
weekend pun tiba dimana Jevanya menagih janji kakak iparnya yaitu Clara karna mereka sudah membuat janji untuk stopp di hari weekend dimana Clara tak kerja sekarang mereka sedang di mall yang paling terbesar di kota J bisa di bilang perusahan Bratama Group menanamkan saham di Mall itu, tapi walaupun ada saham dari keluarga Bratama di Mall itu tidak membuat Jevanya sesuka hati untuk mengambil-ambil barang-barang dari Mall tersebut dia berbelanja selayaknya orang biasa walaupun semua pekerja di Mall itu mengenal Jevanya tapi dia tak pernah memanfaatkan semua itu.
"Kakak pilih saja apa yang ingin kakak beli aku yang akan membayarnya nanti" ucap Jevanya kepada Clara agar dia memilih apa yang ingin di beli nya di Mall itu.
"Kamu Aja yang berbelanja Van, rasanya tak enak bila kamu yang bayar belanjaan ku mending kamu aja yang belanja aku hanya lihat-lihat saja" Kata Clara saat dia ingin melihat-lihat pakain yang ada di Tokoh yang mereka kunjugi pertama dia merasa harga nya sangat mahal mana mau dia semua belanjaan adik iparnya yang Bayar dia tak enak hati.
"Kenapa kakak kita kan ingin shopping kesini berbelanja dan lagi pula yang ngajak kakak kesini kan aku massa kakak hanya melihat-lihat saja" ucap Jevanya dia merasa kakak ipar nya ini sungguh wanita idaman dia tau kenapa kakak iparnya itu tak memilih apa yang ingin di beli karna harga nya terlalu mahal makanya dia salut dengan kakak iparnya itu.
"Kamu aja Van kamu ngajak aku kesini aja aku udah bahagia untuk cuci mata, dan lagi juga masih banyak baju aku yang belum kena pake di lemari" ujar Clara dengan berbohong agar dia bisa menutupi semua nya lagi pula baju Clara semua sudah kena pake kadang baju nya sudah lama tak pernah berbelanja untuk diganti karna uang nya tak cukup dia hanya beli baju di pasar karna harga nya bisa di tawar bila di Mall jarang bisa harga nya di tawar.
"Kakak gak usah melihat harga nya, kakak pilih saja apa yang kakak mau massa hanya aku yang berbelanja sedangkan kakak hanya melihat-lihat saja kan gak seru" kata Jevanya untuk membuat kakak iparnya itu mau memilih pakaian yang cocok untuk nya.
"Yaudah aku akan memilih nya tapi hanya satu aja nya aku gak mau buang-buang uang untuk hanya beli satu baju yang harga nya sungguh mahal kan masih bisa di sumbangan ke orang-orang di luar sana yang sangat membutuhkan" Ucap Clara agar adik iparnya itu tak mem buang-buang kan uang nya hanya untuk berbelanja saja.
"Ya ampun kakak sungguh mulia hati mu kamu emang cocok jadi kakak ipar ku kamu is the best deh aku salut" ucap Jevanya dengan nada memuji kakak iparny itu tak salah abang nya menikahi Clara yang hati sungguh mulia.
"Ehmmm, yaudah siap ini kita makan nya aku sudah lapar nih" ucap Clara karna dimerasa lapar karna dia hanya memakan roti saja waktu mereka ingin ke Mall karna dia sungguh tidak mood untuk makan di pagi hari.
"oke, siap ini kita akan ke lantai atas soalnya ada restoran yang makananya sungguh enak semua baru buka sih" ujar Jevanya sekalian memilih-milih barang baju yang ingin di beli nya.
Sekitar Dua jam mereka berbelanja rasanya sungguh melelahkan gimana tak lelah dua jam mereka keliling di Mall hanya untuk melihat-lihat barang yang keluaran baru dan jam satu siang mereka naik ke lantai atas naik lift untuk makan.
"uh, sungguh melelahkan dua jam kita berkeliling hanya untuk melihat-lihat saja" ujar Clara dia sungguh kapok bila menemani adik iparnya itu berbelanja apalagi dia sedang berbadan dua kakinya rasanya kram.
"Maaf deh kakak soalnya aku tuh bila berbelanja sekali sebulan tapi bila berbelanja aku ingin melihat-lihat semua untuk cuci mata" kata Jevanya dengan senyuman yang sungguh manis.
mereka pun memesan makanan yang ingin mereka makan karna Clara merasa sangat lapar dan dia juga sedang hamil dia memesan untuk dua orang hanya untuk nya bahkan Jevanya heran di sangat heran dengan kakak iparnya itu soal berbelanja kakak iparnya itu tak suka tapi bila soal makanan no satu apalagi melihat porsi yang di pesan kan kakak ipar nya itu untuk dua orang.
"Kakak sanggup untuk memakan semua ini" tanya Jevanya
__ADS_1
"iya aku sunggup kok maaf nya aku pesan banyak nanti biar aku aja yang bayar soalnya yang paling banyak makan aku" kata Clara dengan nada lembut dan agak malu.
"Ish, emang aku nyuruh kakak untuk bayar nya mau kakak pesan semua isi restoran ini pun bang Jeremy masih bisa bayar" ujar Jevanya
"Jadi kamu make uang Jeremy untuk Shopping semua" tanya Clara
"Aish walaupun aku manja aku tak pernah lagi untuk minta ke bang Jeremy soalnya takut istrinya marah" ucap Jevanya dengan ketawa.
"Kamu bisa aja aku tak akan marah bila Jeremy mengasih kamu uang dia tetap abang mu" Jawab Clara
Mereka pun lanjutkan memakan makanan mereka, dan Setelah mereka siap makan mereka memilih untuk pulang soalnya sudah sore dan Clara juga merasa sangat capek yang biasa dia akan beristirahat di hari weekend tapi untuk menuruti janji nya kepada adik iparnya itu.
Pukul Empat sore mereka sampe di rumah Jeremy untuk mengantarkan Clara, mereka sempat singgah di taman untuk menikmati es karna Clara sangat ingin makan es.
"kamu tidak mampir Van" tanya Clara
"Oke, kamu hati-hati dijalan nya sampe kan salam ku kepada mami dan daddy nya" ucap Clara
"Oke, bye aku pergi nya kakak" ujar Jevanya langsung melajukan mobil nya.
"Bye, hati-hati" Ucap Clara
Clara pun masuk kedalam Rumah dia melihat mobil suami nya belum ada di garasi semalam Jeremy tak pulang dan sekarang juga Clara pun melangkah masuk kerumah.
Dia masuk ke kamar nya dan pergi kekamar mandi untuk membersihkan badannya yang sangat lengket karna dia sangat berkeringat di waktu mereka keliling Mall itu.
Pukul 18:00 sore dia memasak makanan untuk makanan malam nya dan setelah selesai memasak dia mulai menyentap makanan nya.
Dan setelah itu dia memilih untuk istirahat rasanya badang sangat lelah.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
NOTE: JANGAN LUPA LIKE, VOTE, DAN KOMEN DAN BUAT KAN KE DALAM CERITA FAVORIT MU.. TRIMKAS SAYANGq
ig:ekashn90
__ADS_1