
Sore Hari pun tiba dimana Risa pamit kepada orang tuanya untuk menjenguk nenek dari calon mantu mereka.
Risa tiba di Rumah sakit terbesar di Inggris dimana nenek Rangga di rawat si ruangan VIP, karena sudah mendapat nama ruang inap dari sang kekasih Risa langsung menuju ke ruang VIP.
"Permisi" ucap Risa dengan nada rendah dia melihat Rangga sedang menyuapi nenek makan.
"Sayang" ujar Rangga dia kaget saat sang kekasih ada didepan mata dia sudah berapa hari dia tidak pernah berjumpa dengan Risa membuat dia dilanda kerinduan, Rangga datang ke Inggris untuk berjumpa dengan sang kekasih tapi saat dia tinggal di mansion sang nenek jatuh sakit mungkin sudah jalanya bila sang nenek ingin cucu lelaki dia merawat dia.
"Maaf nya yank gak kabarin kQamu tapi Handphone aku lobet jadi gak bisa kabarin kamu" ucap Risa
"Dia siapa Ga, kenapa kalian manggil sayang, apakah dia pacar mu" tanya sang nek dia heran dengan adegan dua sejoli dia manggil sayang.
"Iya nek dia pacar Rangga, yang buat Rangga ke Inggris" jawab Rangga dengan santai.
"Kenapa kamu berdiri terus disitu nak, silahkan duduk, Ga kamu diri ambil sana kursi satu lagi" ujar Sang nenek dia senang karena bisa bertemu dengan wanita yang membuat cucu ya banyak berubah seperti sudah makin cair bila bicara yang biasanya dingin seperti es batu.
"Ini ada buat tangan nek, dan ini ada makanan hasil masakan Risa dan mama" ucap Risa dia membuka semua rantang makan yang dia bawah sama buah yang dia beli saat ingin ke rumah sakit.
"Sini mas biar Risa aja yang suap nenek" ujar Risa dia mengambil mangkok yang berisi bubur ayam.
"Kebetulan sayang, karena kakek sedang butuh bantuan untuk menghandel meeting" kalau tidak kerumah sakit untuk jaga sang nenek Rangga juga bekerja membantu sang kakek untuk mewakilkan rapat walaupun sang paman ada mengantikan posisi sang kakek tapi si paman sedang meninjau proyek di London.
"Yaudah mas pergi aja, biar Risa yang jaga nenek" ujar Risa sambil menyuapi bubur ke dalam mulut sang nenek.
"Makasih sayang, yaudah kalau begitu Rangga pergi yang nek nanti sekitar jam delapan Rangga akan pulang untuk antar Risa balik" setelah menitipkan sang nenek kepada sang kekasih membuat hati Rangga tenang dia bisa melanjutkan pekerjaan dia yang tertunda karena memberi sang nenek untuk makan bisa aja suster yang kasih tapi karena sang nenek selalu membantah ingin Rangga yang yuapi dia baru mau makan membuat Rangga harus mondar mandir antara Kantor dengan rumah sakit membuat waktu dia tersita habis dan untuk bertemu dengan Risa pun tidak ada.
"Sudah berapa lama kamu dengan cucu nenek pacaran nak" tanya sang nenek
"Jalan satu tahun nek" jawab Risa
"Kamu adalah wanita yang bisa mencairkan es seperti Rangga" ujar Sang nenek
"Kamu tahu bila Rangga tidak pernah mau pacaran dia hanya ingin berteman, dia mempunyai sifat dingin tidak banyak bicara apalagi bergombal kepada wanita sifat dia yang begitu menurun dari ayahnya. nenek tahu semua sisi depan maupun sisi belakang dua karena selamaa dia kuliah mendapat gelar S2 dia tinggal dengan nenek dia adalah cucu nenek yang begitu peyayang bila dia sudah sayang dan cinta seiris batu kerikil dia jaga tidak bisa tergores oleh apa pun, jadi tetap lah bertahan dengan Rangga dengan susah dan senang" ujar Sang nenek membuat Risa terharu habis dia sudah tahu semua itu dari mulut Rangga tapi dengan perkataan sang nenek membuat dia terharu habis.
*****************
Dua minggu kemudian dimana masa kontrak Jevanya bekerja di Inggris selesai, karena kebijakan dan ketelitian dalam bekerja Jevanya dapat kontrak di London dengan gaji yang fantastis dan fasilitas yang tersedia tapi dia membatalkan kontrak itu karena dia ingin meng wujudkan permintaan Clara dimana dia mengurus butik milik Clara yang ada di tanah air.
Dan dalam dua minggu kedepan Jevanya bersama kakek dan nenek dia akan balik ke tanah air, mereka ingin melihat reaksi mereka bila sudah mengetahui kebenarannya.
Tapi Jevanya masih menetap di Inggris berapa hari kedepan dia ingin menghabiskan waktu bersama dengan sang keponakan dan sahabat nya, bila dia sudah balik ke tanah air dia tidak akan merasakan kebahagiaan itu lagi mungkin berapa tahun lagi dia akan berjumpa dengan Samuel.
Cerryn adik Sammy atau teman kerja Jevanya dia juga mendapat kontrak di Swiss sama seperti Jevanya mendapat gaji yang fantastis dan fasilitas yang sudah tersedia dan bila Jevanya membatalkan kontrak itu Cerryn juga dia hanya mengumpulkan pengalaman saja selama dua minggu di perusahaan tempat dia bekerja setelah dia mendapat pengalaman atau ilmu dia akan membantu Sammy untuk mengelola perusahaan Abraham.
__ADS_1
"Hallo nek" ucap Jevanya
"Kamu kapan akan balik ke Amerika van" tanya sang nenek
"Mungkin tiga hari lagi nek" jawab Jevanya selama dia tinggal di Inggris dia sudah memberitahu kepada sang nenek bila dia tinggal dia mansion Widana bersama Clara dan yang lain.
"Coba kamu beri handphone kamu ke cicit nenek"
"Hallo nek" ucap Samuel pada hari yang lalu Samuel dan sang nenek sudah berkenalan dan membuat bocah itu tidak janguk dengan nenek Bratama.
"Gimana kabar mu sayang"
"Kabar El baik nek, nenek disana gimana kabarnya"
"Nenek dan kakek sehat" jawab sang nenek
"Nek, telponya udah dulunya nek nanti malam vanya telpon balik karena teman vanya sudah datang" ujar Jevanya
Cerryn dan Jevanya berjanji ingin berkeliling negara Inggris dengan dua bocah itu mereka ingin pertemanan mereka terkesan baik walaupun Jevanya adik dari pria yang sudah menyakitkan kakak ipar Cerryn yang sekarng.
Hari ini bukanlah hari weekend tapi dua aunty itu pergi membawa dua bocah itu yang sedang kesenangan karena mereka selalu di tinggal pergi kerja pulang pada sore hari.
"Jangan nakalnya El, nanti aunty Cerryn sama vanya kewalahan" ingat Clara walaupun sang anak tidak pernah nakal yang selalu penurut dan bila itu dengan Clara mana tahu pada saat sama aunty-aunty mereka tidak penurut.
"Dan buat Alvin jangan nakal juga, ingat jangan lari sana sini" ujar Nadya dia sedang merapikan sisiran rambut sang anak.
"Baik mi" jawab Alvin dengan memberi satu kecupan hangat di pipi kanan Nadya dua bocah itu selalu memberi kecupan bila pergi kemana.
"Sekarang kita let's Go agar tidak kelamaan nanti keburu ramei" ucap Cerryn
"Jaga keponakan kalian, oke" ujar Clara, dia belum pernah melepas sang anak kepada orang baik itu aunty mereka.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa vote, like and komen
trimakasih
othor hanya up satu eps saja
__ADS_1
IG:ekashn90