Posesif Daddy

Posesif Daddy
jalan tol


__ADS_3

Agra menunggu Regan pulang setelah itu baru ia akan pulang "Vi?" Panggil Agra pada Violet di pelukannya tapi tak ada sahutan Violet pasti lelah ia pasti tertidur Agra melirik telpon rumah ia teringat tentang Dave lebih tepatnya ancaman Dave karena lelah Agra pun ikut berbaring di sofa dengan Violet di pelukannya dan Agra pun menyusul Violet ke alam mimpi


"Agra?" Panggil Regan dan Agra pun bangun dengan Violet yang masih tertidur di pelukannya "iya kak ada apa?" Tanya Agra dan ia bangun membenarkan posisi Violet dan menidurkan Violet di sofa "pulang lah ini sudah malam kakak tau kamu lelah" ujar Regan dan Agra mengangguk lalu pamit untuk pulang karena supir pribadinya Agra tadi sudah di suruh pulang duluan jadi Agra akan mengendarai mobilnya yang ia tinggalkan tadi pagi dan bau Pesing sangat menyengat di hidung Agra "bau banget dasar wanita gila" umpat Agra lalu masuk ke dalam mobil Agra mengendarai mobil dengan kecepatan normal Agra memasuki jalan tol Agra lelah ingin segera tidur ia menambah kecepatannya tapi ada yang aneh Agra tidak bisa berhenti!.. mobil yang Agra kendarai remnya blong!.. Agra berusaha untuk tenang Agra mencoba kembali remnya dan tetap sama remnya blong apakah ulah wanita gila itu? Tidak mungkin Agra yakin untuk membuka tutup mesinnya saja wanita itu Takan bisa tapi ulah siapa ini ya Tuhan sekarang Agra panik Agra mengklakson mobil yang menghalanginya dan Agra tidak ingin melukai siapapun ia harus bagaimana Agra mengambil handphonenya ia mencari kontak rumah Violet entah mengapa yang ada di benak Agra saat ini Violet apakah ini akhir dari hidup Agra?!


Violet terbangun saat telpon berdering dengan malas Violet berjalan menuju telpon lalu mengangkatnya


"Halo?"


"Vi?! Ini aku Agra sekarang remku blong Vi"

__ADS_1


Violet panik ia takut Agra kenapa Napa Violet mulai berkaca-kaca


"Ka-kamu dimana?!"


"Jalan tol Vi"


Violet harus apa ia takut ia juga bisa merasakan suara Agra yang sedang ketakutan dan Violet merasakan jantungnya berhenti sesaat saat mendengar teriakan Agra dan hantaman keras di telponnya


"Agra? Agra kamu disana kan?! Agra!!.." Violet melempar telponnya ia berlari menaiki tangga dan langsung membuka pintu kamar regan dan terlihat regan yang sudah beres mandi dan tengah memakai pakaiannya "Vi itu gak so~" Violet Langsung menghampiri Regan dengan wajah cemas "Agra kak!.. Agra kecelakaan remnya blong ayo kita tolong Agra!.." Regan terkejut dengan pernyataan Violet baru beberapa menit ia bertemu Agra "jangan bercanda Vi" ujar Regan memakai kaosnya "Vi serius kak hikss... Ayo kita tolong Agra kak hikss.." Regan menatap Violet ia mengambil kunci mobilnya lalu berjalan menuju mobilnya diikuti Violet dibelakangnya dan saat mobil keluar garasi Violet bisa lihat wanita gila itu tengah bersembunyi dibalik pagar tapi yang paling utama sekarang adalah menolong Agra karena Violet yakin Agra tidak baik baik saja

__ADS_1


Asap dimana mana Violet langsung lari menuju kerumunan orang itu ia bisa melihat mobil Agra dan mengapa orang-orang malah memfoto bukannya membantu Violet keluar dari mobil Regan masuk ke dalam kerumunan ia membuka pintu mobil tapi sang pemilik sudah tidak ada "dia sudah dibawa ke rumah sakit oleh warga sekitar" ujar salah satu warga disana dan disini hanya ada satu rumah sakit terdekat Regan langsung menggandeng Violet menuju mobilnya dan melajukan mobilnya dengan cepat menuju rumah sakit


Violet berlari menuju UGD bersama Regan dan saat sampai depan pintu UGD lampu masih berwarna merah yang artinya Agra masih di diobati disana "kak hikss.. agra kak" Regan memeluk Violet Agra lebih tenang Regan mendudukan Violet di kursi depan UGD mengusap punggung Violet dan sesekali melirik lampu di atas pintu yang akan berubah menjadi hijau


Cukup lama Violet dan Regan menunggu dan akhirnya dokter pun keluar "dok? Bagaimana keadaan Agra?!" Tanya Violet dengan khawatir "semua sudah melakukan yang terbaik hanya takdir yang dapat menentukan" ujar dokter tersebut dan Violet menggeleng "saya boleh masuk kan dok?!" Dokter mengangguk lalu Violet masuk dan Violet bisa langsung melihat Agra dengan berbagai macam alat bantu di tubuhnya


Dave menyeringai ia bahagia saat leo memberi tahukan bahwa Agra mengalami kecelakaan di jalan tol dan itu sangat bagus untuk Dave dan lebih bagus lagi jika Agra mati itu akan membuat Dave sangat bahagia dan mungkin acara bersenang senangnya sudah mulai selsai Dave akan mengakhiri ini semua Dave akan mengambil Violet kembali


Rini dan Dion berjalan menelusuri lorong rumah sakit mereka mencari kamar Agra betapa syoknya mereka saat mendengar kabar bahwa Agra kecelakaan dunia Rini seakan berhenti mendengar anak semata wayangnya itu mengalami kejadian seperti itu

__ADS_1


"Mama?" Rini memeluk Violet ia tahu pasti Violet sangat takut "bagaimana keadaan Agra?" Tanya Rini khawatir "Agra masih belum sadar" ujar Violet lalu Rini berjalan menuju ranjang Agra "kenapa kamu bisa seperti ini Agra hiks.. siapa yang tega buat kamu seperti ini..." Rini yakin mobil Agra baru saja di servis dan mustahil jika remnya tiba-tiba blong pasti ada seseorang dibalik ini semua Dion menghampiri Regan yang sedang duduk "bagaimana ini bisa terjadi?" Tanya Dion dan Regan melirik Dion "saya tidak tahu pak sebelum kecelakaan itu saya menyuruh Agra pulang karena ini sudah larut dan setelah itu dengan tiba-tiba Violet menghampiri saya dan berkata bahwa Agra mengalami kecelakaan" ujar Regan yang merasa bersalah karena sudah menyuruh Agra pulang Dion mengangguk melihat istrinya yang tengah menangis ia berdiri dan mengusap punggung Rini Agra lebih tenang


"Maaf ini semua salah Vi hikss... Ini pasti ulah kak Dave dan apa yang kak Dave lakukan pasti ada sangkut pautnya sama Vi hikss.. maaf" Rini hendak mendekati Violet tapi "maaf Vi mau sendiri dulu" ujar Violet lalu berbalik dan pergi dari rumah sakit Regan hendak menyusul violet tapi tangan Rini mencegahnya "biarkan Violet sendiri" ujar Rini dan Regan mengangguk


__ADS_2