
hari pernikahan pun tiba.
Altar yang begitu indah dengan bunga anggrek di sekitarnya dan tempat pernikahan ini sangat luas bahkan hampir ribuan orang sudah ada disana kue tinggi nan cantik yang terdapat patung mereka berdua turut menghiasi tempat sakral itu penjagaan yang sangat luar biasa dilakukan oleh Dave para bawahannya berjaga di sekitar tempat pernikahan
Jantung yang tak henti berdegup kencang menambah kegugupan Dave yang menunggu di altar menunggu Violet yang mungkin juga sama gugupnya seperti Dave
__ADS_1
Dave menatap lekat Violet yang berjalan di atas karpet merah dengan gandengan sang kakak Violet berjalan dengan menggenggam bunga mawar di tangannya wajahnya yang cantik bahkan sangat cantik tak lupa semburat merah dan wajah yang sangat bahagia Violet lihatkan pada Dave yang tak henti menatap kagum Violet Regan kembali ke kursi terdepan bersama Alena dan tak lupa disana juga ada Agra bersama tunangannya yaitu sindy sebenarnya Agra tak ingin datang tapi karena ajakan Regan akhirnya Agra datang dan sindy terpaksa harus datang demi bisa terus bersama Agra
Sakit. Itu yang agra rasakan tapi saat melihat Violet yang terlihat bahagia Agra berusaha tersenyum mungkin mengiklaskan Violet akan membuat Violet bahagia bersama Dave
Sekarang mereka sudah sah menjadi suami istri Violet menerima ciuman Dave yang begitu lembut tepukan tangan begitu meriah alunan musik mulai terdengar dan mungkin hari itu hari patah hantinya para fans Dave dan hari patah hatinya Agra ucapan selamat mereka dapatkan dari semua orang hari ini adalah hari paling indah bagi kedua pasangan tersebut Dave sedang berbincang dengan teman kerjanya ia terlalu asik mengobrol hingga tidak memperhatikan Violet yang tak henti menatap eskrim di tempat makanan Violet ingin meminta Dave mengambilkannya tapi Dave sedang asik mengobrol dengan temannya apakah Violet harus mengambilnya sendiri itu tidak mungkin bagaimana jika panggilkan Regan ahh ia benar Violet melihat sekeliling berusaha mencari Regan tapi di tempat seramai ini mana mungkin Violet menemukan Regan Violet melirik eskrim kembali dan astaga betapa indahnya eskrim itu seakan minta Violet untuk memakannya
__ADS_1
Cup
Violet kaget dengan kecupan Dave di pipinya Dave tersenyum ia tau apa yang Violet inginkan "maaf lama ayo aku tau kamu mau eskrim itu kan..." Violet mengangguk dan mereka berjalan menuju eskrim di dekat sana seolah tau Dave akan lewat para tamu langsung memberi jalan dan saat tinggal mengambil eskrim di hadapannya Dave menghentikan tangan Violet "kenapa?.. nggak boleh?.." tanya Violet dengan wajah sedihnya "bukan itu sayang...." Dave melirik wanita yang menyajika eskrimnya seolah tau wanita itu mengambil sesuatu dari bawah dan bom eskrim yang begitu indah dan ukuran yang begitu besar telah Dave siapkan "suka?" Violet mengangguk rasanya sangat enak dan saat Dave sedang sedang menikmati wajah cantik Violet tamu spesial pun datang dari arah belakang Violet Dave menyunggingkan senyumnya Dave mencium Violet yang sedang memakan eskrim "jangan gitu Vi lagi makan..." Ujar Violet karena eskrim jadi belepotan "permisi apa aku ganggu?..." Violet menoleh ke belakang ternyata itu Agra senyuman Agra membuat Violet sangat menganggu karena senyuman itu tidak cukup untuk menyembunyikan rasa sakit yang sedang Agra rasakan hari ini "ada apa?!" Tanya Dave dengan dingin "selamat semoga kalian bahagia dan dikaruniai anak yang setia..." Violet menundukan wajahnya Violet mengerti apa yang baru saja Agra katakan ia membicarakan kesetiaan dimana Violet yang harusnya bersama Agra kini berpaling kepada Dave "pergilah!.." ujar Dave sembari memeluk Violet yang sudah berkaca-kaca Agra pun pergi Agra tau jika itu perkataan tidak pantas jika dilontarkan kepada Violet apalagi Violet tengah mengandung tapi hatinya tak bisa berbohong jika hari ini Agra benar-benar hancur dan jika kalian bertanya mengapa Agra bisa tahu itu karena Agra kirimkan mata-mata ke rumah sakit saat mendengar Violet dilarikan ke rumah sakit dan di hari itu juga Agra sudah tak bisa mengharapkan Violet Dave ingin sekali mematahkan leher Agra yang sudah merusak mood Violet tapi ia tahan "sayang kamu mau makan apa lagi biar aku ambilkan..." Violet menggeleng ia tidak mood makan "ya ampun sayang lihat kuenya kayaknya enak banget kan?..." Dave berusaha membuat Violet kembali ceria dengan mendatangkan kembali kue yang baru ia pesan dan wow kuenya sangat menggoda terdapat buah-buahan segar di atasnya dan tentu saja semua buah yang asam "eh tapi kamunya lagi gak mau makan ya?... Yauda buat para tamu aja...." Violet menatap Dave yang sepertinya sengaja berbicara seperti itu dan tentunya Violet sangat mau kue itu "Vi emm... Itu Vi.. Vi mau kue itu..." Dave terkekeh lalu melambaikan tangannya membuat kuenya langsung datang ke hadapannya betapa menggemaskannya Violet saat memakan kue tersebut akhirnya mood Violet kembali
Dan Dave selalu ingat perkataan dokter saat dulu Violet masuk rumah sakit "boleh tapi jangan membuat pasien terlalu kelelahan" dan malam ini Dave akan melakukannya seronde saja ia janji tapi jika lebih anggap saja ia lupa dan ingat Dave Takan memaksa Violet tapi jika hasratnya sudah menggebu mungkin obat -lucknut tapi nikmat- itu akan Dave gunakan
__ADS_1