Pernikahan Yang Menyakitkan

Pernikahan Yang Menyakitkan
Bab 76 Pertemuan Yang Tidak Sengaja


__ADS_3

Beda halnya dengan Risa dia sudah capek mancari Samuel, pada saat Nadya tidak melihat dia bocah itu tidak di tempat duduknya lagi Nadya langsung menelpon Risa agar dia ikut membantu dia mencari dua bocah itu.


"Aunty Risa" teriak Samuel dia melihat Risa seperti kebingungan mencari sesuatu.


Risa pun menoleh kearah suara yang memanggila namanya itu "Samuel" Risa pun berlari kearah Samuel tapi saat dia ingin berlari menghampiri Samuel dia melihat seorang pria yang dekat dengan Samuel.


"Kamu dari mana saja sih, aunty khawatir dengan kamu" ucap Risa sangking paniknya saat menerima telpon dari Nadya dia langsung mencari Samuel.


"Tadi aku sama Alvin mau ngejar aunty mau nyuruh ambil Es krim tapi aunty Risa jalanya cepat yaudah deh kamu ketinggalan di belakang aunty" ujar Samuel.


"Jadi kamu sama Samuel kenapa tidak bersama" tanya Risa dari penjasan keponakannya itu bila dia pergi mengejar dia bersama Alvin tapi dia tidak melihat keberadaan Alvin di situ.


"Tadi aku mau pipis, jadi aku suruh Alvin nunggu aku di kursi tapi karena aku tidak tahu dimana toilet aku tersesat" kata Samuel kepada Risa.


"Sekarang kita cari Alvin" ajak Risa dia khawatir juga kepada keponakan yang satu nya lagi dia juga ikut andil dalam hal tersesat nya dua bocah itu.


"Tapi aku mau ucapin Terima kasih dulu kepada om ini" tunjuk Samuel kepada pria yang sekitar berumur kepala tiga itu.


Dengan penasaran Risa pun menoleh, dia penasaran sifat Samuel tipikal sifat yang payah didekatin dia hangat kepada keluarga nya saja.


Saat Risa menoleh dia kaget, bila pria yang menemani keponakannya itu adalah ayah kandung dari Samuel dia sungguh kaget Risa tidak mau sampe Clara tahu tentang hal ini bisa habis riwayat hidupnya.


"Maaf Tuan menjadi merepotkan" ujar Risa dia dengan seribu keberanian membuka suara dia ingin menghajar lelaki yang ada didepan nya ini sekarang tapi keadaan tidak pas dengan dia menghajar pria itu.


"Tidak mengapa nona saya suka dengan Putra anda dia tipikal lelaki yang payah di dekatkan" ucap Jeremy dia tidak mengenal seseorang wanita yang ada didepanya saat ini.


Tapi dia penasaran dengan muka bocah yang dia temukan saat dia ingin ke toilet tadi, Jeremy bertemu dengan Samuel dengan tidak diduga saat Jeremy keluar dari dalam toilet dia melihat anak kecil sedang mondar-mandir di kursi tunggu.


Saat Jeremy melihat muka bocah itu dia merasa bila muka mereka seperti ada kemiripan bila orang mengatakan mereka seperti ayah dengan anak.


Jeremy jadi terbayang dengan muka putri nya bila muka putri dengan dia tidak ada kemiripan entah itu dari muka atau mata, mulut tidak ada dia binggung dengan hal itu.


Jeremy mendekat kepada Samuel dia pikir dengan mudah mendekati bocah seperti Samuel Jeremy salah dia lumayan susah berbicara dengan Samuel tapi dia mengeluarkan jurus extra part nya, seperti itu lah sifat Jeremy dingin susah untuk didekati diajak bicara pun sungguh payah namanya juga anak dengan ayah yang tidak diketahui satu sama lain.


"Om ini tadi baik loh aunty, om ini menunggu aku sampe aunty datang menemui Samuel" ujar Samuel dengan bangga dia menceritakan hal yang sama di ceritakan oleh Alvin.


"Ya Tuhan entah takdir apa yang sedang kau beri kepada bapak dan anak ini" batin Risa dia tidak mau sampe Jeremy mananyakan hal hal yang tidak tidak.


Dan jangan sampe karena kemiripan muka mereka dua, membuat Jeremy bertanya tentang identitas Samuel, Risa ingin cepat untuk pergi dari situ tapi dia juga harus agak berbasa-basi dulu.


"Tapi nona, boleh kah saya bertanya" ujar Jeremy inilah yang di takuti oleh Risa hal hal yang tidak diduga terjadi.


"Bila saya bisa menjawab bisa menjawab pertanyaan tuan dengan senang hati saya menjawab" ucap Risa agar tidak gugup Risa pun menyinggung kan senyumannya.


Tapi saat Jeremy ingin bertanya Algtha datang dia pun langsung menggandeng tangan Jeremy.

__ADS_1


"Sayang kamu lama sekali tadi katanya sebentar ingin ke toilet tapi mengapa lama sekali" ujar Algtha tiba tiba dia menjadi manja, Algtha sempat cemburu saat dia melihat Risa bersama suaminya dia pun berlagak manja didepan Risa.


"Idih dengan hasil merebut suami orang aja bangga" batin Risa dia sungguh benci dengan hal yang berbaur dengan Bratama dan Wijaya serta Senjaya juga karena Clara menceritakan semua tentang hal yang menyakitkan di dalam hatinya.


"Maaf yank tadi saat aku keluar dari toilet aku melihat anak kecil ini, sedang kebingungan" ujar Jeremy.


Algtha kaget dengan penjelasan suaminya mengapa dia lama ditoilet dia tidak pernah melihat Jeremy dekat dengan anak kecil dia tidak suka berbaur dengan yang lain bila tidak tentang keluarga nya dan bisnis.


Dengan geram Algtha mengira bila Risa adalah ibu dari Samuel, dia pun memberikan raut wajah yang tajam kepada Risa.


"Om tante ini siapa" tanya Samuel dia tidak tahu urusan wanita itu dengan Jeremy dengan penasaran dia bertanya kepada Jeremy.


Agltha pun menoleh kepada Samuel dia juga kaget dengan wajah Samuel bila bocah itu ada kemiripan dengan sang suami.


"Tante ini istri om" jawab Jeremy dan Agltha kaget lagi dengan hal sifat dingin Jeremy yang sembilan puluh sembilan persen suminya bisa berubah menjadi hangat kepada Samuel.


Karena tidak ingin meributkan hal yang tidak pantas di ributkan Risa pun pamit untuk permisi.


"Maaf tuan saya dan keponakan saya ingin pergi" ujar Risa dia tidak mau berurusan dengan betina yang sedang ingin menerkam kapan saja.


"Tapi saya belum bertanya nona" ucap Jeremy sungguh penasaran dengan Samuel tapi karena kedatangan sangat istri dia tidak jadi bertanya.


"Maaf tuan sekarang bukan lah waktu yang tepat, istri tuan sedang tidak dengan mood yang bagus. bila begitu saya pergi dulu" ujar Risa dengan mood yang tidak bagus juga Risa memberi satu ucapan yang Blak-blakan.


*************


Walaupun ada satu hal yang begitu tidak pernah dilupakan Nadya, sekian lama dia tidak pernah bertemu dengan Randy tapi dia di pertemukan lagi dengan orang asing.


"Itu sudah kewajiban aku juga" ucap Risa


"Kamu kenapa sih Nad dengan mimik wajah mu yang selalu termenung" tanya Risa saat dia mencari Alvin mimik wajah Nadya berubah menjadi termenung seperti ada pikiran.


"Enggak itu hanya efek khawatir aku aja" jawab Nadya dia ingin mengatakan hal ini pada waktu yang tepat kepada Risa.


Sedangkan Risa hanya ber oh ria saja dia juga tidak bisa menebak hati seseorang mungkin ada benarnya dengan jawaban Nadya bila itu efek kekhawatiran saja.


Dan dua bocah itu tadi mengeluh ngantuk jadi Risa dan Nadya membawa mereka kekamar yang tersedia di hotel itu.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***NOTE: JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN....... TRIMKAS BANYAK✨😍.


Maaf nya othor tidak up semalam karena othor banyak tugas sekolah numpuk jadi othor gak ada waktu untuk up karena harus mirkin alurnya dulu dan mengetiknya othor jadi gak punya waktu, mungkin begitu juga kedepan berselang satu hari othor up sama tidak up agar othor bisa membagikan waktu.

__ADS_1


Dan othor mau blng bila pada cerita aku gak ada sistem culik menyulik karna ini tidak ada cerita mafianya mereka saling tidak mengenal satu sama lain dan othor mau mengucapkan banyak terimakasih atas sport dan dukungan kalian dengan like kalian dan vote kali karna itu adalah satu dukungan untuk othor......


IG:ekashn90***


__ADS_2