
Violet membuka matanya saat merasakan pergerakan disampingnya ia kaget saat melihat bahwa ia tengah berbaring di kasur dan ia juga sangat kaget saat melihat tangan melingkar ditangannya ia melihat ke samping dan ternyata itu Dave dan Dave sedang tertidur dengan pulas 'pasti dia yang memindahkan aku dari sofa' batin Violet lalu mencoba memindahkan tangan Dave tapi Dave malah semakin erat memeluk Violet "jangan kemana mana temani kakak" ujar Dave padahal matanya masih terpejam dan Violet yakin wajahnya sangat tadi pulas "Vi mau ke toilet kak" ujar Violet berbohong Dave membuka matanya membuat Violet merinding tatapannya sangat menyeramkan "jangan lama!" Ujar Dave dengan kesal karena ia masih ingin memeluk Violet "iya" Violet berdiri ia berjalan menuju kamar mandi ia mengunci pintunya lalu menatap cermin betapa berantakannya Violet mata yang sembab rambut tak tertata rapi dan muka yang sangat lelah Violet membasuh mukanya setelah itu ia mundur beberapa langkah lalu menyenderkan tubuhnya dan perlahan Violet mendudukan diri dan memeluk lututnya "Vi mau pulang kak jemput Vi kak .. Vi kangen kakak sekarang kakak lagi apa... Kak Regan jemput Vi kak Vi mohon..." Violet menyembunyikan wajahnya diantara tangan yang ia letakan di atas lututnya Violet mengingat kei ia rindu kei seandainya duku saat Violet menangis ia tidak memeluk kei mungkin sekarang kei masih ada tangisannya sangat menyakitkan Violet menangis tanpa mengeluarkan suara semakin lama suara tangisannya semakin terdengar tubuhnya bergetar menahan tangisannya hatinya sangat sakit Violet sangat lelah ia ingin istirahat ia ingin kembali seperti dulu bersama Regan lagi bersama Agra lagi bersama Rini dan Dion ia ingin bahagia seperti dulu lagi tapi mengapa semua hanya sebentar mengapa Tuhan menciptakan manusia seperti Dave orang yang sangat kejam dan hanya mementingkan diri sendiri
__ADS_1
Dave mengubah posisinya menjadi duduk ia menunggu Violet sudah hampir tiga puluh menit tapi Violet tak kunjung kembali karena khawatir Violet akan menangis lagi Dave bangun dan berjalan menuju toilet saat akan mengetuknya ia mendengar isakan kecil tanpa ragu Dave membuka pintu dan dengan cepat ia menarik Violet ke pelukannya apa-apaan ini Violet menangis seperti ini "mengislah Vi keluarkan suaramu keluarkan!..." Violet memeluk erat baju yang Dave kenakan suaranya pecah tangisannya tak terbendung lagi dan itu membuatnya merasa lega "jangan menahan tangismu seperti itu oke keluarkan saja suaramu keluarkan kesedihanmu Vi jangan menyiksa diri seperti ini!" Dave sangat erat memeluk Violet setersiksa ini kah Violet saat bersamanya mengapa?! Dave hanya mencintai Violet ia hanya ingin Violet hidup bersamanya hidup berdua dengannya memiliki keluarga kecil bersama hanya itu yang Dave mau tapi mengapa Violet seperti ini?! Dave tau jika Violet tidak mencintai nya tapi di satu sisi Dave yakin ia bisa merebut posisi Agra di hati Violet dan Dave yakin ia bisa membuat Violet jatuh cinta padanya tapi mengapa hati Dave sakit melihat Violet seperti ini ia merasa bersalah telah membawa Violet pergi hatinya berkata untuk membebaskan Violet karena melihat Violet bahagia dengan orang lain tapi egonya berkata untuk mengambil Violet dari Agra karena Violet hanya milik Dave seorang
__ADS_1
Sudah cukup lama sampai tangisan Violet mereda Violet merasa Dave begitu lembut saat memeluknya Violet melelepas pelukannya ia melihat wajah Dave tapi mengapa Dave memperlihatkan senyuman itu terlihat jelas ia memaksakan senyumannya dan hati Violet sakit saat melihat senyum itu apa ini?! mengapa tangan Violet bergerak dengan sendirinya ia mengelus wajah Dave membuat Dave menutup matanya menerima sentuhan Violet mungkin ini hanya rasa empati ya! Ini hanya rasa empati saja "ada apa?" Tanya Violet dengan lembut dan Dave menggeleng "apa kamu lapar?" Dave berdiri dan membantu Violet untuk berdiri ia membawa Violet menuju dapur dan mendudukan Violet di kursi yang langsung menghadap ke dapur "kakak akan membuat masakan yang enak untuk kamu" ujar Dave lalu berniat menggulung bajunya sampai siku tapi ia agak kesulitan karena tangannya gemetar "sini Vi bantu" ujar Violet menggulung Dave sampai siku lalu ia menatap Dave yang sedang menatapnya tapi anehnya Dave dengan cepat memalingkan wajahnya 'kenapa ini kenapa kak Dave memalingkan wajahnya apa aku buat salah?' batin Violet saat Dave berjalan menuju dapur Violet kembali duduk ia memperhatikan Dave yang sedang masak dengan lihainya seperti seorang chef Violet mengepalkan tangannya kepalanya sangat sakit ini pasti karena Violet menangis terus menerus 'sakit banget' batin Violet lalu memejamkan matanya "kak kepala Vi sakit" ujar Violet dan Dave melirik Violet lalu langsung menghampiri Violet "kakak bilang berhenti menangis ini akibatnya kalau kamu nangis terus!.." ceramah Dave lalu memapah Violet menuju kasur Violet cemberut mempoutkan bibirnya "terus aja marahin Vi orang lagi sakit juga bukannya di sayang malah dimarahin" Violet menutup mulutnya apa apaan perkataan nya barusan itu tak masuk akal "iya maaf sekarang kamu tidur oke kakak buatin kamu bubur aja ya" Violet mengangguk lalu berbaring Dave memakaikannya selimut lalu kembali ke dapur saat di dapur Dave merasa bahwa sekarang ia belum puas ia terus khawatir dengan Violet tak ada pilihan lain Dave mengambil handphone nya "ku beri waktu satu hari untuk menuju mansionku!.." Dave mematikan telponnya.
__ADS_1
_________&___$______________________________
__ADS_1
-jangan lupa vote nya 😚
__ADS_1