Pesona Sopir Pribadiku

Pesona Sopir Pribadiku
Chapter 29


__ADS_3

Saat ini, Kanaya dan kedua orangtuanya sedang dalam perjalanan menuju acara ulang tahun Elina, yang dirayakan disalah satu hotel berbintang.'' Mah sebenarnya siapa sih yang ulang tahun?'' tanya Kanaya yang saat itu berada dikursi penumpang bagian belakang.


'' Istri dari teman kuliah papa dan mamah sayang, bukannya mama sudah jelasin sebelumnya sama kamu?'' ucap Maya


Dua puluh menit kemudian akhirnya mereka sampai di depan hotel dimana acara akan diadakan.'' Wah sepertinya teman mama dan papa itu sangat kaya, sampai pestanya diadakan dihotel mewah seperti ini.'' ucap Kanaya sambil memperhatikan bangunan mewah tersebut.


'' Ya kalau kamu mau, papa juga bisa merayakan ulangtahun mu di gedung ini, apa kamu mau? tahun depan biar kita buat acara nya disini.' ucap Suryo


'' Gk perlu pah, aku tidak suka ulangtahun yang terlalu mewah seperti ini,'' jelasnya. Kanaya memang tidak pernah merayakan acara pesta ulang tahun yang mewah seperti teman-temannya, bukan karna kedua orangtuanya tidak mampu, hanya saja Kanaya memang bukan tipe gadis yang suka berfoya-foya, dan membuang-buang uang untuk urusan yang tidak jelas pikirnya.


' Ayo masuk! nanti akan mama kenalkan sama pemilik acaranya.'' jelas Maya, sambil melangkah masuk kedalam gedung tersebut, disusul oleh Kanaya dibelakang nya.

__ADS_1


Kini ketiganya sudah berada didalam gedung tersebut.'' Wah ternyata sudah banyak tamu yang datang.'' ucap Maya, yang diangguki oleh Suryo suaminya.'' Eh itu mereka ayo pah kita kesana!" ajak Maya yang langsung melangkah kan kakinya, diikuti oleh Suryo dibelakangnya ,sedangkan kan Kanaya sendiri masih terlihat asik melihat-lihat suasana di pesta tersebut, yang bisa dibilang sangat mewah hanya untuk sekedar acara ulang tahun.


'' Apa benar ini pesta ulang tahun? tapi kok seperti acara pernikahan ya? pasti yang mengadakan acara ini orang yang sangat kaya.'' monolog nya, kata-kata yang seolah menyindir sang pemilik. Sementara itu Kanaya sama sekali tidak menyadari jika kedua orangtuanya sudah tidak lagi bersama dengannya.


Sedangkan pak Suryo dan istrinya Maya sedang bersama pak Anton dan Elina sang istri, yang saat ini sedang berulang tahun.


'' Hai Elina selamat ulang tahun ya?'' ucap Maya sambil cipika-cipiki, disambung pak Suryo dengan bersalaman


'' Kalian hanya berdua?'' saya pikir membawa anak-anak.'' sambung Anton pada sahabatnya


'' Ada kok kamu bawa Putri kami Kanaya, tapi dimana tuh anak ya?'' ucap Maya sambil menoleh kiri dan kanan.'' Pah mana Putri kita?'' sambungnya lagi

__ADS_1


'' Loh bukannya tadi ada dibelakang papa ya?'' ucapnya yang juga ikutan bingung


'' Haha,, kalian ini lucu sekali, masa anak perawan bisa hilang, awas loh bisa saya ambil nanti jadi menantu.'' ucap Anton dengan nada candaan


'' Papah gimana sih? kan Reno udah mama jodohkan dengan Diandra, masa mau papa jodohkan lagi dengan anaknya mba Maya dan mas Suryo?'' ucapnya sambil memberengut.


'' Mah, papa kan hanya bercanda, lagian bukannya anak mereka juga masih sekolah, benar kan Maya? Suryo?'' ucap Anton


'' Iya benar tu El, jadi kamu jangan khawatir.'' sambung Maya


'' Ya bukannya gitu mba Maya, aku kan gk enak kalau tiba-tiba membatalkan perjodohan ini, sebab keponakanku itu sangat mencintai Reno.'' ucapnya, sedangkan Maya dan Suryo hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti, namun berbeda halnya dengan Anton yang sebenarnya kurang setuju dengan istrinya tersebut, sebab Reno memutuskan untuk tinggal terpisah dengannya karna tak ingin dijodohkan dengan wanita pilihan ibu tirinya tersebut, Anton sama sekali tidak memiliki kriteria calon menantu idaman khusus, ia menyerah kan semuanya pada Reno, sebab putranya itu yang nantinya akan menjalani hidupnya, yang terpenting wanita itu harus dari keluarga baik-baik.

__ADS_1


Next


__ADS_2