Pernikahan Yang Menyakitkan

Pernikahan Yang Menyakitkan
Bab 58 Pulang Ke Mansion


__ADS_3

Setelah empat hari di rumah sakit Agltha di perbolehkan pulang oleh dokter tapi harus banyak istirahat selama sebulan full Agltha tidak di bolehkan untuk bekerja atau banyak gerak hanya saja berjemur di pagi hari.


Siang Hari pukul satu siang Agltha sibolehkan pulang oleh dokter, selama empat harus berturut-turut dua keluarga itu selalu ada buat jaga Agltha walaupun Jeremy juga ikut menjaga sang istri dan menjaga sang putri.


Selama empat hari jeremy tidak ke kantor dia bolak-balik mansion dan rumah sakit semua urusan kantor di handle oleh Doni sekretaris jeremy.


Kabar putri pertama Jeremy dan Agltha trending seketika banyak yang memberi ucapan kepada mereka, karyawan diperusahaan Bratama Group banyak juga yang memberi ucapan selamat atas kelahiran putri pertama mereka.


Tapi semua orang tau bila keluarga Bratama sedang berbahagia tetapi mereka tidak tau bila keluarga Bratama dan Wijaya juga menerima kabar yang tidak enak.


Dan setelah tiga hari Agltha dirawat di rumah sakit Jeremy memberi tau kepada sang istri tentang mereka yang tidak bisa lagi punya anak pada saat itu juga Agltha merasa sangat Frustasi.


Tapi karna Jeremy selalu ada disampingnya untuk memberi dia semangat Agltha merasa bila bukan dia saja yang merasa sedih sang suami pun merasa sedih bila mereka tidak akan ada lagi bisa memiliki seorang anak, tapi kesedihan Agltha berkurang karna dia masih bisa mempunyai seorang putri yang amat mungil dan mengemaskan.


"Sekarang kita pulang ke mansion saja Jer" ujar mami Reni dia takut kenapa-kenapa lagi dengan menantunya mami Reni juga mau menjaga sang cucu.


"Jeng Reni betul kalian pulang ke mansion agar kamu tha ada yang jaga" timpal nyonya Wijaya atau ibu Agltha.


Nyonya Wijaya atau mama Agltha adalah wanita baik-baik dia seorang ibu yang selalu mendukung apa yang dilakukan putrinya hanya Agltha lah harta berharga mereka dikelurga Wijaya seperti itu juga kelak Jeremy dan Agltha.


Mama Agltha murah di rasuki pikirnya bila dia menerima gosip yang tidak betul pun dia percaya saja, walaupun ada sedikit rasa bersalah pada benaknya saat dulu dia menampar Clara pada saat di rumah sakit kejadian nya enam bulan dulu saat dimana Agltha ingin bunuh diri.


"Iya Mi kita akan tinggal sementara di mansion" ucap Jeremy dia setuju saja gimana juga itu semua untuk kebaikan sang istri dan sang anak dia tak mau istri dan anaknya kenapa-kenapa lagi saat dia sedang bekerja.


Karena semua sudah setuju dua keluarga itu langsung tancap gas mobil mereka ke mansion keluarga Bratama.


Sesampai di halaman mansion tiga mobil sudah terparkir rapi di depan mansion Jeremy langsung mengangkat Agltha dari dalam mobil ke kursi roda.


Agltha belum bisa bergerak banyak karena bekas jahit di perutnya belum kering total itu memakan waktu banyak untuk kering, dokter menyarankan untuk Agltha memakai kursi roda.


"Agltha langsung bawah kekamar saja jer biar dia istrahat" ujar mami Reni


Jeremy langsung membawa sang istri ke lantai tiga naik lift yang ada di mansion Jeremy membawa Agltha kekamarnya yang sudah lama tidak dihuni.


Jarang-jarang orang bisa masuk kedalam itu bahkan Agltha saja tidak pernah bisa masuk kedalam kamar Jeremy karena Jeremy lebih banyak menghabiskan waktu tidurnya di Apartemen milik dia sendiri atas kerja kerasnya selama dia menjabat sebagai CEO di perusahaan Bratama Group.


Jeremy membuka pintu kamarnya memakai remot pintu kamar Jeremy saja tidak sembarangan orang bisa memegang nya yang membersihkan kamar Jeremy adalah dia sendiri dia lelaki yang bersih anti dengan kotor.


Agltha sungguh kagum melihat kamar sang suami selama mereka pacaran tidak pernah sekali pun Jeremy membawah Agltha kedalam kamarnya karena takut khilap.


"Kamu langsung istirahat saja yank" ucap Jeremy dia langsung mengangkat tubuh sang istri ke atas ranjang.


"Kamu tidak istirahat juga sayang" ujar Agltha dia merasa sangat beruntung bisa mendapatkan seorang suami seperti Jeremy tidak sia-sia dia pacaran dengan Jeremy sudah kaya raya dan suami siaga lagi.

__ADS_1


Walaupun suaminnya seorang duda tapi tak ada yang tahu di luar sana bila seorang CEO Bratama Group adalah seorang duda yang menikahi seorang pelayan cafe.


"Aku kebawah dulu mau lihat putri kita" jawab Jeremy dia tak mau merepotkan sang mami dan mertuanya terlalu lama sebelum dia masuk kerja lagi dia yang akan mengurus sementara urusan sang istri dan sang anak.


"Jadi kamu istirahat saja nanti aku nyusul kamu lagi kamu kesini setelah aku niduri putri kita" sambung Jeremy


"Iya mas setelah putri kita sudah tidur kamu langsung tidur aja mas kasian kan kamu sudah empat hari tidur tak nyaman di rumah sakit" ujar Agltha


"Iya kamu langsung istirahat saja aku mau bawah putri kita ke kesini" ucap Jeremy kamar sang putri mereka ada di dekat ranjang milik Jeremy.


Setelah Agltha tidur Jeremy langsung turun kebawah untuk membawa putrinya agar tidur di ranjang bayi yang sudah di siapkan oleh pembantu di mansion.


"Agltha sudah tidur Jer" tanya mama Agltha keluarga Wijaya belum pulang karena mereka ingin mengantarkan sang putri mereka ke mansion Bratama dengan sehat-sehat.


"Iya ma aku kesini hanya mau ambil baby Rachell saja mau dibawa ke atas untuk istirahat" jawab Jeremy sambil mengambil baby Rachell ke dalam gendongannya dari sang mertua.


"Yaudah kamu bawah aja baby Rachell nya ke atas" ujar mama Agltha


"Iya ma, kalau begitu aku keatas lagi nya ma aku juga mau istirahat" ujar Jeremy sambil pamit kepada kedua orang tuanya dan kepada mertuanya.


"Bila nanti mama dan papa pulang maaf nya pa aku gak bisa antar kalian kedepan" sambung Jeremy kepada sang mertua.


"Iya kamu gak usah antar mama sama papa juga kami tau kamu juga butuh istirahat kamu pasti sudah sangat lelah menjaga istrimu di rumah sakit" ucap tuan Wijaya.


Setelah pamit kepada sang mertua dan orang tuanya dia langsung naik lift untuk ke lantai tiga nyusul sang istri yang sedang istirahat.


"Kamu nyenyak banget sih tidurnya" ucap Jeremy sambil meletakkan sang anak ke dalam ranjang bayi yang hanya berjarak lima belas menit aja.


Setelah Jeremy meletakkan sang putri dia langsung naik keatas ranjang dia sangat lelah selama empat hari ini walaupun dia tak masuk kerja tapi dia juga kerja lewat online.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


NOTES: JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN..... TRIMKAS BANYAK READERS AKU YANG SUDAH MAMPIR KECRITA AKU.


LANJUT.....

__ADS_1


IG:ekashn90


__ADS_2