
Hana belum juga bisa tidur,
tubuhnya sangat lelah tapi Ntah kenapa hatinya merasa nyaman malam ini.
Sampai terdengar suara pintu terbuka dan hana yakin pasti saka yang kembali ke kamar setelah makan malam nya yang terlambat.
Hana masih memejamkan matanya,,
Menunggu suaminya merebahkan diri di sampingnya.
Tapi saka sepertinya malah pergi ke kamar mandi untuk mandi
Apa benar dia mencariku sampai belum mandi dan makan??
Ahhhh...buat apa aku memikirkan nya.
Terserah..Buat apa perduli padanya??
Dia hidup atau matipun aku tak perduli.
Hana kembali menepis suatu rasa yang mulai mengganggu di hatinya.
Saka yang keluar dari kamar mandi,
Memperhatikan Hana yang sepertinya sudah terlelap tidur.
Kau sangat menggemaskan istriku..
Isi hatimu itu terbaca jelas di wajahmu..
bagaimana kau berpikir untuk balas dendam jika semua isi kepalamu terpampang jelas di wajahmu.
Saka naik ke tempat tidur dan merengkuh Hana kepelukan nya.
Sambil membelai pelan rambut istrinya Saka bergumam,
"Tidurlah sayang,Aku tau bukan cuma fisik mu yang lelah pasti hatimu lebih lelah.
Paman Burya memang tidak bisa di maafkan karena membunuh kedua orangtuamu tapi dia tetap keluargaku Hana.
__ADS_1
Meski saat kecil dulu Paman Burya sering mencoba untuk menghabisi nyawaku,,Aku tetap tidak bisa membencinya.
Jika terjadi sesuatu pada Paman,Ayahandaku pasti akan ikut terluka.
Hana,Beri aku waktu untuk menyelesaikan semuanya!!"
Tak lama saka pun ikut terlelap.
Hari ini hari yang melelahkan untuknya,Mulai dari masalah keuangan kerajaan sampai istrinya yang menghilang.
Pagi hari ketika Hana membuka matanya,dia melihat wajah Saka yang hanya berjarak sejengkal dari wajahnya.
Jika biasanya hana akan memalingkan wajah atau menghindar, tidak untuk pagi ini.
Dirinya malah asik menikmati wajah suaminya dari dekat, Namun bukan nya bahagia hana malah kembali menangis.
Ia berperang dengan hatinya sendiri,Mampukah dirinya memenangkan pertandingan ini.
Hana lupa cinta bisa merubah dan mengalahkan segalanya termasuk rasa sakit di hatinya.
"Pagi sayang,"Ucap saka
"Apa yang kau pikirkan?Berhentilah untuk berpikir hari ini dan cobalah nikmati hidupmu sayang."ucap saka sambil mencium pipi istrinya.
"Aku tidak berpikir,Aku hanya masih mengantuk" Ucap hana kembali memeluk suaminya dan membenamkan wajahnya di dada suaminy.
Hana merasa pipinya merah..
"Ahhh..memalukan sekali".gumam hana sambil menutup matanya.
"Kenapa mesti malu?
Ayo kita mandi,Aku tidak akan bekerja hari ini dan menemanimu Jalan- Jalan ke festival desa."Saka
"Tidak mau..Tidak seru jalan-jalan denganmu!"Hana
"Belum di coba udah bilang tidak seru?"Saka
"Ya sudah pasti tidak seru,Jalan-jalan di kelilingi pengawal hanya akan menarik perhatian banyak orang di festival.
__ADS_1
Lalu para pedagang akan mengenaliku.
Aku tidak akan bebas lagi jika keluar istana."Hana
"Memang itu tujuan ku,Biar kau tidak bisa kabur lagi!!!" Saka
"Tuhhhh kan..."Hana
"Baiklah,Bagaimana kalau kita ke festival berdua saja.Kau mau kencan denganku istriku??" Goda saka
"Kau yakin kita bisa pergi berdua??
Bagaimana jika terjadi sesuatu saat kita di luar istana."Hana
"Jika terjadi sesuatu aku bisa melindungi diriku sayang,Selainn itu...."Saka terlihat ragu untuk melanjutkan ucapan nya
"Selain itu apa?"Tanya Hana tak sabar
"Selain itu,Bukankah ada dirimu yang akan melindungiku."Saka
Hana terlihat bingung,Dahinya sudah mengkerut mencari tau apa maksud suaminya.
"Hahahahh..kenapa?? kau tak mau melindungiku?Bukan kah istriku ini pintar bela diri dan terlebih lagi pintar kabur.
Dari suaminya sendiri saja bisa kabur.iya kaan.....???goda saka lagi
"Mana ada suami yang minta perlindungan istrinyaa,Seharusnya kau yang melindungiku.Aku ini kan wanita juga.."Hana
"siapa Yang bilang kau wanita sayang?
Sayang..kau itu bidadari bukan wanita.mengerti??."goda Saka sambil mencium hidung istrinya.
"Aku mau mandi" Hana buru-buru masuk kamar mandi.
Wajahnya sudah panas seperti kepiting rebus...
Ahhh apa yang terjadi,,
Lemah sekali hatiku,Begini saja sudah berbunga-bunga.ucap hana sambil membenturkan kepalany ke dinding kamar mandi
__ADS_1