Permainan Takdir

Permainan Takdir
Meninggalkan


__ADS_3

"Jangan bergerak....."


ucap pak polisi smbil mendongkan pistol yang di pegang nya dan di arah kan pada Reyhan.....


Terlihat disitu Rendi dan Alex juga anak buah Eric yang lain nya beserta 4 orang polisi...


Reyhan mengangkat tangan nya ke atas tanda menyrah tidak ada yang bisa Reyhan lakukan selain menyerahkan diri nya pada polisi....


Pak polisi langsung memberogol tangan Reyhan,, Rendi menghampiri Eric yang sedang menopang tubuh Anin ....


"Anin....maafkan aku Anin....maafkan aku....aku tidak bermaksud melukai mu Anin...aku mencintaimu..." teriak Reyhan yang di giring oleh polisi


Anin tak sadarkan diri ... tubuh Anin berada dalam pangkuan Eric....darah yang keluar dari arah pinggang Anin membuat Eric semakin khwatir. ...


"Anin bangun Anin....Anin bangun...." ucap eric dan meneteskan air matanya...


"Anin ...." teriak Semmy


Semmy tiba-tiba muncul di tempat itu setelah ia menditeksi melalui GPS handphone Anin....

__ADS_1


Semmy berlari menuju arah Anin Eric dan Rendi....


"Anin...." ucap Semmy menangis


Kumpulan 2 laki2 yang saat ini berada di hidup Anin..Eric di sisi kanan Anin dan Semmy di sisi kiri Anin.


"Apa yang terjadi....kenapa Anin bisa seperti ini...." ucap Semmy.


Eric terdiam tidak menjawab pertanyaan Semmy....Eric merasa bingung bagaimana dia menceritakan cerita yang tidak dia tau bagaimana permasalahannya walaupun dirinya terbawa dalam masalah penculikan Anin...


"Sebaik nya kita bawa dulu Anin ke rumah sakit...Anin harus segera mendapat tindakan..." ucap Rendi..


Eric hanya melihat aksi Semmy yang membawa Anin .... hati Eric terasa panas dan sedih ketika melihat tubuh Anin di bawa oleh Semmy...


"Brother ayo kita keluar....sebaik nya kita ke rumah sakit luka mu harus segera di tangani..."ucap Rendi


"Tidak usah....ini hanya luka biasa kok...."ucap Eric


Eric dan Rendi berjalan keluar dari rumah besar itu.....

__ADS_1


ternyata di luar rumah itu Eric sudah di tunggu oleh pak polisi dan Reyhan sedang di masukan ke dalam mobil polisi untuk di bawa ke kantor...Reyhan terus berontak dan mencoba kabur meski kaki nya pincang akibat tembakan pak polisi......


"Awas kamu Eric Wijaya.... aku akan kembali aku akan membalas dendam padamu dendam ku belum terbalaskan akan aku bunuh istri dan anak mu...." teriak Reyhan...


Akhir nya Reyhan berhasil masuk ke dalam mobil polisi dan langsung di bawa ke kantor...


"Terimakasih Tuan Eric....tuan Eric telah membantu meringkus dan menangkap saudara reyhan.....saudara reyhan memang buronan kami sudah lama cari dia orang yang menggelapkan uang perusahaan milik keluarga Hartawan(keluarga Laura)gaya nya yang lincah dan sering berpindah2 melarikan diri keluar kota menjadi sulit untuk kami tangkap....dan ternyata sekarang malah tuan Eric Wijaya yang menangkapnya...." ucap polisi


"Sama-sama pak....saya hanya menjalankan tugas saya.,,kebetulan saudara reyhan itu menculik dan mencoba akan memperkosa dan membunuh keluarga saya...."ucap Eric


"Baiklah....kalau begitu bisakah tuan Eric ikut kami ke kantor untuk di mintai keterangan...."tanya pak polisi


"Baik pak....dengan senang hati...."jawab Eric


"Tuan Eric akan ikut bersama kami...???"tanya pak polisi


"Saya pake mobil saya saja pak....saya akan mengikuti bapak dari belakang...."ucap Eric


Pak polisi memasuki mobil nya....

__ADS_1


begitu dengan Eric dan Rendi .... Eric menyuruh Rendi untuk satu mobil dengannya dan menyuruh Alex beserta orang2 Eric lainnya untuk kembali ke tempat mereka.


__ADS_2