Putri Dari Negeri Antah Berantah

Putri Dari Negeri Antah Berantah
Seminggu Untuk Mendekatimu (2)


__ADS_3

Hana kaget mendapati dirinya setelah sadar ada di ruangan yang tidak di kenalinya bersama dua orang pria,


Yang satu sepertinya aku mengenalinya.


Bukankah dia yang 4 hari lalu berkeliling kebun bersamaku?


Apa yang dilakukan nya padaku?


Kenapa dia ada disini?


Siapa pria di sebelahnya itu?


Ana tolonglah aku!!


Hana masih asik dengan pikiran nya sendiri dan tidak menemukan jawaban nya..


Akhirnya Hana teriak saja dari pada bengong malah tidak membantu.


"Apa yang kau lakukan padaku? "Tanya hana


"Kau sudah sadar nona!!


Apakah ada bagian tubuhmu yang sakit? "Tanya Saka lagi


"Kenapa aku bisa ada di sini?


apa yang telah kau lakukan padaku?"Tanya Hana curiga


"Nona Hana saya temukan pingsan di kebun bunga dekat kediaman saudara prajurit Randu ini.


Aku tidak melakukan apapun padamu."Jawab Saka tenang

__ADS_1


"Perkenalkan nona Hana saya prajurit yang mengawal Tuan Patih Saka untuk kembali ke kerajaan kinandra. Kami berhenti di sini karena ini rumah saudara saya dan tidak sengaja kami melihat nona sedang di jahili oleh pemuda desa dan pingsan.


Kemudian kami membawa nona kemari karena tidak mau membuat keluarga nona khawatir.


Tidak apa-apa kan?" Tanya randu ikut bersandiwara


"Terimakasih kalian mau membantuku,


Adikku Ana pasti khawatir kepadaku karena hari sudah mulai gelap bisakah kalian mengantar ku pulang?


Ana pasti sudah gelisah mencariku kemana-mana bahkan mungkin sekarang dia sudah menangis.


Kami hanya tinggal berdua di dunia ini..


Bisa cepat kalian antar aku pulang?"Ucap hana panik karena ketika dia melihat ke jendela hari sudah gelap


"Baiklah kami akan mengantarmu pulang.


Bisakah kau berjalan sendiri atau perlu kupapah?"Tanya Saka lagi


"Aku bisa berjalan sendiri." Jawab Hana Ketus


Adipati Randu berjalan di belakang mereka untuk mengantar Nona Hana pulang ke rumahnya.


Saat mereka membuka pintu mereka melihat ana yang sedang berjalan ke arah rumah mereka sambil meneriakkan


"Tuan putri Hana,Tuan Putri Hana anda dimana" Ucap ana sambil menangis


Untung suara ana tidak jelas terdengar oleh mereka.


Selain karena jaraknya yang agak jauh juga suaranyapun kadang-kadang hilang karena sudah lelah menangis dan berteriak mencari Tuan Putrinya yang hilang

__ADS_1


Hana bergegas berlari meninggalkan kedua pemuda ini untuk menghampiri Dayang Ana.


"Ana aku disini."Teriak Hana


"Tuan putri hana darimana saja?


Kenapa ada di sini?


Aku kira terjadi sesuatu pada nona karena saat hari sudah mulai gelap Tuan Putri belum juga kembali?" Ana bertanya sambil masih terus menangis


"Sudahlah jangan menangis lagi,Tidak ada yang terjadi padaku!


Hapus air matamu dan ingat panggil aku Hana karena di sini ada Patih dan Prajurit dari kerajaan sambara." Ucap hana sambil berbisik pada dayangnya yang hampir saja membongkar identitas dirinya tersebut


"Baik haAdipahana."Jawab ana


adipati Randu dan pangeran pun tiba di dekat Hana dan ana


"Mereka yang menolongku barusan.


Perkenalkan Ana ini Patih Saka yang beberapa hari lalu melihat-lihat ke kebun kita dan ini Prajuritnya randu.


Kalian berdua perkenalkan ini adik ku ana."Ucap hana


"Terimakasih kalian telah menolong kakakku!!


Karena hari sudah semakin larut kami izin pamit pulang."Ucap ana cepat


"Iya sama-sama nona ana biar kami antarkan karena hari sudah gelap tidak baik wanita jalan sendirian."Jawab randu


"Baiklah, Maaf selalu merepotkan kalian berdua."Jawab Hana sopan

__ADS_1


"Memangnya apa yang berbahaya,ini kan wilayah dan kebun kami sendiri.


Justru dua pria ini lah yang sepertinya berbahaya."Suara hati ana


__ADS_2