
Saat mendengar kata kekasih Risa membuka matanya dia ingin bila yang dia dengar tidak sedang mimpi tapi nyata.
"Ini mimpinya" ujar Risa sambil mencubit tangan Rangga.
"Au, kamu kenapa sih kok cubit aku ini nyata hei... hei sadar" kata Rangga dia heran dengan kelakuan sang kekasih.
"Jadi gini nih kekasih nya datang kesini tapi mendapatkan cubitan kamu" protes Rangga.
"Kamu sih aku tuh khawatir tau gak lihat nih mata aku jadi bengak karena kamu" ujar Risa sambil menunjukkan matanya yang bengak.
Rangga terseyum sendiri melihat tingkah sang kekasih yang sangat mengemaskan bila baru bangun tidur dengan mata bengak karena menangis merindukan dirinya.
"Kenapa senyum senyum sendiri" tanya Risa satu harian dia dilanda kegelisahan sampe membuat matanya bengak.
"Ya, aku tuh senyum karena kamu lucu kalau begini" jawab Rangga sambil mengelus rambut Risa.
"Berarti kamu senyum ketawain aku karena mata bengak aku" ujar Risa dia juga malu menunjukkan muka nya tapi dia sangat merindukan Rangga dia ingin melihat muka Rangga langsung tanpa memperhatikan gimana wajahnya.
"Gak gitu yank, tadi aku tuh senyum karena pacar aku ini lucu bila lagi marah-marah seperti datang tamu bulanan" tutur Rangga dia juga merasa bersalah karena dia membuat Risa menjadi khwatir pada dirinya.
Karena sudah malu Risa kembali pada tidur nya dengan keadaan telungkup menutup semua wajahnya dia sudah malu dengan sang kekasih.
"Kok tidur lagi kamu gak rindu apa sama pacar kamu yang ganteng ini" ujar Rangga
"Yank, hei aku tuh udah jauh-jauh dari Indonesia kesini relain kerjain hanya untuk lepas rindu kepada mu tapi kamu malah tidur" sambung Rangga
"Kamu datang kesini tanpa memberitahu aku membuat aku khwatir gelisah satu harian karena tidak ada kabar dari kamu setelah itu kamu bilang kamu kesini relain kerjaan kamu, Aku gak pernah suruh kamu kesini" dengan isakan Risa mengucapkan setiap kalimat kata dari mulutnya.
Rangga terdiam sejenak emang semua ini salah dia tanpa memberitahu kepada Risa bila dia ke Inggris tapi bila dia memberitahu Risa itu namanya tidak kejutan, Rangga ingin sang kekasih terkejut atas kedatangan dia tapi semua terbalik yang ada pada rencana dia semua gagal tidak ada yang pas pada pikiran Rangga ingin memberi kejutan.
"Gak gitu sayang, aku kesini ingin kasih kamu kejutan karena aku mau lihat ekspresi kamu saat aku tiba-tiba ada di Inggris" jelas Rangga dia tidak mau bila hal kecil menjadi besar.
"Kamu udah lihat ekspresi aku, bahkan kamu ketawain aku lihat mata aku yang bengak" ujar Risa sambil terisak kembali.
Bila urusan membedah dalam kedokteran Rangga jago nya tapi bila hal seperti ini dia bingung ingin mencari cara gimana agar masalah sekecil ini bisa menjadi tidak besar.
"Yaudah aku pulang nih" ancam Rangga hanya satu cara ini yang bisa dia lakukan dia pura-pura mengancam Risa.
"Yaudah sana pulang" ujar Risa walaupun dia ingin memeluk Rangga sudah berapa minggu dia tidak merasakan peluk hangat dari sang kekasih dia sangat merindukan Rangga tapi menurut dia cara Rangga ingin memberi dia suprise salah.
Rangga ingin mengancam Risa tapi dia malah mendapat ujaran yang membuat dia harus melongo tidak tahu lagi apa yang dia lakukan.
__ADS_1
Satu langkah tidak ada sahutan atau pertahanan dua langkah begitu juga sampe diambang pintu tidak ada satu tangan untuk menahan dia agar tidak pergi.
"Jangan lupa tutup kembali pintunya" ucap Risa membuat Rangga semakin melongo dia pikir kekasihnya itu akan menahan dia atau mengatakn kepada dia agar tidak jadi pergi ini malah menyuruh dia agar tidak lupa menutup pintu kembali.
Setelah keluar dari dalam kamar Risa, Rangga tidak langsung turun kebawah tapi dia menungu Risa membuka pintu untuk baikan tapi setelah satu menit dua menit tidak ada respon juga Rangga memilih masuk kedalam kamar lagi.
"Sayang aku tuh gak maksud buat kamu khwatir atau gelisah mikirin aku, Aku juga gak jago untuk hal suprise buat orang spesial bahagia aku tuh tidak seperti pria lain diluar sana yang pande dengan hal membuat hati kekasihnya senang. Maksud aku relain kerjaan bukan berarti kerjaan tuh prioritas tapi aku relain nya banyak yang membutuhkan aku dirumah sakit tapi karena rindu ku kepada diri mu membuat aku datang kesini agar bisa melepas rindu yang paling dalam ini kepada dirimu" setiap tutur kata yang Rangga katakan tulus dari hatinya dia tidak tahu cara apa agar Risa tidak marah dan mereka baikan.
"Tapi bila kamu tidak mau lihat aku peluk aku tidak mengapa karena masih ada hari esok" sambung Rangga dia mengecup rambut Risa jadi posisi Rangga jongkok di depan kasur Risa.
"Tapi janji tidak buat aku gelisah sama khawatir karena nunggu kabar kamu" ujar Risa dia terbangun dari tidurnya dengan menunjukkan jari kelingkingnya untuk membuat janji.
"Janji" ujar Rangga dia langsung memeluk Risa.
"Gini kan enak tidak marah-marah lagi" sambung Rangga
"Kamu udah makan" tanya Rangga
"Udah tapi gak selera" jawab Risa dia masih nyaman dengan posisi di dada Rangga.
"Kamu kenapa belum makan sih yank, nanti maag kamu kambuh gimana" protes Rangga dia tambah meras bersalah karena dirinya membuat Risa tidak selera makan karena ingin menebus kesalahan Rangga pun mengajak Risa untuk keluar mencari makanan.
Dengan mencuci muka dan memakai bedak yang bisa menutupi mata Risa yang bengak, dia tidak ingin orang tuanya tahu dia baru siap nangis apalagi sahabatnya yang bisa dia akan mendapat bully an dari dua wanita itu.
"Iya om aku mau ajak Risa keluar untuk cari udara, sekalian mau pamit juga sama om dan tante" ujar Rangga dia selalu sopan kepada orang tua dia sudah diajar oleh keluarga nya untuk sopan dan displin.
"Yaudah kalian jangan lama lama pulang tidak baik anak perempuan keluar sampe larut malam" ucap papa Risa walaupun negara Inggris negara yang bebas tapi buat tuan Widana bila sudah displin harus displin selalu mau itu di negeri orang atau di negeri sendiri.
"Baik om, kalau begitu kami pamit dulu" ujar Rangga dia dan Risa menyalim mama Risa dan papa Risa dan langsung pergi agar tidak pulang terlalu larut.
Gini nih bila sudah baikan tidak ingat hal konyol yang mereka lewati saat lagi ribut karena hal kecil menjadi besar seperti lautan lebar, Canda lautan......
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
NOTE: JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN SELALU TINGGALKAN JEJAK KALIAN BILA BACA CERITA INI KARENA ITU ADALAH SALAH SATU DUKUNGAN BESAR BUAT OTHOR..... TRIMKAS BANYAK ATAS DUKUNGAN KALIANšāØ
__ADS_1
IG:ekashn90