghampiri mereka tapi mereka malah menjauhi Eric... Anin dan Baim menghilang dari pandangan eric....
Eric mengingat saat pertemuan Eric dan Anin pernikahan Eric dan kehamilan Anin....
Eric merasa sangat bodoh Eric merasa sangat bersalah karena sudah menelantarkan istri dan ank Eric .. " ucap Eric
"Tidak nak....ini bukan salah kamu...ini sudah menjadi jalan takdir kamu nak... kamu harus mengalami kecelakaan sehingga kami harus kehilangan ingatanmu nak...." ucap mamah Sinta
"Iya lah....Eric sudah mengingat semuanya...Anindia Pratiwi Adalah nama istri Eric dan anak Eric bernama Baim Arkhan Wijaya...dulu Eric yang merencanakan kalau Eric mempunyai anak laki2 Eric akan memberi nama sesuai nama keluarga kita..."ucap Eric.
"Syukurlah....kamu sudah ingat semuanya Eric..."Ucap om Thio.
"Om...om Thio....maafin Eric om....maafin Eric...Eric sudah banyak merepotkan om Thio dan Tante Gina..." ucap Eric
"Om dan Tante kamu sama sekali tidak merasa di repotkan...5 tahun yang lalu om yang menjadi saksi nikah kamu om yang mewakili kedua orang tua kamu...karena keadaan yang ada tidak memungkinkan orang tua kamu hadir di acara pernikahanmu...om selalu berjanji pada diri om jika terjadi suatu masalah pada pernikahanmu om yang akan bertanggung jawab..."ucap om Thio..
__ADS_1
"Rendi...Renita...makasih ... makasih banyak selama ini sudah membantu aku dan terus mencari kabar tentang keberadaan istri dan anak ku.....aku bersyukur walaupun saat aku hilang ingatan sudah di pertemukan dengan istri dan anak ku....bahkan aku pernah membawa anak ku ke rumah keluargaku..." ucap Eric
"Sama-sama brother....yang penting sekarang loe harus sembuh dan sehat kembali menjadi Eric yang dulu gue kenal ..."ucap Rendi...
"Sebelum aku kecelakaan....aku mendatangi rumah pak imam dan Bu Ratmi bermaksud untuk menemui Anin dan Baim....setelah aku berada di rumah pak imam dan Bu Ratmi aku tidak mendapati Anin dan Baim disana....Bu Ratmi mengatakan bahwa Anin dan Baim sudah kembali ke rumah orang tua Anin di kota B ... aku ingin pergi kesana aku harus menemui istri dan anak ku juga keluarga Anin aku harus minta maaf pada mereka.."ucap eric
"Iya benar....renita sudah mendapatkan kabar dari Anin bahwa Anin dan Baim sudah kembali ke rumah keluarganya dan menetap disana..."ucap Rendi
"Eric....Renita juga mendapatkan kabar bahwa Anin sudah di lamar oleh Semmy dan akan melangsungkan pernikahan di waktu dekat dekat ini...." ucap Rendi
"Apa...."Eric terkejut
"Tidak....tidak....itu tidak boleh terjadi Anin masih menjadi istri sah aku....Anin tidak boleh menikah dengan Semmy.... aku sangat mencintai Anin aku tidak mau kehilangan Anin ....aku tidak bisa hidup tanpa Anin."teriak Eric histeris
"Eric....eric...kamu yang sabar nak...kamu tidak boleh banyak pikiran dulu kondisi kamu masih lemah nak..."ucap mamah Siska...
"Benar kata mamah mu nak....kamu harus sabar Tante yakin Rendi dan Om Thio sedang menyusun rencana untuk mengambilkan Anin dan Baim kepadamu....semoga kalian masih bisa di persatukan...."bujuk Tante gina
__ADS_1