Posesif Daddy

Posesif Daddy
Dave


__ADS_3

Violet menutup pintu kamarnya ia menguncinya agar Dave tak masuk, sekarang ia ingin sendiri terlebih dahulu, hari ini sangat melelahkan baginya


Violet berjalan menuju kamar mandi, membuka pakaiannya lalu masuk ke dalam bathtub merendam tubuhnya yang sudah sangat, lengket apalagi bagian pahanya


Setelah mengenakan pakaian santainya violet berbaring menuju ranjangnya ia masih memikirkan Sabina mengapa ia Setega itu setelah violet selamatkan?


Tok tok tok


"Violet buka pintunya sayang..." Panggil Dave di luar kamar violet "kamu baik-baik saja?" Tanya Dave setelah tak ada sahutan dari dalam kamar


Apakah Dave tidak sadar? Atau dia memang tidak punya kesadaran? Dia yang membuat Violet tidak baik baik saja


"Ya" jawab violet pelan tapi masih bisa di dengar oleh Dave


Malam pun tiba, karena violet yang tak kunjung keluar dari kamarnya akhirnya Dave pergi ke ruang bawah tanah


Dave berjalan menuruni tangga ia duduk di kursi kebanggaannya Dave menatap para bodyguardnya


"Kunci seluruh pintu rumah!!" perintah Dave yang langsung dilaksanakan oleh para bawahannya ia tak mau violet kabur selagi ia masih di ruang bawah tanah


Suara langkah kaki terdengar jelas di dalam ruangan itu adalah kei yang baru saja kembali mengantarkan Sabina ke rumah sakit sesuai permintaan Dave


"Tuan memanggil saya?.." Dave berdiri berjalan mendekati kei yang menundukkan wajahnya, dengan satu pukulan kei langsung tersungkur ke lantai kei sudah menyangka ini akan terjadi


"Seceroboh itulah tangan kananku hingga mengirim pesan saat ada violet di sampingku!!" kei merasakan aura yang begitu besar kemarahan Dave tak bisa ia pungkiri memang menyeramkan


"Pergi lakukan tugasmu dan jangan lakukan kesalahan lagi!!" kei berdiri dan membungkuk pada Dave lalu pergi melaksanakan perintah Dave


Dave berjalan keluar ruang bawah tanah, berjalan menuju kamar violet yang sudah kosong, Dave mengepalkan tangannya kemana sekarang violet pergi padahal ia sudah menyuruh bawahannya untuk mengunci seluruh pintu dan jendela


Dave berlari kesana kesini berusaha mencari violet ia berlari mencari violet dengan wajah yang panik dan saat ia masuk ke dalam kamarnya Dave berjalan menuju jendela terlihat violet yang sedang duduk di atas ayunan dengan tatapan yang kosong


Bagaimana violet bisa berada disana sedangkan semua pintu dan jendela sudah terkunci


"Tuan maafkan saya tidak mengunci pintu belakang karena nona violet yang meminta tapi saya sudah mengunci gerbang..." ujar bodyguard yang Dave perintahkan untuk mengunci rumahnya Dave diam dan bodyguard itu pun pergi


Entah mengapa, violet merasa ia belum mengingat semuanta seperti masih ada suatu hal yang masih belum ia ingat tapi apa!

__ADS_1


"Kamu sedang apa..." Dave duduk di samping violet ia menatap violet yang juga menatapnya


"Daddy gak sebuta itu untuk liat apa yang sedang aku lakukan"


DEG


Violet mulai berubah. Itu yang Dave rasakan tatapannya sudah mulai dingin ia sudah mulai menjadi violet yang dulu


bukan maksud violet yang dulu dingin, hanya saja sebelum menuju psikologis Dave menjadi orang asing bagi violet


"Ayo masuk di luar dingin.." violet berdiri ia masuk ke dalam rumah meninggalkan Dave yang masih terduduk di ayunan


Ada rasa senang di hati violet saat ia acuh dan dingin pada Dave, mungkin karena banyak kejadian buruk bersama Dave membuat violet mulai benci pada Dave


Violet duduk di meja makan, karena rasa kantuknya tadi violet lupa makan, mengambil satu piring dan mulai mengambil nasi dan lauk pauk


Dave berjalan menghampiri violet di meja makan ia duduk di hadapan violet


"Besok, kamu gak perlu sekolah disana lagi" sontak violet yang sedang mengambil nasi menjatuhkan piringnya


"Gak! Vi mau sekolah!" Dave merasa lega kembali saat Violet kembali mengucapkan 'vi' bukan 'aku'


Violet membuka pintu kamar Dave dengan perlahan, terlihat Dave yang sehabis mandi tengah berbaring di atas ranjang sembari menonton film


"Selesai dengan makan mu?..." Violet mengangguk hingga membuat Dave tertawa, bagaimana bisa calon istrinya begitu lucu


"Apa yang lucu?! Vi mau ngobrol serius sama Daddy!..." Violet melangkah maju mendekati Dave tapi saat violet melihat ranjang membuatnya mengingat kenangan yang sangat ingin ia lupakan


"Ada apa Vi?.." Tanya Dave saat violet malah diam dan mundur perlahan "Gak jadi.. Vi ngantuk mau ke kamar dulu.." Violet berbalik sebelum Dave menarik tangannya, dan mengunci pintu


Setelah violet masuk kembali ke dalam kamar Dave membawa violet duduk di atas ranjang, tersenyum setelahnya


"Daddy!! Vi mau tidur kenapa pintunya di kunci!"


"Kamu selalu melanggar janji kamu Vi.."


"Ja-janji apa?..." violet ingat tapi ia tidak mau dan Dave mempunyai cara agar violet mengingatnya

__ADS_1


Dave mendekat, semakin dekat membuat violet harus sedikit beringsut mundur sampai deru nafas Dave semakin terasa di wajah violet


"Daddy mau apa?.."


"Membantumu agar mengingat janjimu tadi sayang..." Dave meraih tekuk leher violet dan violet sebisa mungkin mendorong Dave saat hampir terjadi ciuman violet membuka suara


"Vi udah inget!! Daddy Vi udah inget sekarang, jadi gak usah bantu Vi buat inget lagi..." Dave menyeringai semudah itukah violet menyerah, hanya karena takut Dave akan menciumnya padahal violet hanya diberi kesenangan oleh Dave dan memang tak salah Dave mencintai violet


"Jadi apa yang kamu ingat?" violet kesal ia ingin tidur sendiri di kamarnya tetapi karena janjinya pada Dave ia tak bisa tidur di kamarnya


"Tidur disini?" Dave puas sekarang Dave akan tidur dengan violet dan yang paling penting Dave sangat ingin dikelonin sampai pagi


"Tidur lah Vi besok kamu harus belaj---"


"Nggak"


Dave mengerutkan keningnya mendekatkan wajahnya pada violet, mengapa violet menolak dan kenapa violet menjawab sebelum Dave menyelesaikan kalimatnya


"Tidur, atau kamu mau bermain dahulu sebelum tidur?" Violet bingung dengan kata 'bermain' pasti ada maksud tertentu, saat violet sadar dengan kata bermain violet langsung berbalik dan naik ke ranjang, menyelimuti hampir sebagian tubuhnya


"Bukannya tadi nggak mau tidur?" ejek Dave melihat tingkah violet


"Shut up Daddy!" Dave terkekeh geli, memutari Ranjangnya dan tidur di samping violet yang sedang berusaha untuk tidur


"Kamu jelek jika sedang pura pura tidur..." Violet kesal ia bangun laku memukul Dave menggunakan bantal guling dan menendang Dave dengan cukup keras


"Stop violet Daddy minta maaf..." bagaimana violet bisa memaafkannya jika Dave meminta maaf sembari tertawa


"Daddy tidur di bawah!" ujar violet dengan kesal wajahnya begitu merah seperti apel yang sudah matang


"Apa? nggak, Dadd--" violet memasang wajah marahnya lalu mulai menangis meneteskan air mata


"Daddy tidur di bawah hikss... kalo nggak mau Vi yang dibawah hikss.." Dave mengalah ia mengambil bantal dan tidur di atas karpet walaupun hangat tapi tidak sehangat di atas ranjang


"Baiklah, good night sayang.." Dave melirik violet yang senang karena tidur sendiri di atas ranjang, ia suka wajah violet yang begitu merah


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1



Meresahkan banget ya bund


__ADS_2