Pernikahan Yang Menyakitkan

Pernikahan Yang Menyakitkan
Bab 60 Acara peresmian 1


__ADS_3

Pagi hari


Keesokan harinya atau hari senin dimana semua orang pada sibuk kembali dengan aktivitas kerja mereka dan dimana semua orang paling tidak suka dengan hari senin karena hari weekend lama lagi.


Hari ini tepatnya di kediaman rumah Clara tiga sahabat itu sedang sarapan pagi karena setelah itu mereka kembali beraktivitas seperti hari-hari yang kemaren.


Sekarang adalah hari dimana hari peresmian butik Clara tiga sahabat itu setelah selesai sarapan langsung otw ke butik.


Clara membaww baby El peresmian butiknya karena tak ada yang jaga bila ditinggal dirumah pembantu yang bekerja di rumah Clara juga ikut dalam peresmian butik Clara itu juga atas keinginan Clara.


"Kita bawah satu mobil aja nya" ujar Clara


"Iya kita juga hanya lima saja masih muat kok satu mobil" ucap Nadya mereka lima dihitung juga baby El.


"Aku juga lagi mager bawah mobil kita satu mobil aja" kata Risa


Semua sudah siap dengan urusan perut sekarang mereka langsung otw ke butik karena jam peresmiannya jam sembilan Clara tidak banyak yang diundang Clara hanya mengundang para serekan kerja nya waktu dia masih kerja di cafe milik Risa.


Orang tua Risa juga ikut dalam hal itu mereka diundang Clara, Walaupun hati Clara sedih saat dia sudah sukses tak ada salah satu keluarga nya ada di sampingnya untuk memberi dukungan agar lebih bisa maju.


Dia ingin saat dia sudah memiliki butik sendiri dia mau di samping ada orang tuanya untuk melihatnya mengunting pita peresmian butik itu.


Sebelum peresmian Clara sudah datang ke mansion milik keluarga senjata untuk mengundang orang tuanya agar hadir pada saat peresmian dimulai.


Flashback off


Tiga hari yang lalu atau tepatnya hari Kamis Clara sudah datang ke mansion milik keluarganya dia datang dengan hati yang bahagia akhirnya cita-cita nya selama ini bisa tercapai dan menunjukkan kepada orang tuanya bila dia bisa sukses bukan hanya laki-laki saja yang bisa sukses.


Clara datang ke mansion keluarga nya membawa mobil sendiri bukan ingin pamer kepada keluarga nya hanya saja dia sudah terbiasa membawa mobil sendiri.


"Pak apakah mama dan papa ada di dalam" tanya Clara kepada satpam mansion yang sudah lama bekerja di keluarga senjaya.


"Eh, non Clara silahkan masuk non" ucap satpam dan membuka gerbang lebar-lebar agar mobil sang majikan mereka masuk.


"Makasih pak" ujar Clara langsung menginjak padal gas mobilnya untuk masuk ke halaman mansion.


Pada saat Clara sudah keluar dari mobil dia melihat pada lingkungan yang ada di mansion tak ada yang berubah sudah hampir satu tahun Clara tak pulang ke mansion ini rasanya sangat rindu walaupun didalam mansion itu banyak kenangan yang buruk yang di dapat Clara.


"Rasanya tak ada yang berubah gimana nya kabar bibi sri sungguh aku sangat rindu" batin Clara


Clara memencet bel mansion sekitar tiga puluh detik dia memencet bel mansion pintu mansion terbuka dan keluar lah bibi sri orang yang dirindukan Clara.


"Non Clara aduh apa kabar non" ucap bibi Sri sambil menghambur kepeluk sang manjikan.


"Clara baik-baik saja kok bi, bibi apa kabar" tanya Clara


"Bibi juga sehat non" jawab bibi Sri dengan nada senang bergabung dengan nada sedih.

__ADS_1


"Mari non masuk biar bibi buat minum" sambung bibi Sri sambil mengajak sang majikan masuk kedalam mansion.


Clara duduk di sofa yang ada diruang tamu mansion yang sangat lebar, tapi mata Clara mulai tadi menelusuri isi mansion dia merasa sangat sepi seperti tak ada yang huni.


Bibi Sri datang dari dapur mambawa sebuah napan yang membawakan minuman sirup jeruk untuk Clara.


"Bi mama dan papa dimana kok aku lihat-lihat sepi" tanya Clara


"Nyonya besar mungkin sedang tidur non karena sekarang tak ada acara untuk arisan kalau tuan besar lagi istirahat juga kayaknya non" jawab bibi Sri


Bila anak pulang ke mansion pasti yang menyambut itu orang tua karena rindu yang dalam apalagi sudah satu tahun tidak pulang tapi tidak dengan harapan Clara dia sisambut oleh pembantu mansion bahkan no telpon saja Clara tak punya.


"Diminum non, sebentar saya akan panggil nyonya besar dan tuan besar" ujar bibi Sri


"Eh, gak usah bi mungkin mama dan papa lagi lelah jadi jam segini lagi istirahat" bukan karena apa Clara mengucapkan kata itu hanya saja dia tak mau bibi Sri kena marah karena tak sembarangkan orang bisa memanggil nyonya besar dan tuan besar.


"Bibi hanya kasih surat ini saja, bila nanti mama dan papa sudah bangun bibi kasih surat ini saja" sambung Clara dia memberi sebuah surat yang mengisikan sebuah undangan peresmian butiknya itupun bila dibaca oleh orang tuanya.


"Iya non nanti bibi akan sampaikan surat ini" ujar bibi Sri


"Makasih ya bi kalau begitu aku langsung pulang bi soalnya masih banyak lagi urusan saya" Pamit Clara dia tak mengatakan ingin memberi minum asi kepada anaknya dia hanya mengatakan hal begitu.


"Cepat banget sih non pulangnya bibi belum lepas rindu dengan non" ucap bibi Sri dia sangat merindukan nona kecilnya itu dari Clara lahir sampe besar dia yang mengurus Clara jadi kasih seperti ibu yang diberikan oleh bibi Sri.


"Lain hari kita bisa jumpa bi bila sekarang Clara masih banyak kerjaan bukan Clara tak rindu bibi tapi aku masih banyak kerjaan bi" penjelasan Clara juga lagi diproses oleh bibi Sri dia juga tak mau Nyonya besar dan tuan besar mengamuk saat melihat Clara.


Setelah Clara melepas rindu kepada sang bibi dia pamit kepada bibi Sri untuk pulang sebelum dia pulang dia sempat menitikan air mata karena dia mansion ini dia banyak kenangan yang buruk yang dia dapat tidak akan terlupakan oleh ingatan.


Flashback on


Dan hari ini tepat pukul setengah sembilan setempat Clara dan para sahabat nya sampe di tempat tujuan dan pada saat itu juga para undangan sudah pada datang dan rame.


Orang tua Risa juga sudah sampe pada tujuan karena setengah jam lagi acara peresmian akan dimulai walaupun tak semeriah yang orang buat saat peresmian tapi Clara merasa sangat senang diumur dia yang menginjak dua puluh enam dia sudah mempunyai apa yang dia mau dari dia sudah mempunyai rumah, mobil butik dan seorang putra yang mungil titipan atau anugerah dari Tuhan.


Yang penasaran dengan isi surat Clara dan mengapa orang tua Clara tak datang di bab selanjutnya saya akan saya ceritakan.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


NOTE: JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMENTAR........ IKUTI LANJUTANNYA PADA BAB SELANJUTNYA........ TRIMKAS BANYAK😘✨

__ADS_1


IG:ekashn90


__ADS_2