Posesif Daddy

Posesif Daddy
perih & menyenangkan


__ADS_3

Violet baru saja membuka mata dari tidurnya Dave sudah pergi entah kemana Violet terbangun dan berjalan menuju jendela ia membukanya dan terlihat seorang wanita yang sedang memeluk Dave apakah Dave mengkhianatinya? Itu sangat menyakitkan wanita itu terlihat sangat senang dan sepertinya kemarin Violet juga melihat wanita itu Violet mengepalkan tangannya kuat-kuat Violet menelan salivanya dengan susah tubuhnya seakan bergerak sendiri Violet melirik ke arah bawah pemikiran Violet selalu berkata 'apakah sakit jika aku jatuh dari sini' sekarang Violet sedang tidak stabil otaknya sudah mulai tidak waras rasa yang selalu ingin Violet ketahui dan rasa sakit yang selalu ingin Violet rasakan selalu terbayang di benak nya Violet menggeleng ia memejamkan matanya berusaha untuk kembali sadar tapi saat Violet berbalik ia melihat sesuatu yang berkilau di kolong meja pelayan disini sungguh bodoh mereka tidak membersihkan semua kaca yang Violet pecahkan kemarin sore Hati Violet sakit melihat Dave berpelukan dengan orang lain dan sekarang ia ingin merasakan sakit di tubuhnya agar rasa sakit dihatinya berkurang Violet berjalan menuju meja berjongkok dan mengambil pecahan kaca tersebut ini gila, Violet tersenyum melihat kaca itu ia meletakannya di atas tangannya


Tok..tok..tok

__ADS_1


Suara ketukan pintu menganggu kegiatan pagi Violet membuat Violet kesal dan menggenggam kuat kaca yang ada ditangannya Violet tak menghiraukan ketukan pintu tersebut Violet mengarahkan kembali serpihan kaca ke tangannya satu gerakan cepat sukses membuat luka lumayan besar ditangannya Violet menutup matanya rasanya perih dan nikmat Violet menggoreskan kembali tangannya hingga berulang kali sekarang darah sudah dimana² lantai sudah kotor oleh darah yang Violet keluarkan dengan sendirinya Violet melirik pintu yang perlahan terbuka terlihat Leo dengan wajah kagetnya dengan cepat leo berlari dan mengambil serpihan kaca yang ada pada tangan Violet "nona!... Apa yang nona lakukan?!.." Leo sangat panik melihat darah yang begitu banyak di lantai apalagi tangan kiri Violet yang sudah penuh oleh darah dan Violet belum sadar ia masih menatap leo "nona?!" Bentakan leo sukses membuat Violet tersadar ia melihat tangannya yang perih apa yang baru saja Violet lakukan mengapa ia melukai tangannya sendiri Violet sudah tidak waras lihatlah betapa kagetnya leo "ada apa ini?.." suara berat yang Dave keluarkan membuat mereka berdua melirik Dave yang berjalan tergesa menuju Violet "kenapa kau diam saja?!! Panggilkan dokter!!.." Leo mengangguk dan pergi dengan cepat memanggil dokter "sial!.. maaf Vi seharusnya aku diam disini menunggumu bangun..." Dave mendudukan Violet di tepi ranjang memegang kedua tangan Violet dan sesekali melirik lantai yang penuh dengan darah segar "wanita tadi. Siapa?" Dave menatap Violet yang menatapnya dengan tatapan kecewa matanya sudah mulai berkaca-kaca Dave tak ingin membicarakan felicia "dia bukan siapa-siapa Vi jangan pikirkan dia oke..." Violet menangis rasanya ia ingin merasakan luka kembali ia ingin menggoreskan serpihan kaca di tubuhnya lagi "kenapa dave gak nolak saat dia peluk?..." Dave tidak tau jika Violet melihat ia yang sedang dipeluk oleh Felicia "Vi melihatnya... Karena itu Vi jadi seperti ini... Hati Vi sakit tapi dengan adanya luka ini semua seperti menghilang hanya ada rasa perih dan rasa yang menyenangkan..." Violet mengatakan itu dengan air mata yang terus menetes tak lupa dengan senyumanan nya yang begitu menyakitkan Dave tak menjawab ia diam. Dan dokter pun datang lalu mengobati luka Violet apa yang dimaksud dengan kata menyenangkan dari Violet tadi? Argh ini membuat Dave semakin resah


Dave duduk di samping Violet yang sedang memalingkan wajahnya tangannya sudah dibalut dengan perban tapi air matanya tak berhenti mengalir sesekali Violet mengusap pipinya dan mengepalkan tangannya dave sudah tak tahan dengan semua ini "Vi kamu ingat Regan?..." Leo membelalakkan matanya apakah ini majikannya? Mengapa Dave menanyakan seseorang yang akan membuat Violet ingat semuanya Violet tak menjawab ia masih menatap kosong ke atas jendela "Vi?.." panggil Dave dan Violet menoleh "siapa Regan?..." Dave mengerutkan keningnya seharusnya Violet ingat semuanya jika Dave menyebutkan nama Regan tapi mengapa Violet malah menanyakan balik siapa Regan "dia kakakmu Vi.. dan apakah kamu ingat Agra?.." Violet menggeleng kecil "bagaimana dengan Bima? Ellen? Cici?..." Violet mengerutkan keningnya siapa nama-nama yang Dave sebutkan Violet tidak tau siapa mereka "jangan berbohong Vi..." Ujar Dave dengan kesal membuat Violet mengerutkan keningnya "pergilah Dave... Vi mau sendiri jangan buat mood Vi tambah buruk!.." Dave menggeleng ini semakin buruk bagaimana bisa Violet melupakan semuanya bagaimana jika Dave juga dilupakan? Dave harus segera memanggil anon "panggil anon..." Ujar Dave pada leo dan Leo mengangguk lalu pergi "aku Takan pergi vi..." Rasanya baru tadi Violet meminta cium dengan manjanya tapi mengapa sekarang Violet berubah drastis tatapan matanya menjadi dingin dia lebih banyak melamun dan melihat jendela

__ADS_1


Ini semua karenanya seandainya Dave tak pernah melakukan pembunuhan pada orangtuanya mungkin saja Violet sedang berbahagia bersama mereka Dave menyesal membuat Violet menderita seperti ini tapi ia juga butuh Violet hanya Violet yang bisa merubah seorang Dave


Dave berdiri ia berjalan menuju lantai bawah Leo sudah memanggilkan semua maid yang ada di mansion ini dmterlihat wajah Dave yang begitu murkan hingga Leo saja tak berani menatapnya semua maid tertunduk ada sekitar dua puluh orang maid di depan Dave yang sudah berjejer rapi "siapa?!!" tanya Dave dengan dingin semua diam para maid gemetar tak ada yang berani menatap Dave itu membuat Dave sangat marah dan dengan takut salah satu maid yang paling ujung mengangkat tangannya "sa...saya tuan besar..." Dave mendekat lalu tersenyum "kamu dipecat Sekarang pergi dari sini..." Dave berbalik dan pergi meninggalkan para maid yang bernafas lega dan maid yang tadi mengangkat tangannya pergi ke ruang ganti baju dan berjalan keluar mansion berniat untuk pulang saat diperjalan maid itu tak menyadari Leo yang sedang mengikutinya dengan pisau tajam kebanggaanya yang sedang ia mainkan dan mulai lah leo bersenang senang dengan korban barunya

__ADS_1


Ingat sekarang Dave membunuh tanpa menyentuh.


__ADS_2