
Hana masih berjalan santai dan terlihat ceria menuju istana utama.
Tadi ketika dirinya melewati gerbang Kerajaan, pengawal memberi tahu bahwa Raja sedang mencarinya kemana-mana.
Bahkan ada dayang yang melaporkan padanya bahwa penjaga istana utama saat ini sedang di hukum cambuk karena tidak dapat menemukan Ratunya.
Hana tidak perduli dengan Raja,Pengawal bahkan Rakyatnya.
Dirinya tahu bahwa pengawal suka berbisik untuk menjelek-jelekkan dirinya.
Rakyatnya pun demikian.
Mereka semua sama, Tak tahu terimakasih.
Saka segera berlari keluar ketika pengawal memberi tahunya bahwa Ratu sudah di temukan.
Saka berlari menuju Hana dan langsung memeluk istrinya itu.
"Sayang,terimakasih sudah kembali" Bisik Saka
"Kau pasti lelah?
Ayo kita segera masuk,
Karena sudah mendekati waktu makan malam cepatlah mandi!!"Ucap saka sambil menuntun Hana menuju kamar
Hana tidak menjawab semua ucapan saka,Dia berlalu menuju kamar mandi.
"Kenapa dia tidak marah?
kenapa tidak bertanya aku dari mana?
Kenapa dia malah lebih terlihat khawatir daripada marah padaku." gumam Hana di kamar mandi
Saat Hana keluar, Saka telah menyiapkan baju ganti untuknya.
"Aku sudah menyuruh dayang membawa makan malam kita kekamar,
Cepatlah pakai bajumu" ucap Saka
Saat Hana selesai berganti baju, dayang datang membawa nampan makanan.
Tapi hanya membawa satu nampan dan tidak di letakkan di meja makan melainkan di beri langsung ke saka.
"Kemarilah" Ujar saka mengarah ke tempat tidur.
Hana duduk di tempat tidur sambil meluruskan kakinya dan Nampan berisi makanan pun di letakkan saka di depan Hana
Saka menyuapkan makanan ke mulut Hana dan Hana hanya mengikuti saja membuka mulutnya untuk di suapi Saka
"Aku bisa makan sendiri dan bisa makan di ruang makan,
Raja aku bukan orang sakit "Ucap hana
__ADS_1
"Sayang" Ucap Saka mengoreksi panggilan istrinya itu
"Iya..Iya sayang aku bisa makan sendiri"Ucap Hana
"Sudah jangan bicara terus, Makan saja.
Maaf aku tidak bisa masak untukmu.
Tadi aku sibuk mengelilingi istana untuk mencari wanita yang kucintai.
Tidak apakan??" Ucap saka menggoda Hana
"Iya" Jawab Hana
Selesai menyuapi Hana,
Saka menyuruh Hana berbaring dan menyelimutinya.
Lalu pelan saka mulai memijat kaki istrinya itu,Istri yang hanya mau di sentuh dirinya saat malam pertama saja.
Setelah itu Hana tak mengizinkan lagi Saka menyentuh atau berdekatan dengan nya saat tidur.
Hana hanya diam saja Ketika Saka mulai memijat kakinya.
Sampai saka kembali berucap,
"Lain kali jika ingin keluar istana ajak Aku,
Dan usahakan izinlah padaku,Aku tidak akan melarang mu keluar istana.
Setidaknya kalau kau izin aku tidak terlalu mengkhawatirkan mu?
Mengerti Sayang?"
Hana tidak menjawab sama sekali.
"Sekarang kau tidurlah,
Kau pasti lelah.
Kau tidak membeli apa-apa di festival desa?
Besok aku akan menemanimu kefestival desa dan akan mengizinkamu membeli apapun yang kau mau."Ucap Saka lagi
Hana kembali tak menjawab,Hanya hati nya yang berseru,
"Bagaimana dia tau aku dari festival desa?
Kenapa dia tidak bertanya kenapa aku kembali sendiri?
kenapa juga dia tidak bertanya kemana perginya ana?
Aku sengaja tidak membeli apapun di festival desa agar Saka tidak mengetahui kemana aku pergi.
__ADS_1
Tapi bagaimana dia bisa tahu."
Saka tau istrinya pasti saat ini sedang bertanya-tanya sendiri,Terlihat dari wajah istrinya yang serius dan belum menutup mata.
"Aku tadi memerintahkan adipati Randu untuk mencarimu ke festival desa,
Pasti kau bertanya bagaimana aku bisa tau dirimu sedang berada di festival desa?
firasat sayang,Ketika kau mencintai seseorang dengan tulus maka hatimu akan menuntunmu untuk tahu di mana keberadaan orang yang kau cintai meskipunnn orang itu pergi tanpa pamit."Ucap saka lagi.
Akhirnya hana menutup matanya sambil mengatakan
"Kau berisik,aku mengantuk pergilah sana"
Saat Hana membalik kan badan memunggungi Saka,Terdengar suara perut Saka yang kelaparan
Hana membalikkan badan nya mengahadap Suaminya,
"Kau belum Makan?"Tanyanya pada Saka
"Aku siang tadi mencari istriku untuk makan siang bersama,Tapi istriku tidak ada.
Aku sibuk mencari istriku sampai lupa makan siang.
dan aku tidak sadar ternyata hari sudah malam, Lalu aku melayani istriku yang habis pergi Jalan-Jalan jadi aku belum sempat makan malam"Ucap Saka
Hana hendak bangun untuk menyuruh pelayan membawakan makan malam untuk Saka.
Tapi Saka mencegahnya,
"Tidurlah,Kau pasti lelah.
Aku akan makan malam di ruang makan agar tidak mengganggu tidurmu"Ucap Saka Lalu membaringkan dan menyelimuti kembali tubuh istrinya
Lalu Saka berdiri dan mengecup Kening istrinya,
"Tidurlah,Hari sudah malam dan kau pasti sangat lelah.Selamat Malam Sayang"Ucap Saka dan beranjak keluar dari kamar menuju ruang makan
Hana belum tidur meski tubuhnya lelah dan lihatlah hatinya kembali menghianatinya.
Bahkan air matanya pun lolos keluar.
"Apa yang terjadi,
Kenapa aku terus memikirkan Saka.
kenapa hatiku sedih mengetahui dia tidak makan siang dan melewatkan makan malam demi melayaniku dulu.
Seharusnya dia marah,Kenapa malah bersikap seperti ini.
Ayah,Kenapa dia memperlakukanku sama seperti cara ayah dulu memperlakukanku.
Ayah Ibu,Bolehkah aku mencintainya?"Hana terus bergumam sambil memejamkan matanya.
__ADS_1