QUEEN N KING Ceo

QUEEN N KING Ceo
bab 16


__ADS_3

beberapa waktu kemudian...


"aku dimana...." lirih alexa saat terbangun dari tidurnya.


"sayaang.. kau sudah bangun..!?"


ucap pria tampan yg masuk di ruangan itu, sambil membawa nampan.


"maaf aku ketiduran.... apa sudah lama aku tertidur..!?"


tanya alexa merasa kurang enak.


"mmmm... kau bangun malam pun tidak apa2...apa.... kau sudah merasa tenang...!?"


ucap arlen yg sudah menaruh nampan yg dibawah tadi di atas nakas, lalu duduk di samping alexa.


"hmhm.... yah... sedikit..."


jawab alexa yg menarik nafas pelan dan tersenyum tipis.


"aku mengerti perasaanmu... tapi sekarang, makanlah...."


"aku ingin mencuci muka dulu..."


"baiklah... setelah itu, langsung makan dan mencoba sesuatu yg aku siapkan untukmu.."


"mencoba apa...!?"


"sudah.... makan dulu sayaang...."


"hmhm.... baiklah..kau membuatku penasaran tuan..."


gerutu alexa sambil turun dari ranjang dan bergegas ke kamar mandi dengan rasa penasaran.


arlen kembali ke meja kerjanya, dan hendak mengambil tote bag yg di siapkannya saat mommy nya menelepon tadi untuk mengajak makan malam.


saat ini alexa sudah memulai makan makanan yg di bawah arlen tadi dengan tenang. setelah selesai dia langsung keluar dari ruangan itu, dan pergi ke ruang kerja arlen.


"sayaang.... apa yg kau siapkan tadi..?"


ucap alexa saat sudah berada di hadapan arlen.


"ini... cobalah... semoga kamu suka.."


"inikan.... sebuah gaun..!? kenapa kau memberikannya padaku..!?"


"itu untuk calon istriku... dan calon menantu dari keluarga duarte..."


"tapi...untuk apa...!?"


"tadi mommy menelponku, katanya kakek menyuruh kita pulang ke rumah utama untuk makan malam keluarga..."


"okay.... aku akan mencobanya saat tiba di apartemen"


"yah sudah.... karna hari sudah sore, sebaiknya kita pulang.. agar bisa bersiap..."


ucap arlen yg kemudian mengambil kunci mobil dan menggenggam tangan alexa dan langsung keluar dari ruangan arlen.


malampun tiba... saat ini limison arlen sudah berada di depan pekarangan mansion keluarga duarte.


terlihat sepasang kekasih yg keluar dari limison mewah keluaran terbaru berwarna hitam.


dan pengawal yg menjaga di pintu utama, langsung menghampiri dan menunduk hormat di depan arlen dan alexa.


"selamat malam tuan muda..nona muda... silahkan masuk, semuanya sedang menunggu kedatangan kalian"


"hmhm... "


arlen hanya berdehem dan merangkul pinggang alexa possesif, sementara alexa hanya tersenyum dengan sikap arlen yg seakan akan tidak ingin mengatur jarak sedikitpun dengan pujaan hatinya.


keduanya masuk dengan langkah yg tegas, dan senyum yg terpampang nyata di wajah keduanya.


saat mereka memasuki ruangan keluarga, terdengar obrolan2 yg membuat ruangan itu sedikit ramai.

__ADS_1


"selamat malam semuanya..."


sapa alexa sambil membungkukan badannya sedikit hormat kepada beberapa pasangan orang tua yg sudah ada di ruangan itu dengan tersenyum manis.


semua seketika terdiam melihat ke arah dua pasangan yg mencuri perhatian dari orang2 yg hadir di ruangan itu.


"alexa sayaang.... kemarilah..."


ucap ny. jeane kepada alexa....


"hay, mom...."


ucap alexa yg menghampiri ny. jeane dan mencium punggung tangan kedua orang tua arlen, dan kakeknya di susul dengan paman dan bibi arlen di ikuti arlen yg melakukan hal yg sama.


"kau sangat cantik sayang..."


ucap bibi arlen yg mendapat giliran terakhir mendapat salam dari alexa.


"terima kasih aunty.."


ucap alexa tersenyum.


"sini, duduk di samping mommy..."


ajak ny. jeane kepada alexa.


"alexa sayaang... malam ini, mommy ingin mendengar keputusan kalian berdua...tentang pernikahan..."


"bulan depan mom..."


bukan alexa yg menjawab, tetapi arlen yg duduk di samping kakeknya.


"ha...!?"


"apa persiapannya akan selesai dengan waktu yg begitu singkat..!?"


ucap daddy arlen yg terkejut, begitupun dengan yg lainnya.


ucap arlen dengan santai...


"hmhm... anak ini.. selalu saja memutuskan hal seenaknya.... ini tentang pernikahan kamu Ar... pewaris tunggal keluarga duarte... mana mungkin mempersiapkan pernikahan dengan asal asalan..."


ucap mommynya tidak terima dengan sikap arlen yg menganggap bisa melakukan persiapan itu dengan begitu mudah.


"siapa yg akan menikah...!?"


terdengar suara bariton dari pintu masuk, dan langsung berjalan menghampiri semua orang yg berada di ruangan itu.


seketika mata alexa terbelalak, saat melihat siapa yg datang.


"hy uncle, hy aunty, kek... mom, dad, ...."


ucap pria itu yg menyalami ke lima orang tua .


"alexa....sedang apa kau disini..!?"


ucap pria itu, yg ikut terkejut melihat alexa.


"mark... kau kenal dengan calon istri arlen...!?"


tanya mommynya, yg tidak lain adalah bibi arlen.


ny. jeane dan mommynya mark adalah kakak beradik.


"ca-calon i-istri...!? apa maksudnya..!?"


"iya... alexa adalah calon istri arlen.. dan sebentar lagi mereka akan menikah...."


tutur daddy arlen dengan santai.


astaga.... aku pikir saat di cafe itu, hanya akal akalan arlen agar aku tidak dekat dengan alexa... tapi... bagaimana mereka bisa kenal...


ucap mark membathin.

__ADS_1


"sudah.... jangan berpikir aneh aneh dia sudah menjadi milikku... dan aku tidak suka ada yg ingin mengambilnya dariku"


ucap arlen yg menatap tajam ke arah mark.


"ck, asal kau tahu, aku yg lebih dulu mengenalnya... aku dan alexa satu universitas bahkan satu kelas"


"kalian hanya mengenal begitu saja...tidak ada yg spesial bukan..!?"


ucap arlen menyeringai...


"hhuufftt..... kalau kau tidak ada, pasti alexa yg akan menikah denganku..."


ucap mark geram..


"oh yahh.... apa... sekarang kau sudah mengakui kemampuanku..!?"


balas arlen yg semakin menajamkan tatapannya.


"ck, kau ini.... kenapa kau selalu selangkah lebih maju dariku..!? dari semua gadis yg dekat denganku, hanya alexa yg dengan sengaja tidak aku kenalkan denganmu...tapi...apa ini...!!"


ucap mark yg sudah emosi.


"berarti itu tandanya, dia berjodoh denganku... berhenti mengharapkan sesuatu yg tidak mungkin... carilah wanita yg baik... semua wanita yg ada di dekatmu, hanya menyukai uangmu saja..."


ucap arlen yg mengangkat bibirnya setengah melengkung.


"hhuufftt... dasar kalian berdua... hentikan ocehan kalian.... membuat mommy pusing..."


ucap ny. jeane yg terlihat gusar dengan tingkah dua pemuda itu yg setiap kali bertemu, selalu bertentangan.


terlihat semua orang hanya menggelengkan kepala ikut pusing dengan mereka berdua.


sementara alexa... tertunduk malu dengan arlen dan mark yg memperebutkan dirinya di depan orang tua.


"sudahlah... ayo kita makan... melihat kalian bertengkar, membuatku lapar"


ucap kakek arlen yg mulai berdiri hendak keruangan makan dan di susul oleh semua orang yg ada di situ.


"silahkan sayaang..."


ucap arlen menarik kursi untuk di duduki alexa, membuat alexa tersipu dengan sikap arlen.


"terima kasih..." lirih alexa.


saat semua sudah duduk, mereka mulai mengambil makanan.


alexa dengan cekatan mengambilkan nasi dan lauk untuk arlen.


semua yg melihat itu, tersenyum senang dengan sikap alexa yg sudah mulai belajar melayani pria yg sebentar lagi akan menjadi suaminya.


terkecuali mark... hanya dia yg memasang wajah masam saat itu... bagaimana tidak, alasan dia mendekati sherly, ternyata hanya ingin mengetahui alexa. alexa yg selalu menjauhi mark, membuat mark tidak mengetahui apapun tentang alexa. walaupun mereka sering bertemu saat ada kelas di kampus, tapi sifat alexa yg cuek dengan seorang pria, membuat mark harus lebih berusaha.


saat semua sudah selesai makan, mereka kembali ke ruangan keluarga.


"mengenai pernikahan kalian, kakek setuju persiapannya satu bulan.... jadi.. itu sudah keputusan final.. bagaimana nak, apa kau sudah bersedia..!?"


ucap kakek arlen dan sambung bertanya kepada alexa.


"aku.... terserah baiknya saja kek..."


jawab alexa, yg mendapat senyuman bahagia dari arlen.


"hmhm... baiklah... apa masalahmu sudah selesai...!?"


"belum kek... semoga saja secepatnya akan segera selesai.."


ucap alexa pelan dengan senyum tipis di bibirnya.


***bersambungπŸ₯°πŸ™πŸ™πŸ™


jangan lupa vote,coment,like nya guys.....πŸ₯°πŸ™πŸ™πŸ™


dimohon dengan sangat yah.... πŸ™πŸ™πŸ™***

__ADS_1


__ADS_2