Pernikahan Yang Menyakitkan

Pernikahan Yang Menyakitkan
Bab 33 Berubah


__ADS_3

🌷KEDIAMAN KELUARGA WIJAYA🌷


Agltha......


Saat dia mendengar dari Mami Reni bila Jeremy akan segera bercerai dengan Clara dia merasa sangat bahagia akhirnya penantianya terkabulkan juga.


Tapi dia merasa badan nya tak enak mulai semalam di pagi hari dia akan mual dan akan muntah dan pusing bahkan dia mengalami ngidam tapi dia merasa itu hanya angin saja dan nafsu makan nya lagi naik.


Pagi ini dia juga merasakan hal serupa dia akan berbaring dikamar sampe siang hari dia tak selera makan pagi dia akan meminta para pembantu untuk membeli apa yang dia mau.


Di dalam kamarnya dia sekarang sedang mencoba Test Fack dia merasa yang dialami nya seperti gelajal seorang hamil sudah tiga hari dia mengalami mual yang akan muntah dan pusing.


Test pack merupakanĀ alatĀ ujiĀ kehamilanĀ yang tingkat keakuratannya mencapai 99 persen. Test pack dapatmengetahui kehamilanĀ dengan cara mendeteksi kandungan hormonĀ kehamilanĀ human chorionic gonadotropin (hCG) di dalam urin atau yang kita ketahui adalah air kencing.


Dia pun masuk kamar mandi dan menampung air seninya dia mulai melakukan sesuai prosedur yang dilihat di internet.


1 mnt


2mnt


3mnt


4mnt


5mnt





Deg


Dia merasakan Jantungnya ingin terbang dia Frustasi. Dia juga mengingat saat terkahir kali nya bermain dengan Alex tanpa pengaman dia pun merasa sngat gila dia tak mau hamil diluar nikah.


Akhhhhhh...... Teriak Agltha di Kamarnya dia merasa sangat bodoh tanpa memikirkan sampe sejauh ini. Untung kamarnya mempunyai kedap suara.


"Kenapa ini terjadi dengan ku apakah ini sebuah karma karna kenakalan ku" Dia histeris dengan keadaanya sekarang.


Agltha pun menyimpan Test Fack itu dengan jauh dan aman dia tak ingin orang tua nya tau bila dia hamil diluar nikah akan berdampak buruk pada perusahaan ayahnya.


Agltha pun secepatnya akan menyuruh Jeremy menikahinya sebelum perutnya akan membuncit dimana dibuat mukanya


"Mungkin dengan Jeremy menikahi ku aib ku tertutupi" Ucap Clara di dalam kamarnya.


Aku akan menemui Pria berengsek itu tapi dimana aku harus menemuinya sedangkan aku tak mempunyai nomor telpon atau kartu nama nya dia hanya mengatakan namanya saja. Agltha pun memikirkan cara agar dia bisa bertemu dengan ayah dari calon bayi nya setidaknya dia bisa mengeluarkan semua dalam hatinya.


Dia selalu mondar-mandir di dalam kamarnya dia selalu melewatkan sarapan pagi nya dan makan disiang hari dan setelah itu pergi entah kemana mungkin shopping dengan sahabat nya.


*******


Dua hari Clara pergi dari rumah dia merasa hidupnya hampa tanpa ingin hidup dia selalu memikirkan ucapan Mami Reni dan Jeremy yang sampe sekarang masih terngiang-giang didalam pikirannya.


Clara menyibukan dirinya dengan bekerja dia tak ingin selalu memikirkan itu karna kedepan nya dia tak akan bisa bersama lagi dengan Jeremy cinta pertamanya dan lelaki yang sudah menjanjikan ucapan manis di puluhan tahun yang lalu.

__ADS_1


Tapi Jeremy tak mengenal nya sebagai anak kecil perempuan lolipop dan janji itu sudah terpenuhi tapi hanya sebentar tak untuk mencintai tapi menyakitkan.


Clara Tak ingin mengulangi kesalahan nya kedua gagal membimbing rumah tangga tapi semua sudah dibuat untuk bisa mempertahankan rumah tangganya mungkin itu sudah takdir Tuhan yang tak bisa bersatu lagi.


Hari ini Clara pergi untuk cek kandungan nya Karna sudah memasuki Bulan Ke tiga dia pun harus cek, jadwal dia cek kandungan sebulan sekali dan hari ini jadwal dia untuk cek.


Clara diantar oleh Risa ke rumah sakit untuk cek kandungan dia akan masuk kerja setengah hari saat makan siang siap dia akan bekerja.


"Ra kita ke rumah sakit Bunda kan Untuk cek kandungan mu"


tanya Risa dia tak tau dimana Clara sering cek kandungan tapi dia hanya tau rumah sakit bunda.


"Iya sa emang mau ke rumah sakit mana kan rumah sakit terdekat cuman itu" Jawab Clara


"Oke, kita berangkat aku gak sabar lihat keponakan ku" Ujar Risa, Dia sangat menyukai bayi mungkin selama tante nya hamil sampe bayi nya bisa jalan yang jaga dan merawat Risa jadi dia suka dari situ.


Setelah Memakan Waktu yang cukup banyak satu jam setengah mereka pun sampe ke tujuan yang dikatakan Clara ke Rumah Sakit Bunda.


Clara dann Risa pun langsung membuat no antrian untuk cek kandungan.


Clara melihat ibu hamil yang mau cek di sekitarnya semua di dampingin oleh suami nya tapi tidak dengannya dia harus bisa menahan sakit hati dan iri hati saat melihat para suami yang ikut kawani para istrinya untuk cek kandungan.


Dan nama Clara pun di panggung suster karna sudah No urut punya Clara.


"Mari bu Clara masuk sekarang ni urut ibu yang cek" Ujar Suster


"iya Sus" mereka pun masuk keruangan Cek kandungan.


"Itu Bayi nya dok" Risa Pun menunjuk arah monitor USG dia menunjuk gambar janin yang sudah mulai nampak kaki nya.


"Iya, janinnya sehat dan semua baik-baik tak ada yang dikhawatirkan dan selalu minum Vit" Ujar Dokter


"Nanti saya kasih resep Vit yang akan kamu tebus di apotik mari untuk duduk saya akan memuliakan resepnya" Sambung Dokter


"Baik dok" ucap Clara


setelah menunggu sekitar lima menit mereka pun pergi ke bagian farmasi untuk menebus Vit dan bayaran USG.


Setelah semua sudah selesai mereka langsung balik Karna sudah waktunya makan siang, Clara dan Risa mencari tempat makan.


"Kita makan diwarung aja Deh sama tempat kita makan waktu kuliah kangen tau makan disitu udah hampir dua tahun tak pernah makan disitu lagi" Ujar Clara dia kangen makanan Waktu dia kuliah dengan Risa mereka akan makan siang ditempat langganan mereka di dekat mereka kuliah.


"Kuy, Aku juga kangen makan-makanan Mamang itu apa mang budi masih kenal kita nya" Ucap Risa


Mang Budi adalah pemilik warung dia bekerja sendiri diwarung Clara dan Risa sudah bagian dari langganan diwarungnya saat mereka masih kuliah.


Sekitar hampir tiga puluh menit untuk sampe di warung mang Budi mereka pun sampe.


"Rasanya semua sudah berubah Ra lihat lah Waring mang Budi sudah berubah semakin maju keknya" Ujar Risa mereka berjalan memasuki warung.


"Mang Siomay dan jus Alpukatnya dua" mereka memesan makanan yang akan mereka makan.

__ADS_1


"Lihat lah ra semua sudah berubah dulu mang Budi bekerja sendiri untuk melayani warung ini sekarang sudah mempunyai karyawan" Ucap Risa dia kagum dia tahun bisa merubah segalanya.


"Iya semua sudah berubah" Sambung Clara.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


NOTE: JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN.... TRIMKASH BANYAK PARA READERšŸ˜˜āœØā¤

__ADS_1


IG:ekashn90


__ADS_2