
Pagi ini Hana menyuapi Suaminya yang sudah terlihat membaik..Setidaknya Saka sudah mulai bisa makan dan berbicara walau tangan dan kakinya masih lemas,
Hana senang sekali dengan keadaan Saka saat ini.
"Apakah makanan nya enak??" Tanya Hana pada saka sambil mengelap sisa-sisa makanan dari mulut saka.
"Hemmm"Jawab Saka
"Sayang jawablah dengan benar!! Bukan kah kau sudah mulai bisa bicara kembali??" Tanya Hana.
"Iya"Jawab Saka singkat
"Jawabnya bener kalau di panggil pake sayang doang"ucap Hana menggerutu.
" Jadi Ikhlas enggak nih manggil sayang nya??" Tanya Saka
"enggak tahu" jawab Hana
"Ayo ku bawa kau ke dalam Kau pasti sudah lelah " ucap Hana sambil memapah suaminya.
Pagi ini Hana dan Saka berada di taman karena beberapa menteri sudah pulang dan beberapa menteri lainnya pasti masih tidur terlelap.
Saat tiba di kamar Hana bertanya
"Apakah kau mau mandi Sayang?"
"Mau" Jawab Saka girang
__ADS_1
"Apa perlu ku bantu kau mandi" Tanya Hana kembali
"Tentu saja, Sayang!! Jika Bukan Dirimu Lalu siapa lagi yang akan membantuku??
Apa kau mau dayang-dayang istana melihat tubuh indah suamimu ini" Jawab Saka menggoda Hana
"Kau terlalu percaya diri sayang!!
Kau tahu sebenarnya tubuh Adipati Randu dan para ksatria dikerajaan ini dulu tubuhnya lebih Perkasa dari mu." ucap Hana balik menggoda suaminya
"Berani kau mengatakan tubuh pria lain lebih indah dari suamimu...Memangnya Kau pernah melihat tubuh mereka tanpa sehelai benang pun??? Kemari mendekat" Jawab Saka sambil menarik tangan Hana agar Hana sedikit menjongkok mengingat posisi Saka duduk dan Hana masih berdiri.
Hana lalu jongkok dan mendekatkan wajahnya pada wajah Saka.
Tanpa memberi aba-aba Saka memajukan bibirnya untuk mencium bibir Hana.
"Lain kali kalau minta di cium bilang saja."Ucap Hana
"Ayo mandi suamiku yang bau asem" Ucap Hana lagi sambil membantu Saka berdiri.
Saka menaruh sebelah tangan nya di pundak Hana dan Hana pun siap berjalan menuju kamar mandi Tapi...Tangan Saka yang sebelahnya lagi sudah berada di pinggang Hana dan dengan mudahnya Saka menggendong Hana.
"Mari mandi istriku yang wangi tubuhnya menggoda" Ucap saka seperti tak punya dosa.
"Bagaimana bisa??? Sejak Kapan kau sembuh??? Turunkan Aku Saka...Kau baru sembuh dari sakitmu.!!!" Perintah Hana
"Aku akan menurunkanmu asal kau berjanji bahwa hari ini adalah kencan kita dan tak ada bahasan hal serius mengenai kerajaan.
__ADS_1
Hari ini anggaplah kita baru pertama kali bertemu dan langsung jatuh cinta.Bagaimana??"Saka mencoba bernegosiasi dengan Hana.
"Maksudmu hari ini pertama kali kita bertemu dan langsung jatuh cinta lalu mandi bersama dan tidur bersama????
Apa ada wanita sebodoh itu didunia ini???
Mau di ajak kencan,Mandi dan tidur bersama bahkan jatuh cinta pada hari pertama???" Tanya Hana bingung
"Ada...Wanita itu bernama Hana!!
Dia seorang putri yang cantik jelita dan berhati malaikat.
Apa kau mau aku perkenalkan padanya???"
Tanya Saka menggoda Hana.
Yang di goda pipinya sudah merah merona karena malu..Hana belum menjawab saka kembali berucap
"Oiya Aku tidak mengatakan ingin mandi dan tidur bersama.
Aku Hanya mengatakan ingin mengajak nya kencan saja tapi wanita itu malah mengusulkan mandi dan tidur bersama.
Jadi menurutmu wanita itu penggoda ulung atau kelewat bodoh???"
"Tidak tauuuuuuuu"Ucap Hana kesal lalu turun dari gendongan Saka dan lari masuk kamar mandi.
Wajah Hana sudah memerah panas.. Bagaimana mungkin dirinya yang pemalu mengatakan ingin mandi dan tidur bersama.
__ADS_1
"Sepertinya aku harus minta ramuan beracun pada tabib istana agar mati saja..Aku malu sekali."Ucap Hana menutup wajahnya