Putri Dari Negeri Antah Berantah

Putri Dari Negeri Antah Berantah
Keseruan Dimulai


__ADS_3

Pangeran tidak tahu jika ia di kerjai Hana,


Kamar Mandi di ujung lorong itu sempit dan Hana sudah meminta ana menyembunyikan beberapa ekor tikus dan kecoa di kamar mandi itu.


Karena itu dulu adalah Kamar mandi yang tidak terpakai jadi minim penerangan.


"Rasakan kau Saka."gumam hana di kamar mandi


Ana sudah menunggu teriakan saka di ujung lorong.


satu,dua ,tiga..Ana sudah bersiap menutup telinganya dan mendengar pangeran berteriak sambil lari keluar kamar mandi.


Tapi kenapa tidak terjadi juga....


Dikamar mandi,Saka kaget melihat tikus dan beberapa kecoa di tambah lagi penerangan yang kurang.


Sebenarnya Saka takut gelap tapi ia tak mau dirinya malu.


"Ini pasti kerjaan Hana dan ana,


Aku harus bisa melewati kejahilan yang mereka perbuat padaku."Saka


Saka bergegas ingin masuk ke dalam Bak mandi untuk berendam dan segera mambersihkan tubuhnya agar bisa keluar kamar mandi yang sudah seperti neraka ini,ketika ia memasukkan kakinya ke dalam bak terdengar suara tikus.


Entah di mana tikus itu berada,entah di dalam bak atau di dekat kakinya...


Saka sudah bergidik geli membayangkan nya,akhirnya ia hanya duduk jongkok di pinggiran bak mandi sambil mengusap-usap dadanya.


"Bisa jantungan kalau lama-lama di sini.


Bagaimana jika airnya sudah di beri racikan untuk membuat tubuhku gatal-gatal.


Sebaiknya aku tidak mandi saja.


Aku akan memeluk Hana dengan semua keringat dan kotoran yang menempel di tubuhku.


Dia harus merasakan akibat ulahnya sendiri.


Menikmati bau badan ku...Hhahahhaha"

__ADS_1


Saka terus tertawa sampai tiba-tiba ia merasakan ada yang jatuh dikepalanya,Begitu di rabanya ternyata sekor kecoa sedang menari-nari di kepalanya.


Karena gerakan Reflek saka jatuh dari pinggiran bak mandi....


"aaaaaaa..aaa..Kakiku dan pinggangku sakit sekali.


Untung adik besarku yang belum merasakan malam pertama tidak kenapa-kenapa.


Tapi bagus juga begini,Aku akan pura-pura sakit dan tidak bisa menggerakkan pinggangku."


Saka memanggil Prajurit yang menunggunya di depan pintu kamar mandi untuk menggotongnya kembali ke kamar.


Saka berpura-pura kelihatan sakit dan tak mampu berdiri


Dan lihatlah begitu keluar kamar mandi,Saka telah melihat Ana yang sedang menahan tawanya melihat Saka kesakitan.


"Apa yang terjadi Kakak ipar?"Ana


"Panggil aku baginda Raja,Kau lupa sekarang aku Raja kerajaan ini."Ucap Saka sudah sangat kesal


"Maafkan hamba Baginda Raja,Apa yang sebenarnya terjadi?"ana


Prajurit mau sampai kalian masih berdiri di sini dan tidak mengantarku kekamar."Saka


Hana sudah selasi mandi,dirinya menunggu ingin melihat wajah Saka yang ketakutan tapi sudah lama dirinya menunggu,Saka belum juga kembali kekamar.apa yang sebenarnya terjadi?


Begitu Hana membuka Pintu dirinya melihat Saka di gotong dengan tandu oleh kedua prajurit dan sedang di bawa ke kamar.


"Kenapa cepat sekali dia terluka,Padahal permainan baru mau di mulai..Sungguh lawan yang lemah."gumam Hana


Bukan nya menghampiri Hana malah kembali ke kamar,Sebelum iya masuk Saka telah meneriakkan namanya dan memintanya membantu saka kembali ke kamar.


Turunkan aku di sini Prajurit,Biar istriku yang memapahku kembali kekamar.Ucap Saka


"Anda yakin Yang mulia,"Prajurit


"Ayo cepatlah turunkan aku,Kenapa aku harus sampai dua kali memberi kalian perintah baru mengerti."Ucap Saka Kesal


Hana pura-pura terkejut,

__ADS_1


"Apa yang terjadi padamu sayang?


Apa kau terjatuh di kamar mandi?"


Hana terus saja bertanya sambil memapah Tubuh Besar Saka ke kamar tidur,


Saka sengaja memposisikan dirinya berdiri miring ke tubuh Hana,Biar Hana sedikit merasa keberatan memapahnya.


Istrinya ini seharusnya di beri sedikit pelajaran karena telah mengerjainya tadi.


Begitu tiba di kamar,Saka malah menunjuk kamar mandi yang tadi di gunakan Hana.


"Aku mau mandi,Antar aku ke kamar mandi."Saka


"Baiklah.


Aku akan memanggil dayang-dayang untuk membantumu mandi."Hana


Setelah mendudukkan Saka di pinggiran bak mandi,Hana segera keluar untuk memanggil dayang tapi belum sempat dirinya berjalan Saka telah menarik tangannya dan berkata


"Apa kau rela tubuh suamimu ini di sentuh oleh wanita lain meskipun itu dayang istana,Sayaanggg??"Ucap saka sembari memberi penekanan pada kata sayang.


"Lalu kalau bukan dayang,siapa lagi yang akan membantumu mandi?"Hana


"Tentu saja dirimu,Ratuku.


Ayo bantu aku membuka Pakaianku dan bantu aku menggosok tubuhku."Ucap saka sembari tersenyum tanpa dosa


"Aku tidak mau dan belum siap melihat tubuhmu sayang,"ucap hana sambil menutup pipinya yang sudah semerah tomat


"Kalau kau tidak mau,Aku tidak usah mandi saja.


Kan hanya dirimu yang akan menikmati bau asem tubuhku ini semalaman.


atau kau mau belajar untuk siap melayaniku sayang.Bagaimana? "Tanya saka sambil tersenyum


"Baiklah sayang,Sekarang saatnya aku yang bermain-main denganmu."suara hati saka


"Ini mah aku juga yang repot,,ana ini namanya kau mengerjaiku.sungguh senjata makan tuan ini mah!!."Suara hati Ana

__ADS_1


__ADS_2