Putri Dari Negeri Antah Berantah

Putri Dari Negeri Antah Berantah
Pernyataan Cinta


__ADS_3

Pagi ini cuaca cerah sekali di desa antah berantah.


Sepertinya semesta mendukung untuk Pangeran Menyatakan cinta sekaligus melamar Hana.


Setelah rapi dan sarapan Pangeran bergegas menemui hana di kebun bunga milik hana.


Mereka Memang sudah berjanji kemarin untuk bertemu pagi ini..


Sepanjang perjalanan Pangeran terus berdoa dan bergumam semoga dirinya tidak gugup di depan putri.


Sebenarnya Pangeran orang yang sangat pemalu.


Terlihat dari Kejauhan hana sudah ada di kebun bunga,


Sambil memetik beberapa bunga yang mungkin akan di rangkainya...


"ahhh sungguh pemandangan yang indah." gumam saka sambil berjalan menuju Hana


Hana memang sengaja sudah sedikit berdandan dan menunggu patih saka dari istana sambara itu,


"Lihat saja aku tidak akan melewatkan kesempatan untuk bisa mendapatkan patih itu dan masuk ke istana sambara walau harus jadi pelayan dan istri patih itu aku tidak masalah.,Cinta..???? Ciiiihhhh,Jangan berharap aku akan jatuh cinta apalagi dengan orang-orang dari istana sambara itu.


Tunggulah sampai waktunya tiba, Aku akan meracuni semua keluarga kerajaan sambara itu termasuk patih Saka yang mendekatiku saat ini.


Karena pasti patih ini turut andil dalam membunuh orangtuaku."Ucap Hana lirih


Begitu patih Saka mendekat..Hana Pura-pura tersenyum senang.


"Patih Saka apa yang ingin kau bicarakan hingga mengajak ku piknik di kebun bunga pagi hari begini?" Tanya Hana pura-pura polos

__ADS_1


"Mmmmmmm,,Sebenarnya ada yang ingin ku sampaikan Hana." Ucap Saka Ragu


"Katakanlah wahai patih!!


Aku akan mendengarkan nya. Tak perlu ragu."Ucap Hana cepat


"Sebenarnya Hana,,"


Pangeran terdiam dan ragu.


Lalu melanjutkan ucapan nya,


"Aku adalah Putra mahkota dari Kerajaan Sambara dan Tidak lama lagi akan ada pengumuman bahwa akulah yang akan menjadi Raja di kerajaan Kinandra ini.


Mungkin kaupun tahu bahwa aku sengaja mampir didesa ini untuk mendekatimu..


Aku mencintaimu Hana!!


"Aku mencintaimu,Mau ya menikah dengan ku dan menjadi permaisuriku di istana kinandra? Orang tuaku sudah setuju dengan pilihan ku.


Bagaimana pendapatmu Hana??"Saka terus saja berbicara untuk mengurangi gugupnya,wajahnya pasti sudah seperti kepiting rebus merah menyala.


Ketika Saka terus saja sibuk dengan ucapan nya.


Tanpa dia sadari Putri Hana sudah menitikkan airmatanya mulai dari setitik hingga tak terbendung lagi.


Ini sungguh di luar dugaan Hana.


Hana pun berlari menuju rumah nya.

__ADS_1


Dirinya sudah tak sanggup lagi menahan tangisnya,


Begitu tiba di kamarnya Ia pun terduduk lemas.


"Oh ayahanda..Ibunda...Dialah Putra dari orang yang telah menghancurkan istana dan membunuh kalian berdua.


Sanggupkah aku berpura-pura mencintainya?


Sanggupkah aku makan berdua dengan nya?


Sanggupkah aku harus tidur bersama dengan nya?


Apakah ini jalan yang kalian berikan padaku agar aku bisa membalaskan demdamku?


Ayahanda,Ibunda apa yang harus ku perbuat???"


Hana terus saja berperang dengan pikiran dan hatinya.


Ia masih bingung harus memutuskan apa yang harus di lakukan nya pada Pangeran Saka yang berpura-pura menjadi patih untuk mendekatinya.


Saka sebenarnya berlari tadi mengejar hana,


Tidak mengerti kenapa Hana terlihat sangat sedih dan murung..


"Apa karena Hana terlalu senang mengetahui identitas dirinya?


Tapi apakah benar tadi itu tangis bahagia,Tapi sepertinya tidak?


Apa yang harus kulakukan." Tanya Saka dalm hati

__ADS_1


Akhirnya Saka hanya mematung di depan rumah Hana,


Menunggu hana keluar sendiri dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.


__ADS_2