
Sedangkan di salah satu cafe terlihat Reno sedang berbicara dengan dua orang wanita, lebih tepatnya hanya satu, sebab satu orang lainnya sejak tadi hanya diam.
'' Reno sayang, mama sangat berharap kamu bisa datang malam ini, mama akan senang sekali jika kamu mau datang.'' ucap wanita tersebut yang tak lain adalah Elina ibu tiri Reno yang hanya beda usia sepuluh tahun darinya, sedangkan wanita yang bersama Elina tak lain adalah keponakannya Diandra, gadis yang rencananya akan ia jodohkan dengan Reno.
Sedangkan didalam sebuah taksi online, terlihat Kanaya masih kesal, terbukti dari ekspresi wajahnya yang masam sejak tadi. Terlihat taksi yang ditumpanginya sedang berhenti dilampu merah, merasa bosan, gadis belia itu pun menatap kesembarang arah dari luar jendela, hingga tanpa sengaja matanya melihat kearah salah satu cafe yang kacanya terlihat transparan, ia bisa melihat beberapa pengunjung yang ada didalam cafe tersebut, salah satunya adalah sopir tampannya Reno.
( Reno, itu kan kak Reno, ngapain dia disana, bersama perempuan lagi, bukannya kerja dan menjemput aku, dia malah asik pacaran.)
Batin nya marah
'' Pak saya berhenti disini saja, ini ongkosnya.'' ucap Kanaya sambil memberikan satu lembar uang pecahan berwarna biru pada sang sopir taksi tersebut.
Setelah turun dari taksi, Kanaya langsung melangkah menuju cafe dimana saat ini Reno berada.'' Lihat saja kau pak sopir, kau akan ku buat malu didepan wanita-wanita mu itu.'' gumamnya merasa geram.
Dengan langkah lebah, gadis itu masuk kedalam cafe, dengan wajah yang memerah menahan amarah, sebenarnya bukan karna telat dijemput saja, namun karna melihat Reno yang tengah asik bersama wanita-wanita itu, setelah sampai didepan meja tersebut, kanaya langsung memanggil sopir tampannya.'' Reno!" panggil Kanaya membuat ketiga orang tersebut langsung menatap kearah Kanaya, yang saat itu berdiri tak jauh dari meja mereka.
'' Nona Kanaya.'' ucapnya kaget, pria itu pun langsung bangkit dari duduknya.
'' Siapa dia Ren?'' ucap Elina yang merasa penasaran
'' Wah-wah-wah, hebat kamu ya, bukannya jemput aku disekolah, ini malah enak-enak pacaran,'' Ucap Kanaya sambil melirik kearah Elina.'' Sama tante-tante lagi.'' Sambungnya, membuat Elina menjadi kesal mendengarnya
'' Eh bocah, maksud kamu apa hah? sebenarnya kamu itu siapa sih? datang-datang marah sama orang.'' ucap Elina tak suka.
'' Maaf tante, saya ini adalah anak dari bos pria yang ada didepan Tante ini, yang seharusnya dijemput disekolah oleh pria ini juga, yang tak lain adalah sopir saya, dan seharusnya dia menjemput saya disekolah tiga puluh menit yang lalu, tapi kenyataannya apa? dia malah enak-enak pacaran disini sama tante-tante.'' ucap Kanaya dengan nada sedikit tinggi membuat beberapa pengunjung menatap kearah mereka.
'' Apa? sopir? maksudnya apa ini Ren? jadi selama ini kamu bekerja sebagai sopir?'' ucap Elina tak percaya, begitu pula dengan Diandra yang tak kalah kaget, pasalnya yang mereka tau jika saat ini Reno tinggal bersama dengan temannya.
__ADS_1
'' Reno, apa benar yang dikatakan oleh gadis kecil ini? kamu bekerja menjadi sopir?'' ucap Elina memastikan
'' Maaf Tante, saya harus pergi dulu,'' ucapnya yang langsung beranjak dari tempat tersebut, lalu melangkah menghampiri Kanaya yang saat itu masih berdiri ditempat yang sama.'' Ayo nona saya akan mengantarkan anda pulang.'' ucapnya yang langsung melanjutkan langkahnya keluar dari cafe tersebut, dan akhirnya mau tak mau Kanaya pun mengikutinya.
Sedangkan Elina dan Diandra masih duduk di cafe yang sama.'' Tante apa maksud semua ini? apa benar yang dikatakan sama anak berseragam tadi, jika Reno adalah seorang sopir?'' ucap Diandra.
'' Entahlah Di, sepertinya Tante akan menanyakan ini terlebih dahulu dengan om kamu.'' ucap Elina, dan yang dimaksud om adalah Anton suaminya, yaitu papa nya Reno.
Sedang kan di parkiran cafe, tepatnya di dalam mobil terlihat Kanaya terus memarahi sopirnya tersebut.'' Kak Reno ini keterlaluan banget ya, sebenarnya kak Reno ini sengaja atau lupa sih hah? aku udah capek nunggu, sampai setengah jam disana panas-panasan, sedangkan kamu disini malah asyik-asyiknya pacaran.'' ucap Kanaya, dan kalimat ini sudah hampir sepuluh kali ia ucapkan.
'' Maaf kan saya nona, saya janji ini tidak akan terulang lagi.'' ucap Reno. Sebenarnya tadi Reno sendiri di cafe itu, untuk meminum secangkir kopi, namun siapa sangka jika dirinya akan bertemu Elina dan Diandra ditempat itu, saat hendak beranjak dari sana, hingga akhirnya mau tak mau Reno harus duduk kembali untuk meladeni sang ibu tiri yang hendak ngobrol bersamanya, walaupun dalam hati ingin sekali rasanya Reno pergi dari tempat itu.
'' Maaf-maaf, dasar playboy, modal tampang doang, sedangkan mobil punya orang yang dipamerin, sekarang ketahuankan? malu akhirnya, kasian banget.'' ucapnya dengan nada mengejek.'
'' Sudah marah-marahnya? apa sekarang kita bisa pergi?'' tanya Reno yang seolah tak sakit hati dengan ucapan Kanaya.
***
Setelah memarkirkan kendaraan, Kanaya bergegas keluar dari mobil, disusul oleh Reno dibelakangnya. Saat memasuki rumah, terlihat kedua orangtua nya berada diruang tamu, yang terlihat sedang berbincang.'' Sayang kamu sudah pulang nak?'' ucap Bu Maya sambil tersenyum pada putrinya
'' Hem.'' hanya itu jawaban yang keluar dari mulut gadis itu, membuat sepasang suami istri tersebut saling pandang.
'' Kamu kenapa sayang? kok wajahnya cemberut gitu?'' ucap Maya sambil membelai rambut Kanaya yang saat itu duduk disampingnya.
'' Tadi ak--,''
'' Selamat siang om, tante,'' sapa Reno yang baru saja masuk kedalam rumah, membuat Kanaya tak lagi meneruskan ucapannya
__ADS_1
'' Eh Ren, Oya kamu jadi gimana? apa kamu mau datang diacara itu?'' ucap Maya, membuat Kanaya yang tadinya duduk sambil menyenderkan kepalanya disandaran sofa, langsung mengalihkan perhatiannya pada Maya, apa lagi saat mendengar bahasa mamanya pada Reno, tidak seperti seorang majikan dan pekerja, lebih seperti seorang ibu yang sedang berbicara pada anaknya.
'' Entahlah tante, saya juga belum tau.'' jawabnya
'' Datang saja, lagian Anton pasti sangat senang jika kamu datang.'' sambung Suryo
Sebenarnya mereka ini membicarakan apa sih? siapa Anton? dan ada acara apa nanti malam?
Batin Kanaya bertanya-tanya
'' Sayang, nanti malam kamu mau ikut gk keacara ulang tahun istrinya teman mama?'' tanya Maya
'' Ulang tahun?''
'' Iya, gimana mau ikut?'' sambung Maya
'' Lihat nanti ya mah, soalnya aku masih ada tugas yang harus diselesaikan.'' jawab Kanaya
'' Oh gitu, yasudah, nanti kalau bisa, kamu kasih tau mama ya sorean, soalnya jam tujuh kita harus sudah berangkat.'' ucap Maya
'' Iya mah, kalau gitu aku kekamar dulu ya? mau ganti baju.'' ucapnya yang langsung beranjak dari duduknya, sebelum pergi, Kanaya sempat melirik sinis kearah Reno, setelah itu ia langsung mengalihkan pandangannya kearah lain.
'' Apa ada masalah dengan gadis itu Reno?'' tanya Suryo saat melihat tatapan kesal Kanaya pada anak dari sahabatnya itu.
'' Saya lupa menjemputnya tadi om, sebab bertemu Tante Elina di cafe, dan dia mengajak saya untuk bicara sebentar, hingga pada akhirnya saya telat buat jemput Kanaya disekolah.'' jawabnya jujur
Next
__ADS_1