Posesif Daddy

Posesif Daddy
siapa?


__ADS_3

Betapa bahagianya Regan setelah menikah dengan alena mereka membeli rumah mewah di ibukota dan setelah beberapa hari tinggal disana Regan sudah membicarakan akan mencari Violet kembali tapi Alena melarangnya karena seharusnya mereka masih berbulan madu beruda dan dengan terpaksa Regan harus menuruti kemauan Alena karena setelah itu alena akan mau pergi mencari Violet bersama


Pendekatan terus sindy lakukan pada Agra tapi Agra tak pernah melirik sindy dan lebih soalnya Agra tak bisa menolak pertunangan ini karena Rini mengancam akan cerai dengan Dion jika Agra menolak perjodohannya dan agra tak ingin itu terjadi mungkin Agra akan mencoba mengiklaskan Violet

__ADS_1


"Sialan!!... Mengapa kau tidak menghubungiku dari tadi?!!..." Anne menunduk takut walupun ia sudah mengatakan alasannya ia tak memberi tahu dav sendari tapi tapi Dave tetap saja marah "cari dia jika kamu tidak bisa menemukannya maka akan ku pertemukan kamu dengan ajalmu mengerti?" Anne mengangguk lalu Dave berbalik dan berjalan menuju mobilnya "cari!.." bentak Dave dan Leo mengangguk lalu pergi bersama puluhan orang di belakangnya


Violet menuruni tangga kecil yang menyatu dengan nada pesawat ia melirik sekitar rasanya sangat asing tapi ia seperti pernah kesini "dimana ini?.." tanya Violet pada Felicia di sampingnya "ini Indonesia Vi tempat kelahiranmu..." Violet mengangguk lalu mereka masuk ke dalam mobil Felicia heran mengapa Violet tidak berekspresi saat ia bawa ke Indonesia

__ADS_1


Mereka berdua masuk menyelinap ke dalam rumah mewah tersebut berjalan tanpa mengeluarkan suara sedikitpun "apa kau membohongi ku? Kau bilang kau anak mafia tapi kau ingin merampok rumah ini.." Felicia memutar mata malas ternyata Violet lebih menyebalkan daripada Dave "ikut saja..." Violet mengangguk dan mereka sampai di sebuah kamar dengan dua penghuni sepasang kekasih yang tengah tidur dengan lelap Felicia berdiri di samping lelaki tersebut dan mengeluarkan suntikan "apakah tidak ada cara sadis lainnya?..." Felicia mengerutkan keningnya bingung "apa maksudmu?.." tanya Felicia memberhentikan kegiatannya "kau ingin membunuhnya bukan?.." oke. Ingin rasanya felicia memukul kepala Violet tapi ia tahan Felicia menyuntikan suntikan tersebut dan menyimpan Kembali ke dalam sakunya "lihatlah baik-baik siapa orang di hadapanmu..." Violet mendekat menatap lekat wajah orang yang sedang tertidur di hadapannya rasanya menyenangkan ada apa ini Violet seperti ingin menangis perasaan rindu dan bahagia bercampur aduk tapi Violet tak ingat dengan pria di hadapannya "Vi?..." Violet dan Felicia kaget saat melihat seorang wanita yang sedang tidur di samping pria yang sudah Felicia bius terbangun "apa?... Apakah aku sangat terkenal disini kau siapa?..." Tanya Violet membuat Alena bingung Alena melirik Regan dan berusaha membangunkan Regan tapi Regan tak kunjung sadar "apa yang kamu lakukan pada Regan?!..." Violet melirik Felicia "siapa wanita bodoh ini?..." Tanya Violet dengan heran membuat Felicia ingin sekali memukul wajah imutnya "dia kakak iparmu bodoh!.." Violet mengangguk lalu melirik Alena "hai kakak ipar apa kabarmu..." Ujar Violet dengan tersenyum manis "baiklah sudah cukup mari kita selesaikan sekarang juga..." Ujar Felicia mendekati Alena dan memegang kedua tanga alena "lepaskan!.." Felicia mengambil suntikan di dalam kantungnya dan melemparnya pada Violet "cepatlah tenaganya sangat kuat!.." Violet mengangguk mengerti lalu menyuntikan Alena obat bius yang langsung Alena pun tertidur "apakah kau ingin mengatakan sesuatu sebelum pergi?.." Violet melirik Regan "tidak" ujar Violet dengan tegas "benarkah?.." tanya Felicia memastikan "Felicia kau membuang waktuku lagi!.." ujar Violet mulai emosi Felicia mengambil selembar kertas yang ada di sakunya lalu ia mengambil bolpoin di saku kanannya "cepat tulis sesuatu untuknya.." ujar Felicia pada Violet "tulis dengan benar dan oh iya mereka baru saja menikah lima hari yang lalu" ujar Alena pada Violet yang belum juga menulis satu katapun "siapa namanya?.." tanya Violet lupa dengan seseorang di hadapannya "dia Regan bodoh dia kakakmu bagaimana kau bisa lupa!..." Felicia mulai emosi dengan Violet "sudah mari pergi!.. kau selalu membuang waktuku!.." ujar Violet menaruh kertas itu di atas laci "baiklah-baiklah kau emosian sekali.." dan mereka pun pergi meninggalkan rumah Regan


"Kita akan kemana?.." tanya Violet penasaran "membuat dirimu menjadi menjadi wanita keren!.." ujar Felicia dan Violet memalingkan wajahnya tak ingin berbicara lebih banyak dengan Felicia

__ADS_1


"Ada pesawat pribadi terbang ke Indonesia tadi sore..." Ujar leo dan Dave membuang nafas kasar "wanita sialan!.." ujar Dave penuh emosi "apa kita datangi tuang Georgio?..." Tanya leo dan Dave tak yakin jika harus mendatangi pemimpin mafia sekarang apalagi Blackobra tengah menjulang tinggi pasti banyak yang melindungi Blackobra maka dari itu Felicia berani menculik Violet "tidak. Terus cari!!.." leo mengangguk lalu pergi meninggalkan Dave yang hampir frustasi


__ADS_2