Pesona Sopir Pribadiku

Pesona Sopir Pribadiku
Chapter 21


__ADS_3

Dion menggenggam tangan Kanaya, membuat gadis itu menatap kearahnya.'' Ayo sayang!" ajaknya yang hanya diangguki dengan senyuman oleh sang gadis, setelah itu mereka pun langsung memasuki gedung dimana acara tengah berlangsung, acara ulang tahun yang dirayakan dihotel berbintang dikotanya.


Dion melangkah sambil menggandeng tangan Kanaya, tak jauh dari mereka ada Nina yang sudah menunggu kedatangan keduanya, tentunya bersama Reno si sopir tampan.'' Ternyata kalian datang juga?'' ucap Nina setelah mereka berada dihadapan Nina dan Reno, yang hanya ditanggapi dengan senyum tipis oleh Dion, sedangkan Kanaya terlihat diam saja tanpa ingin menjawab ucapan sahabat nya tersebut. Kanaya melirik Reno yang kebetulan saat itu sedang menatap kearahnya.


'' Ada apa kau melihat ku?'' ucap Kanaya, sambil menatap wajah sang sopir, membuat Nina dan dion langsung menatap kearah Reno


'' Maaf nona, saya tidak tau kalau anda akan pergi keacara ini juga, jika saya tau pasti saya akan menunggu nona.'' ucap Reno dengan wajah datarnya


Coba lihat dia? gk ada rasa bersalahnya sama sekali.


Batin Kanaya


'' Tidak masalah, justru aku sangat berterimakasih sama kamu, sebab aku bisa pergi dengan Dion.'' ucapnya sambil melirik kearah Dion kekasihnya


'' Sudah sebaiknya kita masuk.'' ajak Nina yang diangguki oleh yang lain


Saat ini mereka sudah berada didalam gedung dimana acara sedang berlangsung, ternyata bukan hanya anak remaja saja yang hadir, ada juga sebagian orang dewasa, yang mungkin beberapa kerabat dari pemilik acara tersebut.


'' Tenyata sudah ramai disini.'' ucap Nina, kak Reno kita kesan yuk cari makanan, soalnya aku laper.'' ucap gadis itu sambil merengek


'' Apaan sih loe Nin, kayak gk pernah makan aja.'' ucap Kanaya menyela


'' Bodo, abis nya gue laper, ayo kak temani aku.'' ucap Nina sambil menarik tangan Reno, membuat pria itu terpaksa mengikuti gadis tersebut, membuat Kanaya mengepalkan tangannya karna merasa tidak suka dengan apa yang dilakukan Nina seenaknya pada sopir pribadinya tersebut.


Apaan sih si Nina, maksa-maksa gitu


Batin Kanaya kesal


'' Sayang apa kamu juga laper?'' tiba-tiba suara Dion memecahkan lamunannya

__ADS_1


'' Gk kita kesana saja yuk, temui yang berulang tahun dulu.'' ucap Kanaya sambil tersenyum pada Dion, yang dibalas senyuman pula oleh sang kekasih.


'' Putri selamat ya, kamu cantik sekali malam ini.'' puji Kanaya


'' Makasih Nay, kamu juga sangat cantik, beruntung banget Dion menjadi pacar kamu, padahal sepupu aku naksir berat loh sama kamu.'' ucap gadis yang bernama putri tersebut.


'' Tapi Kanaya sekarang milik gue Put, dan sepupu loe itu gk mungkin ada kesempatan untuk merebut cewek gue.'' ucapnya yakin


'' Haha,, ada yang cemburu, Oya Nay jangan lupa kalau kalian putus kabari gue, biar Abang sepupu gue langsung mengambil tempat nya Dion .'' sambung Putri menggoda.


'' Sialan loe, sampai kapanpun gue gk akan lepasin Kanaya, dia milik gue, dan sampai kapanpun akan tetap jadi milik gue.'' tekannya membuat Kanaya menggelengkan kepala melihat perdebatan keduanya, yang ia tau jika keduanya hanya candaan semata. Dari kejauhan Reno terus memperhatikan nona nya tersebut yang terus digandeng oleh Dion, membuat hatinya sedikit memanas karena melihat kemesraan yang ditunjukan oleh keduanya


'' Nina maaf saya akan ketoilet sebentar.'' ucap Reno, tanpa ada embel-embel dibelakang nya, karna itu ada lah permintaan Nina sendiri, yang ingin Reno memanggilnya tanpa ada sebutan nona dibelakangnya, sebab Nina mengatakan pada Reno jika dirinya bukan anak majikan seperti Kanaya


'' Baiklah, apa mau aku temani?'' goda Nina, yang dibalas hanya dengan senyuman oleh Reno, dari kejauhan Kanaya sempat melihat pria itu tersenyum pada sahabatnya, membuat gadis itu terus mengumpat sopirnya itu dalam hati


Lihatlah dia, terus tersenyum pada Nina


'' Dion aku ke toilet dulu ya?'' ucap Kanaya


'' Ayo biar aku temani,'' jawabnya


'' Gk usah, aku tau kok jalannya


'' Tapi aku memaksa.'' ucap Dion lagi yang tak ingin membiarkan kekasihnya pergi sendirian, ia takut jika Kanaya digoda oleh laki-laki lain, dan ia tak akan biarkan itu terjadi


'' Dion, aku tau jalannya kok, gk usah ditemani.''


'' Aku tau kamu tau jalan ketoilet, hanya saja aku takut kamu lupa jalan kembali dari toilet.'' ucap Dion, membuat gadis itu hanya bisa menggelengkan kepala, seperti biasa, sifat posesif pria itu akan muncul jika ditempat ramai seperti ini.

__ADS_1


'' Sudah jangan banyak mikir, ayo biar aku temani.'' ucap Dion sambil meraih tangan Kanaya dan mulai melangkah kan kakinya.


Saat ini keduanya sudah berada didepan pintu toilet.'' Kamu cukup tunggu disini Di, memangnya kamu mau masuk juga didalam toilet cewek?'' ucap Kanya sambil mendengus.


'' Baiklah, aku akan tunggu disini.'' jawabnya, sambil melangkah sedikit menjauh dari toilet tersebut, tiba-tiba terdengar suara ponsel berdering, Dion pun langsung mengambil ponselnya dari saku celananya. Sementara itu didalam toilet pria, terlihat Reno baru aja selesai mencuci tangannya, setelah mengeringkan tangan, pria itupun langsung keluar dari toilet tersebut, bersamaan itu terlihat Kanaya yang juga baru keluar, karna memang toilet pria dan wanita memiliki jarak yang cukup dekat.


' Nona Kanaya.'' ucapnya dengan suara pelan


Kanaya yang saat itu terlihat sedang merapikan gaunnya seketika menoleh kearah Reno, karna merasa namanya disebut.'' Kak Reno.'' gumamnya yang langsung menghentikan langkahnya. Namun saat Reno hendak melangkah mendekatinya tiba-tiba Dion datang membuat pria itu langsung mengurungkan niatnya


'' Sudah?'' ucap Dion yang diangguki oleh Kanaya, Dion melirik pada Reno.'' kebetulan sekali,'' sambungnya sambil melirik kearah Kanaya


'' Maksud kamu?'' ucap gadis itu


'' Lupakan saja, ayo kita kembali kedalam.'' ajaknya yang langsung meninggalkan Reno disana.


Saat ini Nina dan Reno memutuskan untuk bergabung dengan Kanaya dan Dion, karna permintaan Reno yang ingin menjaga nonanya karna dia wajib untuk itu, dan mau tak mau Nina pun mengiyakannya, walaupun didalam hati ia masih ingin berduaan bersama Reno. Terlihat saat ini mereka sedang menikmati minuman yang ada diatas meja.'' Di, itu minuman apa sih, aku mau coba dong, kayaknya enak.'' ucap Kanaya sambil menunjuk minuman berwarna merah yang ada didalam gelas.


'' Itu bir nona, dan anda tidak bisa boleh minum itu.'' jawab Reno cepat.


'' Ada apa, apa kamu ingin meminumnya?'' tanya Dion


'' Maaf mas Dion, nona Kanaya tidak bisa nimun itu, nanti dia akan mabuk.'' ucap Reno


'' Ini tidak memabukan, kau tau itu.'' ucap Dion pada Reno


'' Benar kak Reno, setau aku minuman yang itu kadar alkohol nya tidak banyak, kalau minum sedikit aku rasa tidak akan membuat mabuk, karna aku juga pernah meminumnya.'' ucap Nina, dan sebenarnya yang dikatakan Nina ada benarnya, hanya tetap saja Reno was-was takut jika nona nya itu kenapa-napa


'' Kamu tenang saja, saya tidak akan mabuk jika hanya minum sedikit.'' ucapnya sambil melirik kearah Reno, setelahnya langsung mengambil gelas yang berisi minuman tersebut, lalu meneguknya hingga tandas.

__ADS_1


Next


__ADS_2