Putri Dari Negeri Antah Berantah

Putri Dari Negeri Antah Berantah
Seminggu Untuk Mendekatimu (4)


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Pangeran Saka sudah bangun.


Dirinya bahkan sudah berkeliling di perkebunan Hana dan Ana Sambil berharap dapat melihat wajah cantik Hana yang semalam telah berani masuk ke mimpinya..


"Ahh..mimpi yang indah semalam.


Kapan aku bisa mewujudkan nya?? berada di pelaminan bersama hana..."gumam saka sambil loncat-loncat senang


Hana sudah melihat Pangeran saka dan berjalan mendekatinya,,


"Apa yang patih gumamkan??


Sedang merapal mantra atau menghafalkan syair?"Ucap Hana menggoda


"Kau mengagetkan ku saja Nona Hana,,emmm Kalau boleh bisakah aku memanggil dirimu Hana saja agar kita bisa lebih dekat." Ucap saka menahan malu.


Maklumlah sebelum kenal hana dirinya adalah jomblo abadi.


"Panggillah apapun yang kau suka Tuan!!


Apalah arti sebuah nama." Jawab Hana


"Tentu ada artinya Hana dan juga namakan pemberian orangtua kita jadi kita harus berbangga dengan nama kita.


Kau juga panggil aku saka saja." Ucap Saka kembali


Tiba-tiba wajah Hana murung,


Dia mengingat kedua orangtuanya yang selalu menjaga dan menyayanginya.


Terbayang ibunda nya yang selalu memanggil namanya..


Kenapa mereka membunuh kedua orangtuaku?


Jika hanya karena kerajaan harusnya tidak perlu membunuh?

__ADS_1


Aku rela hidup miskin asal masih bersama kedua orangtuaku!


Tak terasa air mata hana turun begitu saja.


Ia pun berucap,


"Maaf tuan saka Hamba tidak berani".Ucap hana menunduk semakin dalam.


"Apa yang kau takutkan?


Kau takut aku akan memakan mu hidup-hidup?


Dan hei apakah dirimu menangis?" Tanya Saka bingung


"Tidak Tuan Saka,ehh maksud ku Saka.


Aku hanya mengingat kedua orangtuaku yang telah tiada.


Mereka meninggal 3 tahun lalu karena sakit." Jawab Hana berbohong


Mereka pun terus berbincang mengenai diri masing-masing.


Apakah aku harus memberi tahu identitas ku yang sebenarnya ya pada Hana sekarang atau nanti saja...sekarang,nanti,sekarang,nanti.....Pangeran terus berpikir.


Akhirnya pangeran menemukan jawaban setelah berperang dengan hati dan pikiran nya


"nanti saja aku memberi tahunya,Aku ingin menikmati waktuku seminggu ini bersamanya."


Sampai siang hari mereka akhirnya makan siang bersama di rumah Hana dengan alasan dirumah Tuan Saka tidak ada wanita yang bisa memasak.


Padahal sebenarnya Pangeran Saka ahli dalam memasak maklum sudah lebih dari 10 Th dirinya hidup sendiri di negeri jimran Tapi demi bisa mendekati dan makan bersama Hana Boleh dong pura-pura tidak bisa masak...


"Apakah makanan nya sesuai seleramu saka?"Tanya Hana basa-basi.


"Tentu saja!!

__ADS_1


Makanan ini nikmat karena kau yang memasaknya Hana.


Di tambah Makan bersama denganmu.


Tidak masalah sesuai selera atau tidak sudah pasti nikmat." ucap saka


"Maafkan aku Saka sebenarnya yang masak Ana.


Aku hanya membantunya di dapur." Jawab Hana


"Ooo tidak masalah,Masih nikmat.


Ya kan Randu?" tanya saka


"Oiya nuikkkkmamat sekualiiii."ucap Randu sambil mulutnya di penuhi makanann


"Iyalah nikmat!!!! tinggal makan dan gratis pula." Gumam ana


Hana menyenggol bahu ana untuk mengingatkan ana agar sopan pada tamu.


"Seperti nya adikmu galak sekali nona Hana??


Kalau boleh tau kemanakah kedua orangtua kalian?" Tanya randu penasaran


Serentak Hana,Ana, dan Pangeran keselek karena saka telah mengetahui bahwa kedua orangtua dua wanita itu telah tiada setelah hana menceritakan kisah hidupnya pagi tadi.


Hana bilang kedua orangtuanya meninggal karena sakit,,Tidak lebih dari itu.


Saka pun tidak berani untuk bertanya lebih lanjut Karena dirinya tahu bahwa cerita itu akan membuat hana murung dan bersedih.


Sekarang adipati Randu malah bertanya seperti tak ada dosa,,


Akhirnya ana yang menjawab pertanyaan randu,


"Orangtua kami telah meninggal 3 Th yang lalu.

__ADS_1


Mereka adalah pemilik rumah dan perkebunan di desa ini.


Kami berdua dari kecil tinggal di rumah ini tapi karena kecantikan kak Hana kami tidak di izinkan keluar rumah oleh orang tua kami karena takut akan di jadikan selir atau dayang di istana."Jawab ana mengarang cerita.


__ADS_2