PERMATA YANG HILANG

PERMATA YANG HILANG
bab 40


__ADS_3

Cristyn yang tanpa sengaja melewati jalan itu melihat Bulan yang sedang duduk di pinggiran sungai sambil memandang arus sungai yang mengalir dengan deras.


Perempuan itu langsung menyuruh Alex memberhentikan mobilnya, dan meminta kepada Alex untuk menculik Bulan


Cristyn :"Kau lihat kesana Lex, ada gadis yang lagi duduk di sungai itu!"


Alex :"Iya memangnya dia siapa?"


Cristyn :"Dia Bulan, orang yang sudah membunuh papaku."


Alex :"Seorang Antonio mati di tangan seorang gadis? apa aku tidak salah dengar?"


Cristyn :"Dia bukan gadis sembarangan, kemampuannya menembaknya dan seni beladiri nya sangat hebat karena dia anak dari seorang mafia yang paling di takuti Master C."


Alex :"Apa? gadis itu anak dari Master C?"


Cristyn :"Kau janji ingin membalas dendam ku pada gadis itu kan? setelah kau menikmati tubuhku."


Alex :"Tapi kau tidak bilang kalau gadis yang mau kau bunuh anaknya Master C, kau tau aku baru saja terbebas dari maut yang ada di tubuhku karena Master C dan anak buahnya selalu mengawasi ku.


Cristyn :"Tapi gadis itu sendirian, dan sepertinya dia lagi melamun kalau ngak ngapain di di pinggir sungai itu.


Alex :"Iya tapi kita jangan gegabah karena kalau kita salah melangkah nyawa taruhannya."


Cristyn dan Alex mengamati sekeliling memastikan tidak ada 1 orangpun yang ada di sekitar Bulan, setelah merasa aman baru mereka menghampiri Bulan.


Cristyn berencana mencari perhatian Bulan, dan Alex berencana ingin membiusnya dengan saputangan yang sudah di kasih obat bius.


Cristyn :"Sendirian aja Lan, apa lagi ada masalah?


Bulan terkejut melihat Cristyn yang tiba-tiba duduk di sebelahnya,


Bulan :"Iya lagi kepengen aja duduk di sini Cris, tumben Lo ada di sini.?"


Cristyn :"Habis dari rumah saudara, semenjak papa meninggal semua kebutuhanku di tanggung sama paman."


Bulan :"Turut berdukacita ya Cris,"

__ADS_1


Bulan tidak mempunyai perasaan curiga sama sekali kepada Cristyn, dia mengira Cristyn sudah berubah karena Bulan tidak tau kalau sebenarnya Cristyn adalah anak dari Antonio.


Saat Bulan sedang lengah Alex membiusnya dari belakang, pas Bulan pingsan Cristyn dan Alex segera membawa gadis itu ke mobil dan menjalankan dendamnya.


Cahyo sibuk mencari keberadaan Bulan, pria itu menghubungi semua anak buah Kla Lion untuk mencari keberadaan putrinya itu.


Di markas anak buah Cahyo melacak di mana posisi Bulan dengan alat yang di pasang di kalung dan hp Bulan, mereka akhirnya menemukan posisi gadis itu tapi arah menunjukan arah yang berbeda ada yang posisinya di tengah hutan di tempat yang cukup jauh ada juga yang menemukan titiknya di tengah laut.


Anak buah Cahyo segera menghubungi Bimo dan memberitahukan penemuannya.


☎️ :"Hallo Boss, saya menemukan sinyal keberadaan non Bulan."


📞 :"Berada di mana,? perintah semua anak buah ke tempat tersebut.!"


☎️ :"Tapi titik keberadaannya berbeda Boss, ada yang titiknya di tengah hutan ada juga di tengah laut."


📞 :"Pasukan di bagi menjadi 2 team segera menyusul ke arah titik itu berada.!"


☎️ :"Baik Boss,!"


Semua perintah Bimo segera di laksanakan, Bimo memberi tau kabar yang dia dapat dari markas ke Cahyo, pria itu sedang mencari keberadaan Bulan dari teman-teman kampusnya yang ia dapat setelah menyadap hp Bulan.


Cahyo :"Apa? bagaimana bisa terjadi apa Bulan dalam bahaya.?"


Bimo ;"Sepertinya Bulan dalam bahaya Boss, dan yang menculiknya pasti bukan orang sembarangan.


Cahyo :"Tunggu aku ingat Bulan pasti sedang memakai anting yang senada dengan Dewi, dan anting itu bisa di lacak keberadaannya dengan anting couplenya."


Cahyo mencari istrinya, dia meminjam anting yang dia buat secara khusus untuk Dewi dan Bulan.


Dan benar adanya setelah di lacak akhirnya Cahyo menemukan titik keberadaan Bulan.


Di Tempat lain


Bulan tersadar dari pingsannya, tangan dan kakinya di ikat mengunakan rantai yang di ikat di papan panjang yang berdiri.


Cristyn dan Alex membawa Bulan ke markas Kla Tiger lama yang pernah di tinggalkan Antonio. Markas itu terletak di ruang bawah tanah di tengah hutan.

__ADS_1


Sebelum membawa Bulan kesana, Alex sudah melucuti semua barang yang menempel di tubuh Bulan, HP dan kalung di pisahkan untuk mengelabui jejak para mafia karena Alex tau pasti Bulan sudah di pasang chip di barang-barangnya.


Tapi Alex gak bakal menyangka kalau patahan anting Bulan masih menempel di telinganya dan itu bisa di lacak keberadaannya karena perkiraan Alex alat pelacak pasti tersimpan di bandul anting bukan di kancingnya.


Cristyn :"Hello Bulan, akhirnya aku bisa menangkapmu juga."


Bulan :"Cristyn, apa yang kau inginkan dariku?"


Cristyn :"Kematianmu LAN, karena kau sudah membunuh papaku."


Bulan :"Papamu? siapa papa yang kau maksud itu?"


Cristyn :"Antonio, ketua Kla Tiger apa sekarang kau sudah ingat?"


Bulan :"Jadi kau putri dari seorang Antonio, pantas kelakuanmu bejat karena kau memiliki papa yang sama bejatnya."


Cristyn :"Mau mati aja sombongmu masih belum hilang LAN, tapi aku masih berbaik hati denganmu sebelum kau mati aku akan memberikan kenikmatan yang belum pernah kau rasakan pastinya biar kau tidak penasaran.hahahhahaha."


Alex :"Dulu papamu pernah menyiksaku, bahkan menyuruhku menyiksa seorang gadis dan di jadikan budak *** seperti binatang."


Bulan :"Tidak mungkin papa melakukan itu, pasti kamu sendiri yang ingin menjadikan gadis itu budak *** karena kamu melebihi binatang."


Alex :"Dasar gadis kurang ajar, aku akan membuatmu mati secara perlahan dan mengirimkan Vidio penyiksaan itu kepada papamu biar dia merasakan kesedihan hingga mati.


Alex membuka pakaian Bulan dan hanya menyisakan ********** saja, dia menyalahkan kamera untuk merekam aksinya dan di arahkan ke Bulan.


Alex mengunakan sarung tangan dan topeng untuk menutupi identitasnya, dan dia membawa alat setrum yang bisa iya setel tegangannya. dan Cristyn duduk manis menyaksikan drama penyiksaan Sambil tersenyum puas.


Bulan hanya bisa berdoa dan pasrah, dia yakin kalau sang papa pasti dapat menemukan keberadaannya


Cahyo menugaskan anak buahnya ke tengah hutan, dia yakin titik yang dia temukan pasti tidak salah karena HP dan kalung pasti sudah kebaca keberadaannya dan memancing pasukannya supaya tidak bisa menemukan Bulan.


Di dalam perjalanan Cahyo selalu berdoa semoga putrinya selamat dan tidak terjadi apapun pada Bulan, semoga instingnya kali ini tidak salah.


Mawar dan Dewi menanti dengan cemas di rumahnya, Sebastian menghubungi pihak berwajib untuk membantu mencari keberadaan Bulan.


Erlangga dan Haryo ikut dengan team yang di bentuk Bimo, Haryo mencari di titik kalung berada sedangkan Erlangga menuju titik HP Bulan.

__ADS_1


Kakek dan nenek mengajak mawar, Dewi dan Ningrum untuk sholat mendoakan keselamatan Bulan, mereka yakin pasti Tuhan selalu menjaga Bulan.


__ADS_2