Pernikahan Yang Menyakitkan

Pernikahan Yang Menyakitkan
Bab 45 Ca-Ri-Na


__ADS_3

"Apakah kamu mau bekerja seperti saya sebagai paruh waktu di cafe ini walaupun gajinya tak sebesar yang ada di perusahan" Ujar Clara dia juga merasa iba dengan Nadya yang sudah mondar-mandir kesana kesini untuk mencari kerjaan.


"Aku mau mbak... aku juga pernah bekerja sebagai paruh waktu di cafe dekat desa nya jadi aku tak pernah mengeluh tentang gaji yang penting aku bisa bekerja itu sudah cukup buat saya mbak" Ucap Nadya dia merasa sangat senang bisa kembali bekerja lagi.


"Yaudah kita langsung ke ruang yang punya cafe ini" ajak Clara ke Nadya dia akan mengajak nya ke ruang kerja Risa.


Mereka dua berjalan ke ruang Risa yang ada di lantai tiga cafe Widana mempunyai lantai tiga tapi lantai tiga hanya mempunyai ruang dua saja jadi tidak terlalu lebar.


Dan lantai tiga ku itu khusus ruang bos bila orang tua Risa datang ke cafe mereka akan langsung ke lantai tiga.


Tok.... tok.... tok...


"Masuk pintunya tidak dikunci" Ucap Risa dari dalam ruang dia sedang membagi gaji para karyawan ya cukup sibuk juga dia.


Kreekk.... suara pintu


"Sa kamu sibuk" Tanya Clara


"Gak kok Ra emang kenapa" Jawab Risa dia agak bingung siapa wanita yang ada disamping Clara tidak karyawan cafe tapi siapa itu lah dalam pikiran Risa dia bertanya-tanya.


"Dan dia siapa ra" Akhirnya Risa bertanya dia penasaran bila dilihat-lihat wanita itu rapi dengan rok spam samping dan kemaja yang rapi dan memegang sebuah Map.


"Ohh, dia ini Nadya jadi aku kesini ingin mau bilang ke kamu sa bila dia itu mah cari kerja tapi karna dia hanya tamatan SMA dia payah mencari kerja yaudah deh aku aja dia bekerja di cafe ini" Jelas Clara


"Kamu mau kan sa dia jadi karyawan di cafe ini" sambung Clara dia memohon kepada Risa agar Nadya bisa diterima di cafe ini.


"Tapi bila dia ada pikiran jahat kan kita yang kewalahan" Bisik Risa ke Clara


"Kamu gak boleh gitu sa dia itu orang yang baik kok kita dengar dulu cerita nya baru kita menilai" Bisik Clara dia tak mau menilai orang yang tidak-tidak tanpa tau sebenarnya.


"Bila aku tak di Terima gak papa kok Mbak aku bisa cari kerjaan lain saja" Ujar Nadya dia merasa bila dia harus berjuang lagi untuk mencari kerja diluar sana.


"Siapa bilang kamu tak diterima kamu diterima kerja disini kok" Ujar Risa kepada nadya


"Serius Mbak aku si Terima di cafe ini" Ucap Nadya dia memastikan mana tau kuping nya lagi bermasalah.


"Iya kamu bekerja disini sebagai karyawan menetap" Ujar Risa di membuat muka senyum nya.


"Makasih mbak.. Makasih Mbak Clara kalian emang yang terbaik" Ucap Nadya dia seperti mendapat piagam penghargaan sangking senangnya.


"Iya Sama-sama" Ucap Clara dan Risa bersamaan.


"Jadi mulai kapan saya bisa bekerja disini mbak" Tanya Nadya kepada Risa.


"Sekarang juga bisa besok juga bisa terserah mu asal kamu bekerja" Risa tak masalah kapan dia masuk kerja toh juga itu hitung gaji.


"Yaudah aku dan Nadya ke dapur untuk melayani para pengunjung ya sa" Ujar Clara dia sudah meninggalkan pekerjaan nya hampir sejam kurang dia jadi tak enak kepada karyawan yang lain walaupun mereka tak pernah problem tapi Clara tak enak hati.


"Tunggu dulu ra kita makan siang sama saja inikan udah waktunya makan siang jadi aku mau nyuruh karyawan yang lain ngantar makanan" Ujar Risa waktunya makan siang jadi dia mau makan bersama dengan Clara dan Nadya.


"Tapi aku bawah bekal sa kita kan Sama-sama bawah bekal ngapain nyuruh karyawan ambil makanan" Tanya Clara dia heran dengan sahabat nya itu.


"Kan Mbak Nadya belum makan juga kita doang yang bawah Mbak Nadya kan enggak ra" Jawab Risa dia ikut-ikutan memanggil Nadya dengan sebutan dengan Mbak.


"Gak usah Mbak aku bisa makan di dapur aja nanti aku pesan makanan yang praktis saja" Ujar Nadya dia tak enak hati kerepotin Risa dan Clara lebih banyak lagi.


"Gak usah sungkan-sungkan Mbak Nad kita makan aja tapi Nyuruh Karyawan nya gak usah deh sa aku tadi bawah bekal banyak itu gak akan habis buat ku sendiri" Ucap Clara

__ADS_1


"Iya Mbak Risa aku makan bekal Mbak Clara aja dikit biar gak kerepotin karyawan yang lain kan mereka juga sedang makan siang" Ucap Nadya


"Yaudah kita langsung makan saja tadi bekal kamu ada di tas aku ra jadi kita langsung makan saja soalnya aku dah lapar" Ujar Risa dia udah lapar makanya nyuruh untuk langsung makan saja.


Mereka bertiga makan siang bersama di ruang kerja Risa mereka bertiga makan dengan lahap apalagi ada dua bumil yang sedang makan siang.


"Ah, akhirnya kenyang juga ni perut" Ucap Risa dia sambil mengelus-elus perutnya.


"Aku juga udah lapar mungkin anak ku udah minta makan mulai tadi" ujar Clara dia merasa sangat nikmat makan bersama dengan sahabt apalagi berbagi makanan.


"Mbak Clara sedang berbadan dua" Tanya Nadya dia penasaran dengan perkataan Clara tadi.


"eh, iya nad udah tiga bulan jalan empat bulan" Jawab Clara


"Ohh, pantas tidak nampak Embak seperti orang hamil baju nya mbak buat besar" Ucap Nadya


"Iya aku sengajain ukuran nya besar Mbak nad soalnya bila udah perut saya buncit kan gak usah tukar baju lagi" Ujar Clara


"aku juga mau ukuran ya besar saja nanti baju kerja saya Mbak sa" Ujar Nadya


"Kok besar kamu kan gak hamil lagi pulak kamu gak sesak apa pake baju besar" Ucap Risa dia heran dengan permintaan Nadya yang satu ini.


"Eh, aku sedang hamil lima minggu Mbak" akhirnya Nadya mengatakan bila dia sedang berbadan dua juga sama seperti Clara.


"Apa" Ucap Clara dan Risa bersamaan lagi mereka kaget.


"Ceritanya panjang Mbak banyak yang saya lewati bila saat nya saya akan bercerita kepada kalian" Ujar Nadya dengan nada sendu.


"Yaudah gak usah sedih aku dan Risa menerima mu apadanya bila saatnya hatimu bisa mengatakan yang paling detail dan jelas kepada kami, kami berdua siap mendengar curhatan hatimu" Ucap Clara dia mulai merasa iba mendengar pengakuan Nadya.


"Iya betul apa kata Clara kami dua menerima mu apaadanya dan siapa mendengar cerita mu anggap lah kami seperti saudara mu" sambung Risa dia juga cukup iba dengan pengakuan Nadya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


NOTE: JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN YANG POSITIF THINKING SAJA...... TRIMKAS BANYAK PARA READERS AKU YANG SUDAH MAMPIR KE CERITA AKU 😘✨

__ADS_1


IG:ekashn90


__ADS_2