Posesif Daddy

Posesif Daddy
awal kehancuran


__ADS_3

Setelah kejadian itu Violet pun akhirnya boleh dipulangkan dengan bantuannya Dave memapah Violet masuk ke dalam kamarnya mendudukan Violet di atas ranjang setelah itu membantu Violet untuk berbaring "Dave.. Vi mau susu..." Ujar Violet karena tenggorokan nya kering "baiklah tunggu sebentar.." Dave menuruni tangga ini aneh kenapa para bawahannya terasa asing walaupun sekian banyak bawahannya ia pasti ingat jika ada yang berlaku lalang untuk berjaga "kamu!! Kemari.." ujar Dave memerintah "iya tuan ada perlu apa" Dave melipat kedua tangannya "wajahmu terlihat asing apakah kamu anak baru yang nyonya masukan kemarin?.." tanya Dave menaikan satu halisnya "i..iya tuan" Dave mengangguk lalu melihat sekitarnya "pergilah" Dave berbalik kembali naik ke kamar Violet satu hal yang membuat Dave yakin dengan bawahannya tadi bahwa Violet tak pernah memasukan pengawal baru


Ceklek..


"Loh susunya Mana?.." Dave mendekat dengan tergesa-gesa "ada apa?.." tanya Violet "rumah kita sudah tidak aman... Para bawahanku semua mati dan rumah ini sudah dikuasai kita harus pergi..." Violet mengerutkan keningnya "pergi kemana?..."


Tok... tok..


Ketukan pintu membuat semuanya hening "sstt.." ujar Dave pada Violet yang dibalas anggukan "siapa?!!" Tanya Dave berusaha tenang "ini saya tuan.." itu suara leo "ada apa?!" Tanya Dave mulai curiga dengan semua ini "saya hanya ingin sesuatu.." Ujarnya dengan smirk di balik pintu "nanti saja!!" Ujar Dave

__ADS_1


Brakk!!..


Pintu di dobrak keras oleh leo "apa-apaan tuan ini?!!" Itu pertanyaan yang Leo lontarkan "saya sudah tidak bisa menunggu!.." leo mengambil senjata api di dalam jasnya ia mengambil dua pistol Magnum yang langsung mengarah ke arah Dave dan juga ke arah Violet "berlutut lah tuan.." ujar Dave seolah ia sudah bisa mengontrol seorang Dave "apa yang kamu mau?" Ujar Dave dengan dingin ia berjalan mendekati Leo kedua tangannya ia masukan ke dalam saku celana wajahnya dingin tatapannya tajam seolah berkata Bernai sekali kamu menodongkan senjata pada wanitaku "berhenti disana!!" Ujar leo mulai takut "aku sudah curiga saat kau menyuruh Violet agar aku pergi dari sisinya lalu saat aku melihat rekaman yang kau perlihatkan itu pun sangat mencurigakan karena dimana aku melihat jari yang menempel pada leher istriku dan satu lagi jangan karena rumah ini penuh oleh bawahanmu aku akan takut kau salah ayolah leo bahkan aku belum memukulmu tapi kau sudah berkeringat dingin seorang pecundang sepertimu ingin menjatuhkan ku?.... HAHAHAHA!.... Lucu sekali!!" Dave mengambil kedua pistol yang leo pegang dengan kecepatan yang sungguh cepat bahkan Violet saja yang tak berkedip tak melihatnya "berani sekali kau menodongkan pistol ini ke arah Violet!!" Dave mengarahkan pistolnya pada kepala leo tapi jika ia menembak leo otomatis bawahannya Leo akan menyerangnya "hm baiklah!!"


"Tu..tuan aku bisa jelaskan~"


Dor!..


Cup

__ADS_1


Dave mengecup kening Violet Dave berbalik menatap para wajah yang menatap tajam dirinya Dave melepas jasnya ia melemparkannya sembarang arah menggulung tangan kamejanya sampai siku pistol yang ia ambil dari leo sudah bersiap untuk melepas pelatuknya dan dor.. dor.. tembakan dimana-mana darah mengotori seluruh rumahnya Violet merasakan bau amis di hidungnya ia takut tapi dengan penutup mata dan headset yang mengeluarkan musik keras ini ia bisa tenang tak mendengar teriakan dan juga tak melihat pembantaian yang sedang Dave lakukan "kalian semua bodoh... Membangunkan macan tidur huh suami Vi itu jago berantem!.." ujar Violet sedikit berbisik


Brak


Dave membanting tubuh yang tadi memukulnya dari belakang ia emosi ada setetes darah di pipi Violet dan itu darah orang yang tadi memukulnya dari belakang Dave menginjak wajah lelaki tersebut "ampun tuan... Ampun...." Ujarnya memohon ampun dan lihat semua sudah mati hanya tinggal ia seorang saja "kau mengotori wajah istriku!!" Ujar Dave dengan dingin "HAHAHA!.." Dave tak terkejut dengan lelaki di bawahnya ini ia yakin jika lelaki ini sudah gak ada harapan untuk hidup dengan begitu lelaki itu pasti akan membuat kesal Dave "kau jelek!! Tak pantas dengan wanita seimut dia!!... Kau hanya akan membuat sengsara wanita itu!!!..." Penempatan kata yang salah oke Dave menaikan kakinya tangannya mengepal erat pistol di genggamannya ia menginjak kasar kepala lelaki tersebut Dave menembak bagian dadanya ia mnehu Jak kembali wajahnya hingga hancur tak berbentuk perkataan lelaki tadi sangat tidak benar Dave itu tampan dan ia pantas dengan Violet satu hal lagi Dave akan melindungi Violet ia Takan membuat Violet dalam kesusahan Dave menghampiri Violet ia mengelus wajah Violet mengusap darah di pipi Violet "ahkk!.. kamu siapa?!.." tanya Violet terlihat takut membuat Dave tersenyum Dave membuka headset nya tapi ia tidak membuka penutup mata Violet ia tak ingin Violet melihat kekacauan ini "jangan dibuka oke... Kita pergi..." Dave menggendong Violet ala bridal style menuju mobilnya ia melakukan mobil itu entah kemana yang terpenting ia harus pergi Dave membuka penutup mata Violet "kita mau kemana?.." tanya Violet melihat jalanan "Dave bagaimana dengan Anne..." Ujar Violet khawatir Dave tak menjawab bagaimanapun Anne pasti sudah mati "semua akan baik-baik saja sayang..."


Dave mengambil handphonenya yang berdering ia melihat nomor tidak dikenal mengirim sebuah foto "sialan!!" Ujar Dave setelah melihat foto dimana Regan dan Alena tengah terikat di kursi dan Regan yang tidak sadarkan diri Regan pasti melawan oleh sebab itu ada luka di keningnya "Dave kenapa putar balik?" Dave memegang tangan Violet yang dingin ia takut jika kandungan Violet kenapa-napa ia tak ingin Violet terluka apalagi anaknya


Dave memarkirkan mobilnya di garasi di luar terlihat sangat sepi tapi entah jika Dave sudah masuk ke dalam "dengar sayang... Kunci mobilnya jangan pernah keluar dari mobil ini dan jika ada yang memaksa ingin masuk jangan di buka oke..." Dave melepas sabuk pengamannya "nggak.. Dave mau kemana?" Violet mulai berkaca-kaca "semuanya akan baik-baik saja.." Dave mengusap tangan Violet ia yakin siapapun Takan pernah memecahkan kaca mobilnya ia sudah memodifikasi mobilnya agar tidak bisa dirusak "jaga diri baik-baik aku akan kembali secepatnya..." Dave mengecup perut Violet lalu membuka pintu mobil ia menutupnya mengetuk pintu mobil agar Violet menguncinya lalu berbalik ia melirik kayu panjang di tanah karena pelurunya habis ia akan menggunakan benda keras ini

__ADS_1


Violet hanya bisa diam ia menutup telinganya saat mendengar suara tembakan ia tak yakin jika itu Dave semoga saja Dave selamat


Tok..tok ketukan di kaca mobil membuat Violet semakin ketakutan


__ADS_2