Pernikahan Yang Menyakitkan

Pernikahan Yang Menyakitkan
Bab 52 Baby El


__ADS_3

Pukul sembilan malam tepat setempat Tuan Widana dan Nyonya Widana pun sampe di tanah air dengan keadaan sehat mereka langsung pulang dulu ke mansion besok pagi mereka akan ke rumah sakit melihat keadaan Clara dan bayi Clara karna jam sebelas malam pasti Clara sudah tidur karna habis melahirkan.


Tuan Widana juga sempat menelpon Risa sang putri mereka untuk menanyakan keadaan Clara apa kah sudah lebih baikan mereka merasa sangat lega bila kesehatan Clara sudah membaik walaupun mereka tidak langsung untuk ke rumah sakit.


Supir pribadi keluarga Widana sudah setengah jam menunggu Tuan nya sampe di tanah air, saat sudah sampe sang supir langsung menancap pedal gas mobil nya untuk ke mansion keluarga Widana.


************


✨Rumah Sakit✨


Keesokan harinya jam sembilan pagi orang tua Risa datang ke rumah sakit Clara mereka dua tak sabar melihat cucu mereka karna mereka sudah menganggap bayi Clara adalah cucu mereka walaupun itu tidak darah daging mereka.


"Pa, Ma, kalian kapan sampe" tanya Clara karna dia seorang diri didalam ruang itu Nadya kembali bekerja karna bagian kasir tak ada yang bisa digantikan jadi dia harus turun tangan sedangkan Risa dia pergi ke kantin rumah sakit untuk membeli sarapan pagi mereka.


"Tadi malam ra jam sebelas malam saat Risa mengatakan bila kamu mau melahirkan kamu pun langsung lepas landas ke tanah air untuk melihat cucu kami" ujar Nyonya Widana


"Papa dan mama tidak langsung kesini saat kami sudah tiba di tanah air kami tidak langsung kesini karna kamu pasti sudah tidur" Tuan Widana membuka suara dia adalah sosok ayah yang sangat baik dia akan memanjakan anak kandung nya atau maupun anak yang diangkat nya menjadi anak mereka.


"Maafin Clara ya Pa ma soalnya Clara buat kalian repot" Clara tidak enak hati selalu kepada orang tua Risa mereka sangat menyanyangi orang lain walaupun tidak ada ikatan dadah sekalipun.


"Mama dan papa tidak pernah merasa direpotin kamu gak usah segala minta maaf sayang kepada mama dan papa" ujar Nyonya Widana


Clara memanggil kedua orang tua Risa dengan sebutan mama dan papa begitu juga dengan Nadya dia sama memanggil kedua pasangan itu dengan sebutan mama papa Risa juga tidak masalah karna itu juga adalah suruhan Nyonya Widana dan Tuan Widana agar mereka memanggil mereka dua dengan sebutan mama dan papa.

__ADS_1


"Dan keadaan kami udah membaikan nak" sambung Nyonya Widana bertanya dia tidak cukup bertanya sekali saja tapi sudah beberapa kali.


"Aku udah sehat kok ma mungkin besok aku udah bisa pulang kata dokter" ucap Clara


"Bagus dong sayang bila kamu sudah sehat dan membaik" ujar Nyonya Widana


"Itu semua karna doa kalian ma pa Clara bisa kuat dan sehat" ucap Clara


"Gomong-gomong Risa dan Nadya kemana nak" sekarang tuan Widana yang bertanya dia mulai tadi tidak melihat dua lagi putrinya.


"Risa sedang kekantin pa untuk beli sarapan pagi sedangkan Nadya dia kembali bekerja pa sekarang karna tak ada yang bisa mengantikan menjadi kasir di cafe" ucap Clara


"Ohh, cucu papa juga kok gak nampak" timpak tuan Widana dia bertanya untuk kesekian kalinya.


"Baby El sedang dimandikan oleh suster di pa mungkin bentar lagi suster akan membawa baby El kesini" ujar Clara


"Baby El emang nama cucu mama apa kamu beri nak" untuk kesekian kali mungkin mereka bertiga sedang tanya jawab maklum satu pasangan itu sedang kepo.


"Samuel Jonathan ma" jawab Clara untuk kesekian kalinya tapi beda yang ditanya beda pulak jawabnya.


"Nama yang bagus mama jadi gak sabar ingin melihat cucu mama pasti dia sangat manis seperti ibunya" ucap Nyonya Widana


Mereka bertiga pun kembali berbincang-bincang entah lah tentang apa karna Athour udah capek jawab pertanyaan Nyonya Widana dua pasangan sejoli itu udah tua tapi tukang kepo bertanya tidak cukup sekali mungkin efek sudah tua mereka jadi penasaran.

__ADS_1


Eh, walaupun kedua orang tua Risa sudah tua kepala lima dan empat mereka tetap keliatan pasangan yang sangat romantis mereka selalu bersama pergi ke mana pun Tuan Widana sang istri akan ikut karna permintaan sang suami juga dia tak bisa jauh dari sang istri dan sang putri tinggalnya tapi apa boleh buat putri tunggalnya sudah besar tak mau untuk pergi bersma orang tuanya karna dia selalu menjadi obat nyamuk bagi kedua orang tuanya.


Tak berselang lama mereka berbincang-bincang pintu ruangan pun terbuka dan nampak lah seorang suster sedang menggendong bayi untuk diberikan kepada sang ibu untuk mimik maklum bayi yang masih baru lahir sampe umur lima tahun dia masih minum susu untuk menggantikan makannya bila sudah berumur enam bulan sang bayi sudah bisa makan bubur.


"Maaf mengganggu bu tapi baby El nya dikasih minum Asi dulu karna dia sudah lapar" ucap sang suster itu dan langsung pamit kepada ketiga manusia yang ada di dalam ruang itu.


Tuan Widana juga langsung Keluar karna Clara mau memberi baby El minum dia duduk di kursi tunggu.


"Aduh cucu oma gembul banget gemas banget deh oma" Nyonya Widana pun sangat gemas melihat sang cucu yang sangat mengemaskan dia mau mencium baby El itu mulai tadi tapi dia sedang minum susu jadi nanti dia terganggu bilang di cium.


"Haus ya nak maafin mommy yang sayang mommy" Clara mengajak bicara baby El dia selalu heran melihat anaknya itu selalu rakus bila sudah minum susu.


"Aduh cucu oma haus banget ya sayang sampe-sampe oma di cuekin" ucap mama Risa dia juga melihat baby El sangat enteng banget bila minum rakus takut diambil sumber kehidupannya.


Setelah selesai Tuan Widana pun masuk dia juga mau main sama sang cucu yang sangat mengemaskan itu dia udah gak tahan mau menggendong sang cucu.


"Cucu opa tampa sekali mirip mommy nya cantik" baby El sudah di dalam gendongan sangat grandpa.


"Gemas banget ya pa lihat muka nya gak bosan-bosan lihat wajah nya yang gemas ini" setelah selesai minum susu baby El langsung bahan ciuman sang oma dan opa.


"umachh,,,, umachh oma gak tahan lihat pipi gembul cucu oma jadi oma gak bosan cium pipi mu" ujar sang oma tapi tanganya mulai tadi berada di pantat sang cucu untuk disayang.


Clara sangat senang melihat moment itu dia melihat orang tua risa seperti kedua orang tua nya dia juga menitikan air matanya saat baby El lahir tak ada satu pun keluarga nya yang menjenguk nya moment itu pun diabadikan Clara dengan memoto pake HP android nya.

__ADS_1


NOTE: JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN POSITIF THINKING SAJA.... TRIMKAS BANYAK YANG SUDAH MAMPIR KE CERITA AKU😘✨


IG:ekshn90


__ADS_2