
Setelah dua minggu lebih tinggal di Inggris sekarang Jevanya sudah siap-siap untuk kembali ke Amerika Serikat, dan karena sudah puas mengajak sang keponakan berkeliling kemaren membuat dia happy bisa menghabiskan waktu senggang bersama dengan sang keponakan dengan dua bocah itu.
Dengan ketidak relaan sang aunty kembali ke Amerika membuat seisi mansion kewalahan melihat tingkah dua bocah itu yang tidak memperbolehkan Jevanya pergi, dengan ribuan bujukan tidak mampu membuat mereka luluh untuk membolehkan Jevanya pergi.
Dengan isakan tangis umur anak tahun Samuel dan Alvin memegang tangan Jevanya kanan kiri agar sang aunty tidak lepas untuk pergi.
"Sayang bolehin aunty Jevanya balik" ucap Clara
"Tidak mahu, nanti aunty tidak kembali lagi" jawab Samuel dengan ketidak relaan.
"Alvin bolehin aunty vanya pergi, nanti aunty vanya ketinggalan mobil" bujuk Nadya dia sempat bingung dengan kelakuan sang anak yang kompak dengan Jevanya, apalagi dengan ini dia tambah bingung sesayang itu kah dia kepada orang lain.
"Endak mahu, anti siapa yang temanin Alvin sama El tidur" jawab Alvin dengan suara khas anak-anak.
Semua bingung sudah banyak mereka keluarkan bujuk rayuan tapi tetap gagal untuk bisa meluluhkan hati dua bocah itu, yang semakin erat memegang tangan Jevanya.
"Hei, kesayangan aunty, kalian masih bisa temuin aunty" aujar Jevanya dia juga tidak rela untuk pergi tapi karena pekerjaan dia disitu sudah selesai membuat dia tidak enak yang harus tinggal di mansion widana lebih lama lagi.
"Dengar tuh, aunty vanya bilang kalian masih bisa ketemuan" ucap Clara.
"Janji/janji" jawab dua bocah itu dengan menunjukkan jari kelingking mereka dengan wajah cemberut.
Dengan senyum yang mengemaskan karena melihat dua bocah itu cemberut, Jevanya langsung melepas tangan sebelah kirinya untuk membuat janji kepada dua bocah itu.
"Tante janji" ujar Jevanya dengan menyatukan jari kelingking ya kepada dua bocah itu setelah itu dia langsung mencium wajah dua bocah itu mengabsen semua area wajah tembem itu.
"Yaudh kaka aku langsung berangkat itu supir pribadi kakek sudah nunggu di luar" sambung Jevanya dia pamit kepada semua penghuni mansion selain para pelayan karena pelayan yang ada disitu sangat banyak.
"Kamu hati- hati dijalan ya van, salam buat nenek dan kakek" ucap Clara
Karena sang aunty sudah pergi dua bocah itu langsung pergi ke dalam kamar bermain, bukan untuk bermain tapi marajuk mereka dua tidak mau melihat sang aunty pergi langsung.
Setelah mengantar Jevanya kedepan mereka langsung masuk, dan melihat tidak ada lagi dua bocah itu di ruang tamu.
Dan Clara mencari mereka dua dan diakhiri ruang yang dia cari di ruang bermain dia melihat dua bocah itu cemberut dengan mata berair yang akan ingin menangis.
"Rupanya kalian ada disini, mamyh cari dimana-mana teryanta disini" ujar Clara dia menghampiri dua bocah itu.
"El dan Alvin mari tidur siang ini udah jam dua belas" sambung Clara dia tahu kesedihan dua bocah itu, tapi Clara mengalihkan ucapan nya agar tidak membuat dua bocah itu bersedih lagi.
"Nanti Daddy Sammy pulang, lihat kalian begini nanti Daddy ikut sedih" ujar Clara dengan mengajak dua bocah itu tidur siang tidak mampu dia mangambil bujukan yang lain.
"El sama Alvin tidak sedih myh, tapi lagi merajuk" bantah El
"Beda ya merajuk dengan sedih apa" tanya Clara dia ingin ketawa melihat tingkah dua bocah itu pria tapi murah sedih.
"Entah" jawab dua bocah itu.
"Eh, kalian hanya tahu mengucap, artinya tidak tahu" ujar Clara dengan senyum.
"Yaudah sekarang kalian dua tidur siang bantu Daddy Sammy akan bawah banyak mainan" sambung Clara
"Iya myh/ iya aunty" dengan serempak Alvin dan El dengan lesu menjawab ucapan Clara.
Karena sudah setuju tidur siang Clara membawa dua bocah itu ke kamar yang ada di atas dengan menaiki lift.
__ADS_1
Sore Hari
Janji Clara yang mengatakan sang suami akan membawa banyak mainan pun benar, sesudah dia menidurkan dua bocah itu dia langsung menchat sang suami agar singgah di tempat penjual mainan agar membeli mainan cowok.
"Lihat siapa yang datang bawah banyak mainan" teriak Clara dari arah pintu masuk mansion.
Jam Enam sore Sammy selesai kerja dan semua anggota keluarga sudah siap untuk makan malam, dan Clara yang selalu membuka pintu untuk sang suami.
"Daddy" teriak El dia sudah tidak sabar untuk memeluk sang Daddy.
"Hei, boy" ucap Sammy sambil men gendong tubuh El.
"Kalian lihat Daddy Sammy bawah apa" ujar Clara sambil menunjukkan semua mainan ber remot.
"Yeyeyyye" dengan senang yang meriah dua bocah itu langsung memainkan mainan yang di belikan oleh Sammy.
"Mas mandi dulu sana bau tahu" protes Clara melihat sang suami tidak langsung mandi tapi duduk disofa melihat sang anak bermain.
"Iya, sayang" jawab Sammy dengan menarik tangan Clara mengajak dia naik ke atas.
"Ma aku keatas dulunya, mau layani sang suami" pamit Clara, kalian sangan salfok dengan ucapan Clara dia melayani dengan menyiapkan baju untuk sang suami.
"Iya ra" jawab mama Bella.
Clara dan Sammy langsung naik lift untuk katas.
"Sa gimana keadaan nenek Rangg" tanya mama Bella.
"Udah lumayan membaik ma dan kemungkinan besok udah bisa pulang" jawab Risa
"Dan pkerjaan kamu gimana nad" tanya mama Bella lagi.
"Lancar ma, malahan tambah banyak yang order" ujar Nadya.
"Puji Tuhan, itu semua berkat doa-doa yang ada di sekitar mu" Ucap mama Bella.
"Iya ma, dengan dukungan kalian Nadya tidak akan bisa ada dititik ini" ujar Nadya dengan terharu karena mengingat dimana dia susah tidak ada keluarga hidup sebatang kara dan Tuhan mengirimkan malaikat pelindung bagi Nadya dia bisa bangkit sampe sekarang dan merawat sang anak.
"Ini nih larinya kemana jadi mewek kan, aku gak mau nangis nanti mata Risa bengkak" ledek Risa dia juga ikut terharu dengan perjuangan sang sahabat yang sudah dianggap sebagai sebagai saudara kandung nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
**JANGAN LUPA VOTE, LIKE AND KOMEN, TRIMAKASIH BANYAK ATAS SEMUA DUKUNGAN KALIAN PARA CINTA KU, TANPA KALIAN OTHOR TIDAK AKAN UP.
Oh satu lagi kalau siap baca jangan lupa tinggalkan jejak kalian agar lebih seru.
Othor juga bilang kalau othor tidak up dua hari itu berarti karena lagi sibuk didunia nyata, dengan setumpuk tugas karena didaerah othor sudah melaksanakan sekolah offline atau tatap muka jadi waktu othor tersita habis pagi sekolah sampe siang dan pulang istirahat dulu balik kerja tugas rumah malam kerjain tugas yang sangat banyak.
IG:ekashn90
__ADS_1
entar follow back**;)