Pesona Sopir Pribadiku

Pesona Sopir Pribadiku
Chapter 13


__ADS_3

Jangan lupa selalu budayakan like nya ya setelah membaca 😊


HAPPY READING ..


Jam sudah menunjukan pukul dua siang, saat ini terlihat Reno sudah berada diparkiran sekolah elit dimana adik dari sahabatnya tersebut menimba ilmu. Reno sudah berdiri didepan mobil mewah tersebut, dengan gaya yang terlihat sangat keren, membuat beberapa siswi menatap kagum pada sosok pemuda tampan tersebut, namun Reno sesama sekali tak menghiraukan gadis-gadis tersebut, karna fokusnya hanya tertuju pada seorang gadis yang saat itu terlihat sedang berjalan bersama kekasihnya Dion.


'' Hai kak Reno.'' ucap Nina yang tiba-tiba sudah berada dihadapan lelaki yang ditaksirnya itu, entah kapan gadis cantik itu datang Reno juga tidak menyadarinya, mungkin karna terlalu fokus dirinya pada sosok Kanaya, hingga tak menyadari kedatangan Nina.


'' Kak Reno lagi liatin apa sih?'' ucap Nina sambil mengikuti arah pandang pria tersebut yang ternyata tertuju kearah Kanaya sahabatnya, yang saat itu sedang tertawa bersama dengan kekasihnya Dion. Pandangan Nina kembali mengarah pada Reno yang saat itu masih terlihat menatap kearah Kanaya, namun dengan pandangan yang datar.


'' Ada apa kak Reno? kenapa kakak terus melihat kearah Kanaya?'' tanya Nina dengan rasa penasaran yang tinggi


'' Memangnya kenapa jika saya memperhatikan majikan saya, apa itu salah?'' ucap Reno yang tadinya masih memperhatikan Kanaya, kini pandangannya ia alihkan pada sosok gadis cantik berambut pirang yang saat ini berada disebelahnya


'' Ya tidak apa-apa sih kak, hanya sedikit penasaran aja, hehe,,'' Nina tertawa garing merasa bodoh dengan pertanyaannya sendiri.


Sedangkan dari kejauhan Kanaya melihat Reno sedang bersama sahabatnya Nina dan itu membuatnya tidak suka


Astaga tuh anak, gencar banget dekatin tuh supir, apa coba istimewanya dia, kalau hanya modal tampang doang masih banyak kali yang lebih tampan, bahkan lebih kaya.'


Ucapnya dalam hati, padahal dirinya sendiri juga mengagumi sosok tersebut, hanya saja ia terlalu gengsi untuk mengakuinya


Dion menoleh kearah Kanaya yang berada disampingnya karna merasa ucapannya tidak ditanggapi oleh gadis tersebut. Dion pun melihat arah pandang kekasihnya yang tenyata sedang tertuju pada sosok laki-laki yang saat itu terlihat sedang bicara bersama seorang gadis.

__ADS_1


Itu kan sopir Kanaya, dia sedang bersama Nina, apa mereka ada suatu hubungan?


Batin Dion yang juga merasa sedikit penasaran


'' Sayang nanti malam boleh kan aku datang bersama Nina kerumah kamu?'' tanya Dion memastikan, dari awal berpacaran dengan Kanaya dion ingin sekali berkunjung kerumah kekasihnya itu, hanya saja Kanaya selalu menolaknya dengan alasan takut jika Revan marah padanya, sejak saat itu Dion tak pernah lagi punya keinginan untuk datang kesana, walaupun sebenarnya ia sangat ingin,, namun kali ini saat sekali lagi ia mencoba untuk datang kesana, Kanaya langsung mengiyakannya dan tentu saja Dion sangat senang mendengarnya, ya walaupun harus datang bersama Nina, itu tidak masalah baginya, setidaknya dirinya ada kesempatan untuk berkenalan dengan keluarga dari kekasihnya tersebut.


'' Kanaya apa yang kamu lihat sayang?'' ucap Dion membuat Kanaya seketika mengalihkan pandangannya pada sang kekasih.


'' Hah? memangnya apa yang aku lihat?'' ucapnya balik bertanya


'' Sudah lah lupakan saja, Oya jadi gimana, boleh kan nanti malam aku datang kerumah kamu?'' ucap Dion lagi memastikan


'' Hem, tapi kamu harus datang bersama Nina, gk apa-apa kan? itu hanya untuk mengelabui bang Revan agar dia gk curiga sama kamu.'' ucap Kanaya memberi pengertian pada kekasihnya tersebut


Saat ini keduanya sudah berada diparkiran, dan hari ini Dion tidak membawa motor saat sekolah, namun ia membawa mobil nya, karna saat ini motornya sedang berada di bengkel karna sedang di servis.'' Masuk dulu yuk sebentar, ada yang mau aku omongin sama kamu.'' ucap Dion


'' Kenapa harus dimobil sih? kan kalau hanya bicara bisa disini.'' ucap Kanaya dengan tatapan penuh curiga pada kekasihnya, membuat Dion ter gelak saat merasa niatnya sudah terbaca oleh sang kekasih.


'' Aku kangen sayang.'' ucap Dion yang akhirnya berkata jujur, kata kangen yang ia maksud adalah agar dirinya bisa bermesraan dengan kekasihnya itu didalam mobil walaupun hanya sekedar peluk dan saling bersandar satu sama lain, setidaknya itu sudah membuat nya merasa bahagia.


'' Tapi aku sudah ditunggu Di, memangnya kamu gk lihat tuh, sopir aku udah nunggu disana?'' ucap Kanaya sambil menunjuk kearah Reno dengan dagunya, yang saat itu berdiri diujung gebang sekolah.


'' Sebentar aja sayang, lagi pula sepertinya sopir kamu itu gk akan keberatan, toh dia juga sedang asik dengan sahabat kamu.'' ucap Dion dan entah kenapa kalimat tersebut terdengar sangat menyebalkan ditelinga nya.

__ADS_1


'' Iya baiklah, tapi hanya sebentar aja ya?''


' Iya sayang, sebentar juga gk apa kok, asal puas '' ucapnya sambil menggoda, membuat nya langsung mendapatkan pukulan didada bidangnya oleh Kanaya


'' AW sakit sayang.'' ucapnya berpura


'' Rasain.'' sambung Kanaya sambil mengerucutkan bibirnya, membuat Dion langsung mencubit pipi nya karna gemas


'' Dion ih sakit tau.'' protesnya sambil menggerutu.


' Yasudah yuk masuk.'' ajak Dion sambil menarik tangan Kanaya menuju pintu masuk mobil bagian depan.


Sedangkan dari kejauhan Reno yang melihat nona nya masuk kedalam mobil Dion, langsung mengepalkan tangannya


Apa-apaan gadis itu, kenapa dia malah masuk kedalam mobil pemuda itu, apa dia tidak melihat ku yang sejak tadi berdiri disini?


Gerutu nya dalam hati, saat Reno ingin melangkah untuk menyusul Kanaya, Nina langsung menarik tangannya, membuat pria itu langsung melihat kearah lengan nya yang ditarik oleh Nina, menyadari itu dengan cepat Nina pun melepaskan tangannya yang menggenggam lengan Reno


'' Maaf kak Reno, tapi kak Reno mau kemana? sebentar lagi Kanaya juga datang, dan aku rasa kak Reno gk perlu mencarinya '' ucap Nina, membuat Reno langsung melihat dengan tajam kearah gadis tersebut, dan itu membuat Nina sedikit terkejut, walaupun sedikit takut saat melihat tatapan tersebut, namun itu justru semangkin membuat Nina merasa tertantang untuk menaklukan hati sopir dari sahabatnya tersebut.


'' Maksudku mungkin saat ini Kanaya sedang bersama Dion kak, makanya dia sedikit terlambat.'' jelasnya agar Reno mengerti dengan yang ia maksud.


'' Justru akan semangkin terlambat jika saya tidak bertindak dengan cepat.'' ucap Reno ambigu, setelah itu segera melanjutkan langkahnya menuju parkiran dimana saat ini mobil milik Dion berada.

__ADS_1


Next


__ADS_2