
Pangeran telah tiba di kerajaan sambara setelah menempuh perjalanan berkuda selama 2 hari
"Aku selalu memikirkan wanita ini,
Bolehkah aku berharap untuk memilikinya?
Apa ini yang di namakan jatuh cinta pandangan pertama?
ah sudahlah aku akan menyapa ayahanda dan ibunda dahulu.."gumam saka sambil dirinya memasuki gerbang istana
Di kejauhan terlihat Raja dan Ratu sambara memperhatikan Pangeran yang baru saja tiba di kerajaan tapiiii kenapa pangeran bicara dan senyam senyum sendiri ya??
"Baginda raja apakah anakmu pura-pura gila agar tidak di paksa untuk menjadi raja kiandra?
Lihatlah tingkah lakunya?
Apa yang pangeran gumamkan?
Bukan kah seharusnya Pangeran tiba 3 hari yang lalu? nyangkut di mana dia?
atauuu pangeran mengalami kecelakaan selama perjalanan ya sehingga pangeran jadi bersikap aneh?" Tanya ibunda ratu penasaran
"Ratu banyak sekali pertanyaan mu,
Haruskah aku menjawabnya?
atau kau mau menjawab sendiri semua pertanyaan mu?
Sudahlah...Mungkin pangeran senang sekali akan menjadi raja dari kerajaan kiandara."Jawab Raja sekenanya.
__ADS_1
Pangeran tiba di depan Raja dan ratu..
"Salam hormat baginda raja dan ratu,Putra mahkota telah kembali."Ucap saka hormat
"Bangunlah putraku,
ayahanda kira kau sudah lupa caranya memberi hormat kepada kami karena sudah lama sekali dirimu tidak pulang dari negeri jimran.
Apakah di sana sangat menyenangkan sampai kau melupakan negeri sambara dan kedua orangtuamu ini?" Tanya Raja berpura-pura kesal
"Bukan begitu ayahanda,
Tentu saja aku merindukan ayahanda dan ibunda hanya saja Ayahanda kan tau di negeri jimran semua sudah serba modern dan lagi aku lebih betah di sana."Jawab saka memasang wajah memelas
"Sudahlah raja..
putra mahkota pasti lelah setelah menempuh perjalanan jauh dan putra mahkota juga pasti belum makan.
"Baiklah, "jawab saka dan raja bersamaan
Mereka pun menuju ruang makan dan selama makan semua membisu karena raja turya tidak mengizinkan siapa pun berbicara selama makan..
Selesai makan raja turya mengajak anaknya ke ruangan nya untuk membicarakan hal penting.
"Pasti ayahanda ingin membicarakan perihal kerajaan kinandra,
Bagaimana cara aku menolak perintah ayahanda ya?Atau apa aku perlu bernegosiasi dengan ayahanda?ya..ya...aku akan meminta ayahanda menikahkanku dengan rakyat biasa di kerajaan kinandra tapi itu harus hana,semoga berhasil." suara hati saka
"Bagaimana permintaan ayahanda untuk menjadikan mu raja di kerajaan kinandra?
__ADS_1
Apakah kamu sanggup putra mahkota?" Tanya Raja langsung tepat sasaran
"Sebenarnya aku tidak sanggup ayahanda,
Biarlah paman burya saja yang menjadi raja di kerajaan kinandra" Jawab Saka mencoba menolak
"Aku tidak menerima penolakan putra mahkota. Biarlah kau yang memimpin kerajaan kinandra karena kerajaan itu sangatlah subur dan makmur.
Biar nanti adik ku pangeran burya yang akan menjadi pewaris tahta di kerajaan sambara ini jika nanti ayahanda sudah tiada."Jawab Raja Turya tegas
"Baiklah ayahanda tapi karena aku tidak mengenali seluruh wilayah kerajaan kinandra,
emmmm....Apakah boleh aku meminang salah satu rakyat di kerajaan kinandra?" Tanya Saka Ragu
"Kenapa harus dari kaum rakyat?
Kau bisa berkeliling bersama adipati dan yang lain nya kalau hanya ingin mengetahui wilayah tersebut!Banyak putri dari kerajaan tetangga yang masih sendiri.
Tentu mereka akan senang sekali jika putra mahkota kerajaan sambara meminang mereka."Jawab Raja Turya bingung
"Tidak ayahanda.
Dalam perjalanan kemari aku melewati sebuah desa dan aku menemukan perkebunan yang sangat subur di desa antah berantah dan pemiliknya sungguh wanita yang sangatlah cantik jelita.
Jika ayahanda tetap ingin aku menjadi raja di kerajaaan kiandra maka izinkanlah aku menikah dengan nya!
Karena sepertinya diapun menyukaiku walaupun saat pertama bertemu aku mengatakan hanyalah seorang patih di kerajaan sambara." Ucap Saka
"Tentu saja wanita itu akan menyukaimu??
__ADS_1
Lihat saja wajah tampan yang kau miliki.
Kau harus berterimakasih karena ayahandamu ini memberikan sedikit ketampanan ayahanda untukmu."Jawab Raja Turya sombong