Putri Dari Negeri Antah Berantah

Putri Dari Negeri Antah Berantah
Kebenaran


__ADS_3

Ana telah tiba di kerajaan kinandra dan langsung menuju istana barat untuk istirahat.


Ratu Hana yang mendengar berita bahwa ana telah tiba di istana segera berlari untuk menemui ana.


"Ana di mana dirimu?"Hana


"Aku di sini ratu"Ana


"Cepat ceritakan padaku,Info apa yang kau dapat dari negeri sambara?"Ucap Hana semangat


"Aku akan menceritakan nya,Tapi tidak di sini.


Kau lihat banyak dayang dan penjaga istana yang menguping" Ucap ana sembari menunjuk para dayang dan pengawal.


Lalu mereka masuk ke ruangan ana dan Ratu memerintahkan para dayang dan penjaga untuk tak mengizinkan siapapun mendekati ruangan nya.


Ana lalu menceritakan semua yang di dengarnya dari Raja Burya dan Entah bagaimana lagi ekspresi wajah hana untuk menanggapi cerita ana.


Ana bahkan menceritakan bahwa dulu Raja burya sempat beberapa kali ingin membunuh Raja Saka,Tapi karena ibunda saka yang ahli dalam pengobatan maka Raja Saka masih hidup hingga saat ini.


Hana tidak pernah membayangkan bahwa perebutan kekuasaan dapat membuat keluarga sendiri menjadi jahat.

__ADS_1


Hana tidak pernah mengerti hal seperti itu karena dulu kedua orangtuanya merupakan anak tunggal dan dirinya pun anak tunggal.


Beberapa kali Hana pernah menyalahkan orangtuanya karena dirinya tidak memiliki saudara sama sekali saat orang tuanya meninggalkannya untuk selamanya tapi ternyata memiliki saudara tidak selalu lebih baik.


"APA...Kau masuk ke kamar Raja Burya???Kau nekat sekali ana,,,Bagaimana kau bisa berpikir untuk masuk ke sana.Lalu apakah dia melecehkan mu????"


Tanya Hana kaget saat ana menceritakan ia masuk ke kamar Raja burya


"Jika aku tidak masuk ke kamarnya dan menemani ia minum maka tidak akan ada info yang ku dapat Hana,aku baik-baik saja!" Ucap ana menenangkan Hana


"Kau tidak berbohong kan ana" Ucap hana sambil memutar- mutar tubuh ana,Hana merasa bersalah karena mengirim ana ke negeri sambara seorang diri. Ana dulu adalah dayangnya tapi saat ini hana sudah menganggap ana lebih dari saudara kandungnya sendiri.


"Kau tidak boleh lagi kembali ke negeri sambara,Aku akan mencari pembunuh bayaran dan Kita akan menemukan cara lain untuk membalas dendam.Ini terlalu berbahaya untuk mu ana" Ucap Hana cemas


"Katakan ana !! Apapun akan kulakukan asal kau berjanji bahwa kau takkan terluka sama sekali." Ucap Hana serius


"Ratu harus mengawasi dan memastikan Kaisar Turya dan ibu suri tidak mengunjungi kerajaan sambara selama dua bulan ke depan.


Aku harus memastikan bahwa ramuan yang ku berikan berhasil membuat lumpuh Raja burya dan ketika Ibu suri mengetahuinya aku berharap bahwa saat itu sudah telat untuk mengobati Raja burya Karena kau tau sendiri Hana bahwa ibu mertuamu itu pandai dalam pengobatan.Jika ia mengetahui bahwa adik iparnya sedang kita racuni maka usaha kita akan sia-sia." Ucap ana


" Baiklah,Aku akan mendekati orangtua Saka dan membuat mereka betah tinggal di istana kinandra.

__ADS_1


Jadi kapan kau akan kembali ke istana sambara??" Tanya Hana


"Seminggu lagi Hana,Saat semua ramuan sudah siap maka aku akan langsung berangkat." Jawab Ana


"Baiklah,Semoga rencana kita berhasil ana"Hana


"Kau tidak masalahkan jika Raja burya Hanya lumpuh??" Tanya ana kembali


"Aku setuju dengan semua rencana mu,Pastikan saja dia tidak buta dan bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri saat kau berhasil merebut kerajaan Sambara. Tapi apa kau benar harus menikahi Raja iblis itu untuk menguasai negeri sambara??" Tanya Hana masih tidak setuju dengan ide pernikahan ana dengan Raja burya


"Tidak ada cara lain Hana, Jika aku tidak menikah dengan nya maka saat Raja burya lumpuh kerajaan sambara akan menjadi milik Raja Turya kembali.Jika dia sudah menikah dengan ku maka akulah yang berhak memimpin Kerajaan Sambara." Ucap ana yakin


Hana akhirnya setuju saja meskipun itu artinya ana harus mengorbankan dirinya kembali untuk membalas dendam mereka sedangkan Hana merasa selama ini dirinya tidak berbuat apa-apa.


Hana memang menikahi Raja Saka untuk membalas dendam juga tapi...Saka berbeda.


Saka selalu memperlakukan nya dengan baik meskipun dirinya selalu bersikap menyebalkan selain itu Saka masih muda dan tampan.


"Ooohhh ya ampun...apa yang kupikirkan.


Sejak kapan aku beranggapan bahwa saka tampan!!! Sadarr Hana ...sadarr.." Gumam Hana sembari menepuk-nepuk kedua pipiny dan menggeleng kan kepala nya kuat-kuat.

__ADS_1


"Sepertinya aku harus keluar istana untuk melihat pria yang bening-bening dan berkilau di luar sana atau aku perlu mengajak Saka mengunjungi kerajaan lain.Mungkin aku bisa bertemu pangeran tampan lainnya untuk mengalihkan pikiran ku." Hana semakin bergumam tak jelas.


__ADS_2