Pernikahan Yang Menyakitkan

Pernikahan Yang Menyakitkan
Bab 53 Pandangan Pertama


__ADS_3

Brukk...


"Maaf.....Maaf mbak saya tidak sengaja" ucap yang menabrak tubuh seorang wanita yang barusan membeli makanan dari kantin untuk sarapan.


"Tidak mengapa saya juga ikut andil karna gak lihat jalan" ujar Risa


Dia juga merasa bersalah juga karna dia buru-buruh untuk ke ruang inap Clara dia sudah terlalu lama di kantin untuk mengantri karna banyak yang makan.


Risa tak sengaja menyenggol orang yang dia tabrak tadi karna dia tak melihat jalan dia juga belum tau siapa orang yang dia tabrak.


"Saya yang bersalah mbak gimana bila semua makanan yang sudah tumpah itu saya beli lagi yang baru" tawar sang lelaki yang menabrak tubuh Risa.


Risa pun langsung menatap kedepan dia penasaran siapa yang sudah dia tabrak biasanya orang laki-laki bila tidak sengaja menabrak tubuh wanita mereka akan menyalahkan wanita yang dia tabrak tapi ini beda dia malahan menawarkan untuk membeli yang baru dengan nada sopan.


Tapi saat Risa melihat ke depan jantungnya Dag...dig....dug tak karuan dia seperti melihat malaikat jatuh dari surga dengan postur tubuh yang mancok.


"Tidak usah repot-repot untuk menggantikan nya menjadi yang baru aku bisa membeli nya lagi kekantin" Risa mengucapkan kata-kata itu dengan rasa gugup jantung nya tak karuan lagi mungkin yang di namanya itu pesona pada pandangan pertama.


"Saya juga tak merasa repot sekarang kita kekantin saja untuk mengantikanya menjadi yang baru" ujar sang lelaki itu untuk menawarkan lagi.


"Tapi ini kek mana dok" lelaki yang ditabrak risa adalah seorang dokter ganteng.


Jantung sang dokter pun berdetak tak menentu dia merasakan hatinya tak karuan saat melihat pesona Risa mungkin mereka dua sama-sama jatuh hati pada pandangan pertama.


Mereka dua pun langsung kekantin mata para penghuni kantin tak lepas dari mereka dua seperti pasangan yang romantis banyak yang mengira Risa pasangan sang dokter mereka ingin sarapan pagi bareng.


Mata suster dan dokter wanita yang lain juga banyak yang menatap dengan tatapan suka dan tidak suka karna jarang-jarang yang bisa jalan bersama dengan dokter Rangga atau sang pemilik rumah sakit ini.


Mereka berdua langsung duduk di meja yang kosong "Perkenalkan nama saya Rangga" Dokter Rangga mengulurkan tanganya untuk berkenalan.


Risa tambah gugup saat ingin menerima uluran tangan dokter Rangga "Nama saya Risa" mereka dua beruluran tangan mereka dua tak mengatakan nama belakang mereka dua.


"Nama yang cantik seperti orang nya" batin sang dokter dengan senyum diwajahnya.


Sedangkan Risa bertambah gugup baru kali ini dia gugup saat berkenalan dengan seorang pria, Risa yang agak sedikit bar-bar pun hilang didepan Sang dokter.


Saat menunggu pesanan mereka diantar oleh pelayan kantin mereka pun berbincang-bincang mengenai diri mereka.


"Emang siapa yang sakit makanya kamu dirumah sakit" tanya dokter Rangga, mungkin trik untuk pdkt.


"Bukan sakit tapi sahabat aku baru lahiran jadi aku nemaninnya" jawab Risa


"ooh, emang suaminya dimana" Dokter Rangga mulai kepo.


"Ceritanya panjang aku tidak bisa jelasin nya" ujar Risa


"Eh, maafnya aku kepo" kekeh dokter Rangga


"Tidak kenapa kok" ujar Risa


Lima menit pelayan kantin datang untuk mengantar pesanan mereka dua, semua yang bayar dokter Rangga.


"Aku deluannnya dok soalnya aku udah lama keluar untuk belinya" ujar Risa


"Eh, bentar aku minta no HP kamu biar kita bisa bicara lewat telpon" ucap dokter Rangga mungkin sudah terpesona habis.

__ADS_1


Gugup yang Risa rasakan sudah bertambah tiga kali lipat dia mau teriak gembira tapi dia malu dia mau teriak bila dia terpesona dengan dokter Rangga apalagi dokter Rangga tadi meminta no HP Risa untuk bicara lewat telpon makin gila tuh hati Risa.


Risa pun menyerahkan no telpon Rida kepada dokter Rangga dengan senang hati Rangga menerima untuk di save.


"Saya deluan ya dok pasti sahabat saya sudah menunggu saya" Risa pamit ke dokter Rangga.


"Oke, kita jalan sama saja aku juga searah dengan mu" ujar dokter Rangga.


Jalan bareng dengan pemilik rumah sakit ini jarang-jarang yang bisa jalan bareng dengan dokter Rangga Risa mungkin wanita beruntung.


************


Diruang inap Clara dan kedua orang tua Risa mulai tadi bermain dengan baby El mereka juga sambil menunggu Risa datang dari kantin.


"Dimana sih Risa ini kok lama sekali datang dari kantin" Nyonya widana juga mulai tadi menunggu Risa.


"Mungkin lagi gantri ma makanya dia lama" ucap Clara


"Mungkin ya tapi gantri massa sampe segitu lamanya sih" ujar Nyonya widana


Baru di katain pintu ruang inap Clara terbuka pertanda ada yang masuk, Risa dia lah orang yang masuk baru datang dari kantin.


"Mama dan papa kapan nyampe" tanya Risa yang langsung berhamburan ke peluk Nyonya widana dia sangat merindukan sang mama seminggu di luar negeri untuk menemani sang suami.


"Mama dan papa sudah lama menunggu kamu apalagi Clara dia sudah lama nunggu kamu dia udah lapar baru kasih minum Baby El kan tenaganya udah habis" omel sang mama tapi dengan nada senyum tidak nada marah.


"Eh, maaf deh aku tadi gantri tapi pas mau kesini balik aku tidak sengaja nabrak tubuh orang" ucap Risa sambil memeluk sang ayah dan mencium baby El yang tidur di gendongan sang ayah.


"Udah kamu sudah ada disini sa kita langsung makan saja" ujar Clara


"Iya lah kan dia tau bila opa nya masih kuat gendong dia" ujar Tuan Widana dengan kepedean.


"Opa jadi baby El panggil papa opa" ucap Risa


"Samuel Jonathan adalah cucu pertama papa dan mama" ujar sang mama.


"Eh, kalian sudah mau disebut dengan opa dan oma" tanya Risa kepada kedua orang tuanya.


"Kamu tuh mama dan papa itu udah tua udah bisa menjadi opa dan oma kamu aja lama banget punya pendamping" ujar sang papa


"Apaan sih pa aku kan mau mengurus cafe milik papa" ucap Risa padahal dia sudah jatuh cinta kepada dokter Rangga.


"ngurus cafe sih tidak apa-apa sayang tapi jangan lupa untuk mencari kan papa dan mama menantu" ucap sang mama sekarang.


"Udah ah aku mau makan dulu" Risa juga malas jawab ucap orang tuanya dia bukanya tak mau berpacaran hanya saja dia mau mempunyai pendamping hidup yang bertanggung jawab dan bisa menjadi kepala keluarga di rumah tangga.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


NOTE: JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN POSITIF THINKING SAJA... TRIMKAS BANYAK PARA READERS AKU 😘✨


IG:ekashn90

__ADS_1


__ADS_2