
Hana berniat menghampiri Ana di istana barat untuk membicarakan rencana mereka selanjutnya.
Hana sudah tidak tahan jika terus berpura-pura mencintai Raja Saka dan harus tidur bersamanya terlalu lama.
Ana sebenarnya sudah gelisah menunggu Hana dari tadi pagi.
Ana takut terjadi sesuatu pada Hana tapi ana tidak berani menghampiri Hana di istana utama.
Karena prajurit banyak sekali yang berjaga di depan istana utama dan tak mengizinkan siapapun masuk istana utama, tidak terkecuali ana yang bahkan semua prajurit tahu bahwa dirinya adalah adik dari Ratu mereka yang baru.
Putri Ana Ratu sedang menuju kemari.Teriak salah satu dayang ana
Baiklah aku akan menyambutnya.ana
Ana bergegas berdiri dan hendak membuka pintu,Lalu terdengar kembali suara dayang tadi
"salam hormat yang mulia Ratu,Hamba sudah memberi tahu adik Ratu bahwa ratu akan berkunjung dan adik ratu telah menunggu kehadiran Ratu."
"Terimakasih,
Kalian boleh tinggalkan kami berdua.
Kami hanya akan bercerita di dalam dan tidak akan kemana-mana."Hana
"Ampun ratu,Raja memerintahkan kami intuk bersama Ratu seharian ini."Dayang istana
"Sudah kukatakan,Aku tidak akan kemana-mana.
Apa kau tidak lelah berdiri terus sepanjang hari.
Cari kegiatan lain sana,Kembalilah sore nanti kemari untuk menjemputku kembali ke istana utama.
Mengerti ?" Hana
__ADS_1
Ana keluar ruangan nya dan mengatakan,
"Pergilah kalian, aku yang akan menjaga Ratu di sini.
Tak perlu ada yang berjaga karena kami tidak akan kemana-mana.
"Baik Ratu,Kami permisi".dayang-dayang
Hana dan Ana masuk ke istana barat,
"Ana bagaimana jika sekarang saja kita menyelinap keluar istana dan ke pasar menemui tabib untuk mengambil tanaman beracun itu?
Mungkin saja tabib itu sudah memiliki tanaman beracun itu!!"Hana
"Ratu,Kenapa kau tergesa-gesa sekali.
ini baru sehari kita kembali ke istana ini dan tabib itu pun meminta waktu sebulan kepada kita untuk mencari tanaman beracun itu sedangkan ini belum sampai sebulan dari kita menemuinya terakhir kali.
kenapa ratu sesiang ini baru bisa menemuiku?
Ratu,Apakah Raja Saka menyakitimu?"Ana
"Tidak terjadi apa-apa Ana,
Kau jangan khawatir padaku.
Aku bisa menjaga diriku,
Aku tadi bangun kesiangan karena kelelahan setelah pesta kemarin.
Kita coba saja menemui tabib itu,Siapa tau dia sudah memiliki tanaman yang kita butuhkan.
Bukan kan lebih cepat lebih baik?" Ucap Hana
__ADS_1
"Baiklah,Tapi Ratu kita harus berhati- hati karena ibu suri adalah orang yang paling mengerti obat-obatan herbal.
Sebaiknya kita membunuh ibu suri terlebih dahulu baru suaminya dan yang terakhir pangeran Saka.
Kita harus membuat ibu suri tidak berdaya dan langsung mati setelah meminum ramuan beracun itu sehingga tidak ada yang bisa mencari obat penawarnya.
Ratu,Bagaimana menurutmu?"Ana
"Tapi Ana,Bukan kah ibu suri yang menyelamatkan kita ?
Apa kita sanggup membunuhnya?"Hana
"Tentu kita harus membunuhnya Ratu!!
Karena kalau ibu suri masih hidup dan kita meracuni suaminya itu tidak akan berhasil.
Ibu suri pasti akan menemukan penawar racun itu dengan cepat."ana
"Baiklah ana,Sebaiknya kita bergegas keluar istana sebelum Raja selesai dengan urusan nya dan memyadari kita tidak berada di istana."Hana
Hana sengaja menempatkan Ana di istana barat.
Karena hanya istana barat yang punya akses keluar kerajaan tanpa harus melalu gerbang utama.
Sedangkan istana selatan tempat orangtua Saka berada adalah istana terujung dan terdalam dari bagian kerajaan ini.
Istana selatan memang istana yang istimewa karena sengaja di buat orang tuanya dahulu untuk hana agar Hana benar-benar terasing dengan dunia luar.
Hana belum menapakkan kakinya ke istana selatan,Terakhir dirinya meninggalkan istana selatan dalam kondisi istana tersebut sedang dilalap api yang besar.
Hana belum menyiapkan hatinya untuk bisa melihat kembali istana selatan.
Terlalu banyak kenangan pahit yang akan sangat menyakitkan jika dirinya melihat istana selatan sekarang ini.
__ADS_1