
Sebulan berlalu dan Violet tengah duduk di depan teras pemandangan yang indah bunga-bunga kecil yang tumbuh di sekitar jalan dan dedaunan yang menghiasi taman membuat Violet betah di rumah barunya,ya Violet tidak tinggal bersama Dave lagi dan Sekarang ia tinggal bersama Anne maid kepercayaan Dave "nona mari masuk saya sudah buatkan coklat dingin untuk anda...." Violet tersenyum dan berdiri ia berjalan menuju ruang tengah dan duduk menghadap TV setelah sarapan dan duduk di teras Violet akan langsung Anne tanya tentang Dave karena Dave tak ingin Violet lupa dirinya "nona.. tuan besar menanyakan kabar anda..." Violet melirik Anne yang sedang tersenyum ramah padanya Anne tau jika Violet sedang merasa marah atau sedih ia akan melukai dirinya sendiri "seperti biasa Vi baik dan bosan..." Anne tak pernah jauh dari Violet karena setelah Dave menceritakan apa yang terjadi sebulan lalu Anne sangat terkejut dan akan selalu mengawasi Violet dan Takan jauh dari Violet "maaf nona tapi kita tidak bisa keluar..." Ujar Anne karena Dave tak pernah memberi izin mereka untuk sekedar menghirup udara segar di luar "ya.."
Felicia berjalan dengan langkah yang cepat setelah sebulan ini mencari keberadaan Violet akhirnya ia menemukan rumah yang Violet tepati tak lupa dengan belasan bodyguard di belakangnya Felicia mengetuk pintu dengan beruntun
Toktoktotkok...
__ADS_1
Anne melirik pintu ia berjalan dan membuka pintu ia sangat terkejut dengan Felicia dan belasan bodyguard di belakangnya Felicia tersenyum "Dimana Violet?!.." tanya Felicia dan Anne menggeleng ia tak mau jika nona mudanya kenapa Napa "nona sedang keluar..." Felicia tidak bodoh ia mendorong Anne dan dengan cepat dua bodyguard nya memegangi Anne "nona Felicia!.. lepaskan saya!!.." Felicia berjalan menuju ruang tengah tapi tidak menemukan Violet dan saat felicia membuka salah satu kamar ia melihat Violet yang sedang duduk menghadap jendela kamarnya dan dengan tatapan kosong dengan ragu Felicia berjalan mendekati Violet "ada apa?.." tanya Violet dengan tenang tanpa melirik Felicia "Violet? Apakah ini kamu?" Tanya Felicia karena setahu Felicia Violet pasti akan ketakutan jika merasa terancam seperti ini jangan katakan bagaimana Felicia bisa tahu karena mata matanya banyak "ya, jangan lukai Anne" Violet melirik Felicia membuat Felicia bergidik karena tatapan dingin Violet "aku hanya ingin berbicara denganmu.." ujar Felicia dengan ramah karena Felicia hanya ingin membicarakan keluarga Violet agar Violet mengingat semuanya dan pergi dari hidup Dave "baiklah..." Violet berusaha berdiri tapi tak bisa kepalanya sangat pusing "akh.." dengan cepat Felicia mendekat dan memegangi tangan Violet agar tidak terjatuh "kamu oke?.." tanya Felicia dan Violet mengangguk "maaf merepotkan tapi bisakah kamu memapahku?.." Felicia mengangguk dan memapah Violet dengan hati-hati berjalan keluar kamarnya "nona?!.." teriak Anne dan berusaha lepas dari cengkraman kedua orang berbadan besar itu "tak apa Anne Vi akan segera kembali..." Felicia membantu Violet berjalan keluar rumah lalu memasukan Violet ke dalam mobil dan mereka pun pergi
"Ya Tuhan bagaimana jika nona kenapa Napa..." Anne tak bisa tenang ia terus berdoa agar Violet kembali dengan selamat karena jika Anne memberi tahu Dave jika Violet di culik felicia mengancam Anne akan membunuh Violet
Cafe ini begitu sepi hanya ada Violet dan Felicia saja di dalamnya sedang kan di luar cafe hanya ada para bodyguard Felicia "apakah sakitmu itu sudah lama?.." tanya felicia memecahkan keheningan "tidak juga ini akan kambuh jika semalam aku tidak tidur dan sekarang sudah membaik...." Felicia mengangguk paham "apakah aku boleh bertanya sesuatu yang beruntun padamu?.." tanya Violet dan Felicia mengangguk "siapa namamu? Apakah kita pernah bertemu? Mengapa kamu bisa tahu namaku? Dan satu lagi siapa kamu?.." Felicia tertawa kecil karena pertanyaan beruntun dari Violet ternyata Violet sangat menarik "baiklah nona Violet aku akan menjawabnya pertama namaku Felicia Georgio kedua ya, kita pernah bertemu tidak-tidak kamu pernah melihatku saat Dave dan aku sedang berpelukan ketiga aku tahu namamu karena tunanganmu adalah orang yang kucintai dan terakhir aku anak dari seorang pemimpin mafia yang semua orang tau Georgio sang pemimpin Blackobra.." Violet meneguk teh di hadapannya membuat Felicia heran "apakah kamus gak takut aku bunuh? Aku baru saja memberi tahu kamu jika aku anak dari pemimpin mafia.." Violet tersenyum dan menyimpan tehnya kembali "jika boleh jujur bahkan aku tidak ingat pernah melihatmu berpelukan dengan tunanganku dan untuk apa aku takut padamu?..." Felicia pasti salah menangkap orang ini pasti bukan Violet ini pasti kembarannya "apa kamu bisa bela diri?.." Violet menggeleng "atau kamu bisa menggunakan senjata?.." Violet menggeleng kembali membuat Felicia heran mengapa Violet mempunyai keberanian tanpa adanya kemampuan seperti ini "lalu mengapa kamu tidak takut?.." terlihat halis Violet yang mulai mengkerut "tak takut aku sakiti?.." Violet mengambil tehnya dengan kasar dan melemparnya ke sembarang arah membuat Felicia menjadi takut "kamu hanya membuang waktuku pertanyaan mu tidak penting felicia bukannya kamu ingin berbicara hal penting denganku dan jika kamu bertanya mengapa aku tidak takut itu karena aku memang ingin mati!!.."
__ADS_1
Ini sudah sore tapi Violet belum juga pulang Anne mengambil handphonenya dan mencari kontak Dave
"Tuan besar nona dibawa oleh nona Felicia!.." ujar Anne dengan takut
"Sialan!.."
__ADS_1
Tuuttt
Anne menatap takut handphone yang ia genggam bisa saja Dave membunuhnya ia harus bagaimana seharusnya ia mengejar Violet bukannya berdiri di depan teras