
Beberapa hari telah berlalu semenjak Hana dan ana tinggal di istana.
Orang tua Saka yaitu Raja dan Ratu kerajaan sambara melihat dengan jelas bahwa Raja Saka sangat mencintai istrinya Hana
Berbeda dengan Hana yang setiap hari selalu membuat masalah di istana
Contohnya hari ini, Dari makan pagi hingga makan malam,Hana terus saja mengeluh mengenai ini dan itu.
"Makanan apa ini?
Apakah ini yang di namakan makanan istana?
Aku tidak mau makanan yang tidak enak begini,melihatnya saja membuat ku hilang nafsu makan.
Dayang,ganti makanan ku!!!!!!
Saka maukah kau membuat makanan untuk ku?
Aku tidak mau makan masakan pelayan,Mau ya masak untukku??"
Selalu dan terus begitu,Hana akan terus meminta makanan nya di ganti dan tak akan berhenti sampai Raja Saka sendiri yang di paksanya memasak untuk dirinya.
Begitu pula dengan Kamar tidur,
Meskipun pelayan kerajaan banyak tapi Hana malah meminta Raja Saka untuk merapihkan tempat tidur mereka sendiri.
Jika tidak Hana akan kabur ke kerajaan Barat dan tidur bersama Ana.
Orang tua Saka sudah berapa kali mengingatkan saka untuk tegas terhadap istrinya,,
Tapi Saka selalu menjawab,
"Biarlah ayahanda dan ibunda,Hana adalah istri pilihanku dan menurutku hana tidak melewati batas.
Hana hanya ingin bermanja denganku,Mengertilah."
Itulah jawaban yang selalu di berikan Saka untuk menenangkan orang tuanya.
Ibunda Raja Saka sudah mulai habis kesabarannya melihat tingkah Hana.
Bahkan untuk menemui Ratu Hana,Ibu suri harus mendapat izin dari Hana.
Berapa kali kedatangan nya ke istana utama di tolak oleh menantunya itu.
"Ratu,Ibusuri berkunjung ke istana utama.
Apakah Ratu ingin menemuinya??"ucap salah seorang dayang Hana
"Untuk apa nenek peyot itu selalu datang dan ingin menemuiku?
__ADS_1
Apakah Dia ingin mengingatkanku bahwa ia yang telah menyelamatkan nyawaku?
Membosankanš¤"Gumam Hana
"Persilahkan masuk"
Ucap hana pada dayang tanpa bangun dari tempat duduknya.
Hana bahkan tidak sudi untuk sekedar membuka pintu dan menyambut kedatangan ibu suri.
"Hana kau tidak menyambut kedatanganku?"Ibu suri
"Ibu,Bukankah pelayanku sudah menyambutmu?
Ibu tidak lupakan bahwa aku sekarang Ratu di kerajaan kinandra ini?
Jika ibu ingin di sambut dan di perlakukan dengan hormat layaknya Ratu,Ibu bisa Kembali ke istana Sambara!!!
Tapi jika ibu berada di istana ini,Tolong bersikaplah yang baik Karena di kerajaan Kinandra ini Akulah Ratunya."Ucap Hana sinis
"Hana,Ibu tau bahwa kau yang menjadi Ratu kerajaan ini.
Tapi ibu kesini bukan sebagai tamumu,ibu kesini sebagi ibu mertuamu.
Tidak bisakah kau sedikit hormat pada ibu?" Tanya Ibu Suri
"Hahahaha,,Sungguh lucu.
Ibu ingin aku menghormati dan mengganggap mu sebagai ibu mertuaku??
Bu, Berhentilah bersandiwara!!
Ibu tentu masih ingat siapa diriku sesungguhnya dan Bagaimana hubungan kita yang sebenarnya??
Ibu tidak lupa itukan???"Tanya Hana kembali.
"Ibu tentu masih ingat anakku,
Terimakasih telah mengingatkan ibu tentang hubungan kita yang sebenarnya."Ucap ibu
Sebelum Hana sempat menjawab.
Ibu suri kembali melanjutkan kata-katanya dan tak terelakkan lagi keduanya akhirnya terlibat adu mulut.
Hana,Ibu adalah orang yang menyelamatkan mu dari peperangan itu.ibu
Iya..peperangan yang diciptakan oleh Raja sambara yang tak lain adalah suami ibu sendiri. Hana
Kau yakin bahwa Suami ibu yang menyebabkan peperangan terjadi dan yang membunuh kedua orangtuamu?? ibu
__ADS_1
Tentu saja,Mereka adalah orang-orang suruhan Raja Sambara.hana
Apa kau melihat dengan kedua matamu sendiri,
Suamiku membunuh kedua orangtua mu?Ibu
Aku mungkin tak melihatnya karena bersembunyi di kerajaan selatan,Tapi aku tau bahwa yang menyerang kerajaanku dan ingin membakarku hidup-hidup adalah orang dari kerajaan sambara.
Kalau bukan Raja Sambara yang menjadi dalangnya,lalu siapa lagi?Hana
Untuk apa suamiku menyerang kerajaan orangtuamu,
Mereka tidak memiliki dendam ataupun masalah?? Ibu
Ibu bertanya untuk apa???
Tentu saja karena ketamakan suami mu bu..
Raja sambara tamak akan kekuasaan!!
Dia menginginkan kerajaan kinandra untuk bisa menjadi kerajaan nya.
Jadi jangan membuat alasan,
Jelas bahwa Raja sambara yang menyerang kerajaan ini dan membunuh kedua orangtuaku.Hana
Kau lupa bahwa kau menolak lamaran adik iparku Burya??
Menurutmu dia bisa terima penolakan mu??Ibu
Ohhh Jadi sekarang ibu ingin melimpahkah kesalahan padaku karena menolak adik ipar ibu?
atau ibu ingin mengatakan bahwa adik ipar ibu yang telah membunuh orangtuaku? Hana
Hana, ibu tidak ingin menyalahkan siapapun atas perang yang terjadi.Ibu hanya ingin mengatakan
bahwa suamimu Saka tidak turut andil dalam peperangan itu.
Saka bahkan berada beribu-ribu mill Jauhnya saat perang itu terjadi.
Kau wanita yang pintar.
ibu yakin kau bisa mencari tahu kebenarannya sendiri!!
Dan semoga saat kebenaran itu terungkap semua belum terlambat.ucap ibu
Ibu beranjak pergi meninggalkan Hana.
Ibu tidak bisa mengatakan bahwa pangeran Burya yang merupakan adik iparnyalah yang telah membunuh kedua orangtua Hana.
__ADS_1
Karena bagaimanapun Burya tetaplah keluarganya.