
🌷KEDIAMAN KELUARGA SENJAYA🌷
keluarga senjaya sedang berkumpul Walaupun hanya bertiga Randy pulang ke Mansion orang tuanya karna suruhan dari Mama Rianti untuk dia pulang ke mansion senjaya.
"Kamu Ran bila tak di suruh pulang kamu gak ingat untuk pulang" Ujar Mama Rianti
"Namanya sibuk Ma apalagi banyak yang ingin bekerja sama dengan perusahan Senjaya jadi gak bisa di tunda" Ucap Randy
"Itu yang dinamakan Anak papa Perdy Senjaya" Ujar Papa Perdy
"Ma Kak Clara mama gak tau Tentang Rumah tangga Kak Clara" Tanya Randy
"Untuk apa mama tau itu dia kan udah urusan suami nya jadi untuk apa gurus rumah tangga mereka" Jawab Mama Rianti dengan santai tanpa dosa dengan ucapan yang di lontarkan dia.
"Tumben kamu Tanya Clara Ran emang knp" Tanya Papa Perdy dia juga penasaran.
"Aku hanya tau dari sekretaris Jeremy bila mereka sudah cerai" Ujar Randy
"Ohh, kek nya Clara buat masalah mungkin kan anak itu hanya buat ulah jadi deh Jeremy ceraikan dia" Mama Rianti dia tak tau sebenarnya langsung mengatakan yang tidak-tidak tentang purti pertama nya itu.
"Entah lah Ma yang setau ku hanya saja mereka sudah cerai" Kata Randy
"Ehmm, Tapi kemana pergi Clara bila dia sudah Cerai dengan Jeremy" Lontar papa Perdy
"Aku gak tau pa, Aku gak mau pusing tentang mereka dan aku juga gak tau dimana Clara" Ujar Randy
"Udah-udah ngapain sih bicara tentang Clara ujung-ujungnya kita kan ingin bicara yang lain lagi pula dia itu udah dewasa jadi dia udah dewasa mungkin dia pergi jual diri ke Om-om" Ujar Mama Rianti tanpa berdosa sekali lagi seorang ibu tega mengakatan hal seperti itu dia tidak tau sebenarnya tapi langsung berkata yang baik.
"Mama mau nanya sama kamu Ran kamu kapan kenalin Pacar kamu ke mama kan bisa ngajak Untuk Shoping" sambung Mama Rianti.
"Lagi pula Randy masih muda Ma jadi gak usah dipaksain untuk nikah biar lah dia mengembangkan bisnis nya" Timpal Papa Perdy
"Randy belum kepikiran untuk pacaran ma apalagi untuk nikah aku ingin Kembangin Perusahaan Senjaya" Ujar Randy
"Iya tapi kamu harus buka diri mu kepada para wanita tapi jangan Jadi laki-laki yang suka main wanita mama Mau ngajak calon mantu mama untuk Shoping pokoknya geMall kan seru dan bisa juga untuk kenalin ke teman mama arisan" ucap Mama Reni.
Dia berkata semua tanpa dosa dia mempunyai seorang wanita tapi dia memilih anak orang untuk kawani nya shoping dan kenalin ke para teman arisanya sungguh terlalu dia bahkan tak pernah mengajak Clara untuk Shopping di kenalin ke pada teman arisannya dia Clara juga tak menginginkan itu tapi setidaknya tidak pilih kasih saja.
Dia mengenal Randy dengan anak laki-laki satu-satunya yang baik yang pantas untuk di banggain tanpa mengetahui sisi keburukan anak nya itu yang suka main dengan para wanita malam dan sampe dia juga menyuruh wanita yang dia hamilin untuk di bunuh darah daging dia sendiri ingin di bunuh tanpa ingin terbebani.
"Mama kamu ini Ran suka banget berkata begitu kamu urus aja bisnis mu yang lagi berkembang gak usah dipikirin omongan mama mu" sambung papa Perdy maklum namanya orang yang hanya ingin harta aja.
Mereka mengobrol sampe malam mereka juga menunggu para pelayan mensiapkan makan malam, dah tak lama datang seorang palayak baru baya yaitu Bi sumi yang sudah bekerja lama di keluarga Senjaya sejak Clara kecil sampe besar dia selalu berbakti dalam keluarga itu.
"Nya dan Tuan makan malam nya sudah siap di meja makan" Ucap bi sumi
"Iya bi" Ujar Mama Rianti
Bi sumi pun langsung pergi ke dapur untuk mengerjakan yang lain sebelum waktu istirahat tiba.
"Yaudah kita makan malam saja nanti saja bahas tentang tadi" Ujar Papa Perdy dia bosan dengan topik istrinya itu hanya menanyakan perihal pacar Randy.
__ADS_1
"Yaudah yuk kita langsung ke meja makan" Sambung Mama Rianti
Mereka pun berjalan ke meja makan untuk makan malam.
Seperti dikeluarga Bratama di keluarga Senjaya juga diajarkan untuk tertib tak ada yang bicara bila makan.
Setelah siap makan malam Randy pamit untuk ke kamarnya yangada ada di lantai dua kamar Randy bersampingan dengan Clara.
Bila Clara tak diterima di Keluarga nya tapi dia masih bisa tidur di lantai dua hanya saja dia harus bekerja untuk membuat makan keluarga senjaya dan membereskan yang perlu dibereskan.
"Kamu udah pantau apa yang dia lakukan" Tanya Randy dengan yang di telpon.
"Oke, kerja bagus kamu gak usah pantau lagi dia" Ucap Randy ke si penelpon.
"Lihat rek mu sudah ku kirim atas kerja mu"
"Oke" Ucap Randy mengakhiri obrolan mereka.
"Kamu yang ingin mempertahankan janin itu dan kamu juga yang tanggung semua dan kamu menolak pemberian ku jadi kamu yang memilih menangung nya, dasar wanita" Randy bicara di dalam kamar nya setelah siap ber telpon dengan yang dia telpon tadi.
Dertt.........dert..........dert
HP Jeremy bunyi pertandaa ada yang telpon.
"Kamu Laki-laki pengecut bila kamu ingin bertangung jawab bukan dengan cara kamu menyuruh orang untuk memberi ku uang" Ucap si penelpon
"ahh, kamu emang wanita yang kerasa Kepala dan satu lagi aku sudah memberi uang untuk membiayai hidup mu dengan menggugurkan bayi yang ada di rahim mu itu" Randy melontarkan kata begitu tanpa bersalah.
"Pikir mu dengan aku menerima uang mu dan menggugurkan janin saya Tuhan bisa mengampuni dosa ku... Ah" Ucap si penelpon dia merasa sangat marah dia mengucapkan itu dengan nada kuat dan tinggi.
"Tapi apakah dengan cara hina itu kamu memberi sebuah tanggung Jawab dan satu lagi ingat aku gak ingin membunuh bayi ku yang karna dia ada juga karna kesalahan ku jadi tak ku lakukan itu semua" Ujar Si penelpon
"Dan ingat satu lagi anak itu adalah Anugerah yang indah jadi jangan kamu sekali lagi menyuruh ku untuk menggugurkannya jangan sampe kamu menyesal dengan ucapan mu itu" Sambung si penelpon
"Cih, aku tak akan pernah menyesal masih banyak wanita yang ingin melahirkan keturunan bagi ku, bagi ku Kamu hanya wanita kampung yang tak sebanding dengan diriku untuk bersanding dan menjadi ibu buat anak-anak ku kelak" Randy berkata tanpa bedosa dan tanpa memikirkan orang lain.
Randy langsung mematikan Sambungan telpon itu dia tak ingin melanjutkan lagi obrolan mereka yang ada dia muak.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
NOTE: JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN YANG POSITIF THINKING NYA PARA READERS AKU... TRIMKAS SEMUA YANG SUDAH MAMPIR KE CERITA AKU, DAN SEKALI LAGI MAAF ATAS TYPO-TYPO YANG BANYAK. 😍🙏😘
IG:Ekashn90