Posesif Daddy

Posesif Daddy
lamaran


__ADS_3

Violet duduk di depan teras rumahnya ia sedang bosan karena sudah sebulan ini ia hanya diam di rumah menunggu Regan pulang kerja sesekali Agra datang hanya untuk mengajak Violet jalan jalan karena mereka sudah lulus dan Agra tidak berniat untuk kuliah karena ia sudah memiliki janji pada seseorang yang harus ia tepati


Violet mendengar suara motor ia langsung berjalan menuju gerbang dan terlihat regan yang tengah membawa martabak pesanan Violet tadi pagi "asikkk martabak..." Regan memberikan kresek itu pada Violet dan memarkirkan motornya di garasi motor lalu menyusul violet ke dalam rumah saat sudah masuk Violet langsung membuka martabaknya dan menyantapnya dengan lahap "enakk banget kak ayo makan bareng" Regan menggeleng "kakak harus mandi Vi kamu aja yang makan" Violet lupa jika kakaknya akan mandi terlebih dahulu saat pulang kerja bukannya makan, Violet menggeleng lalu menyimpan kembali martabak yang ada di tangannya "kita makannya bareng aja" ujar Violet lalu Regan tersenyum dan berjalan menuju kamar mandi setelah Regan mandi ia turun dan melihat Violet yang tengah minum jus jeruk sembari menonton TV Regan pun duduk di samping Violet "nih kak makan martabak dulu" Violet menggeser martabak itu ke hadapan Regan dan Regan menggeleng lalu meraih tangan kiri Violet yang sedang menganggur "kamu ikut kakak nanti malam kita akan pergi ke ulang tahun perusahaan ayahnya agra" ujar Regan dan Violet ia ragu untuk ikut tapi karena yang mengajak Regan ia pun mengangguk


¶∆¶


Agra berdiri di depan pintu ia menunggu Violet yang belum juga datang sekarang Agra memakai jas hitam yang sangat cocok dipakainya membuat ketampanannya semakin mantap :v agra membenarkan bagian tangannya yang memperlihatkan kameja putihnya dan tanpa Agra sadari Violet tengah berdiri di depan Agra dengan senyumnya yang sangat manis "hai?" Sapa Violet dan Agra mendongak ia tak bisa mengedipkan matanya Violet sangat cantik malam ini gaunnya yang berwarna hitam senada dengan jas yang Agra pakai walaupun memang gaun itu Agra yang menyiapkan tapi ia tak menyangka bahwa Violet semakin imut dengan gaun itu rambutnya yang di ikat dan di gulung menambah kesan keeleganan seorang Violet "ekhem.." tiba tiba Regan terbatuk ia menyadari akan Agra yang menatap Violet "a..eh.. kak kenapa lama aku udah nunggu lama" ujar agra pada Regan yang memakai jas berwarna navy "kamu tau jika wanita berdandan akan memakan waktu yang sangat lama" ujar Regan dengan melirik Violet yang blusing karena Violet berdandan sangat lama supaya Agra terkesan dengan penampilan Violet "tapi ini sebanding dengan hasilnya kak Violet sangat cantik" oke Violet semakin blusing karena pujian dari Agra "kakak masuk dulu oke soalnya kakak jadi nyamuk disini" Regan pergi masuk ke dalam hotel menyapa sang pemilik perusahaan sekaligus atasannya"apaansih Agra kalo ngomong suka ngaco" Agra mendekatkan wajahnya pada wajah Violet yang sedang menunduk lalu Agra menarik dagu Violet agar menatapnya "apakah aku terlihat berbohong?" Violet menggeleng jantungnya berdegup kencang saat ini "you are so beautiful" Agra menyodorkan tangannya agar agra menggandeng tangan Violet dan mereka pun masuk ke dalam bertemu Rini dan Dion yang sedang berbincang dengan Regan

__ADS_1


"Ya ampun Vi kamu sangat cantik malam ini mama sampai pangling sayang" ujar Rini dan memeluk Violet "makasih ma:) mama juga cantik" ujar Violet dengan senyumnya "yaudah sekarang kita ke sana ke temen² mama oke biarkan aja para lelaki ini membicarakan pekerjaan" ujar Rini dan menggandeng Violet menuju teman²nya yang sedang mengobrol dengan bangganya Rini memperkenalkan Violet pada temannya di sana dan betapa senangnya Violet saat mendapati perlakuan Rini kembali karena ia sangat merindukan sosok seorang ibu "ya ampun Rin dia sangat menggemaskan" ujar salah satu teman Rini "tentu saja betapa beruntungnya Agra dan sebentar lagi aku akan mendapatkan menantu" ujar Rini dengan bahagian dan Violet masih mencerna kata-kata Rini barusan menantu? Siapa? Violet? Benarkah?


Semua acara hampir selsai ucapan terima kasih dari Dion sudah ia ucapkan dan sekarang Agra mengambil alih acara semua orang yang berada di sana menatap Agra "disini saya hanya ingin mengatakan isi hati saya" ujar Agra dan Violet menatap heran Agra yang tiba tiba berbicara di mikrofon "saya ingin mengungkapkan bahwa saya mencintai seseorang yang telah mengubah hidup saya membuat saya mengerti apa arti keluarga" Violet masih diam ia masih belum tau bahwa kata kata itu untuknya "saya ingin mengatakan bahwa saya mencintai kamu, Violet caramellen" alhasil semua bersorak Violet menutup mulutnya tak percaya apakah ini mimpi? Ya Tuhan jangan bangunkan Violet jika ini memang mimpi lampu menerangi Violet dari atas semua mata tertuju pada Violet perlahan Agra berjalan mendekati Violet dengan lampu terang dari atas yang mengikuti langkahnya setelah Agra berdiri di hadapan Violet ia mengeluarkan cincin berlian di sakunya sontak semua bersorak kembali Violet sangat bahagia ia sangat senang dengan apa yang telah Agra lakukan "Will you marry me?" Ya Tuhan terima kasih telah mendatangkan kebahagiaan untuk Violet terima kasih telah mendatangkan Agra di hidup Violet dan Violet pun mengangguk "ya Agra Vi mau Vi mau!.." Agra memasangkan cincin berlian itu di jari Violet lalu Violet memeluk Agra sangat erat "i love u Violet" Agra melepas pelukan mereka lalu mencium bibir Violet dengan sangat lembut walaupun Violet terkejut dengan ciuman itu perlahan ia membalasnya dan lumayan pun terjadi semua yang ada di dalam sana bertepuk tangan apalagi Rini dan Dion yang sangat senang karena sebentar lagi mereka akan mendapatkan cucu_-


"Pah bagusnya nikahnya kapan nih?" Tanya Rini pada Dion disampingnya "kalo bisa sih besok aja" oke Rini menatap datar wajah suaminya "kecepatan lah pa" Dion terkekeh melihat wajah istrinya yang seperti itu "kita tanya agra dulu ma" Rini pun mengangguk paham dan masih melihat Violet dan Agra yang sedang berpelukan


Agra memeluk Violet sembari duduk di kursi taman sejujurnya tadi ia sangat gugup tapi saat melihat Violet kegugupannya berguguran ia menjadi semakin berani karena ini demi masa depannya "Vi seneng banget makasih Agra" ujar Violet menatap wajah tampan Agra "nggak Vi aku yang berterima kasih karena kamu udah hadir di hidup aku" seketika senyum Violet memudar wajahnya menunduk "hei kamu kenapa Vi?" Violet teringat akan Dave bagaimana jika Dave datang lagi "bagaimana dengan kak Dave?" Agra tersenyum lalu mengusap puncak kepala violet "kamu gak perlu takut perusahaan Dave sekarang sedang turun ia pasti tak ada waktu untuk memikirkan kita dan papa juga sedang berusaha menghancurkan perusahaan Dave sekarang kamu hanya perlu bersiap untuk pernikahan kita" ujar Agra dan Violet mengangguk lalu kembali menyimpan kepalnya di ceruk leher Agra dan Agra pun sesekali mencium rambut violet dengan lembut "kamu tau Vi? Dave memiliki perusahaan yang bernama PT V" Violet menggangguk ia tau karena perusahaan itu di dirikan Dave untuk Violet "kita hancurkan PT V dan kita akan bangun kembali perusahaan kita dan akan aku beri nama PT AVI" Violet mengangguk kembali -dibacanya api oke -_0

__ADS_1


"Sialan!.." Dave memukul kaca di kamarnya ia sangat marah akan perusahaan Aditama yang membuat salah satu perusahannya terpuruk "tapi kenapa tuan semarah ini? Perusahaan tuan masih banyak yang lebih besar" ujar leo di belakang Dave sangat bodoh leo berbicara seperti itu karena perusahaan ini adalah perusahaan yang di beri nama PT V perusahaan yang Violet sangat sukai sangat elegan itulah kenapa Dave mempertahankannya PT V Dave berbalik menghadap Leo dengan satu bogeman Leo tersungkur ke lantai "jika kamu tidak tau apa apa jangan pernah berani untuk berbicara!!.." leo mengangguk paham lalu mencoba untuk berdiri "pergi!.." perintah Dave dan leo pun pergi sembari memegangi pipinya yang sobek 'shit' umpat Leo yang belum sepenuhnya tau tentang kehidupan Dave


______$__&___________________________


***kalian tim mana !??!


#Viagra

__ADS_1


#Vidave**


__ADS_2