
pagi yg cerah ceria:
pagi itu jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi, alexa bangun dari tidurnya.
ia mencuci mukanya, lalu bergegas ke dapur apartement mewahnya sekedar membuat sarapan untuk dirinya sendiri.
yah, alexa lebih suka memasak sendiri jika ia tidak terlalu sibuk sebelum ia ke kantornya.
hanya memerlukan waktu 30 menit untuknya menyelesaikan acara memasaknya pagi itu karna memang hanya masakan yg gampang yg ia masak.
ia segera bergegas kembali ke kamarnya untuk mandi, lalu memakai pakaian formalnya untuk ke kantor lalu ia sedikit memoles wajah cantiknya dengan make up yg tipis, karna ia memang sudah cantik alami.
pukul 7 tepat ia sudah duduk di depan meja untuk sarapan.
"hhuuu, kesepian juga kalo aku sarapan selalu seorang diri, nasib tinggal sendiri" lirih alexa saat ia akan menyantap sarapannya.
dua puluh menit berlalu, ia sudah menyelesaikan sarapannya.
saat itu juga, bel berbunyi tanda ada seseorang di balik pintu apartemennya.
ceklek,
pintu di buka alexa, "selamat pagi nona" sapa wanita paruh baya yg menekan bel tadi.
"selamat pagii" balas alexa sambil tersenyum ramah kepada wanita itu"
"bibi sudah datang, ayo masuk bi, aku harus bergegas untuk ke kantor"
"eh, i-ia non, jawab wanita paruh baya itu tergagap, terpaku karna melihat senyum yg indah di pagi hari dari nona mudanya itu"
setelah wanita paruh baya itu masuk, alexa langsung meluncur ke kantornya, agar ia tidak terlambat. untung, jarak kantor dan apartementnya tidak jauh, sehingga ia tidak sampai ngebut untuk sampai di kantornya.
wanita paruh baya tadi, adalah bi ina orang yg datang setiap hari ke apartement alexa untuk membersihkan tempat tinggalnya itu.
ia sudah menjadi orang kepercayaan alexa, di saat alexa baru menempati apartement itu.
sedangkan urusan memasak, alexa tidak ingin terlalu merepotkan bi ina, mengingat usia bi ina sudah tidak muda lagi.
ia hanya bekerja sampai jam 4 sore.
setelahnya, ia pulang ke rumahnya sendiri.
bi ina, sangat menyayangi nona nya itu karna keramahan dan ketulusan alexa.
sedangkan alexa, sudah menganggap bi ina seperti keluarganya sendiri. maka dari itu, alexa sudah mempercayakan bi ina untuk keluar masuk apartemennya.
kata sandi apartemennya hanya ia dan bi ina yg mengetahuinya.
__ADS_1
bahkan, ibu kandungnya tidak tau. karna ibu kandungnya tidak pernah berkunjung hanya untuk sekedar menyapa.
alexa sendiri bingung, kenapa ibunya berubah drastis.
menelepon pun, sudah tidak pernah. entah apa yg terjadi dengan ibunya itu.
karna kesibukkan alexa, ia sedikit melupakan perihal ibunya yg berubah itu.
salah satu mobil mewah, memasuki area parkir khusus ceo. wanita yg ada di dalam kendaraan limited edition itu, tidak lain tidak bukan adalah ceo drash corp. "alexa audrey drash".
alexa langsung masuk ke dalam agar ia segera menyelesaikan pekerjaan yg menantinya.
ketika masih di lobi, seluruh karyawan menyapa boss mereka, sekedar mengucapkan selamat pagi.
alexa langsung memasuki lift khusus ceo yg langsung terhubung dengan ruangannya.
di sebelah ruangannya, terdapat satu ruangan khusus untuk asisten sekaligus sepupunya masha drash.
ting,..!
lift terbuka, dan di depan lift sudah berdiri sang asisten yg sudah menunggu pemilik perusahaan itu.
"selamat pagi nona" sapa masha.
"selamat pagi juga masha" balas alexa.
"sha, apa jadwalku hari ini?" tanya alexa.
"sampai makan siang, belum ada jadwal untuk keluar nona. anda hanya perlu menanda tangani berkas yg sudah ada di depan anda. tapi, setelah makan siang kita akan meninjau lokasi untuk pembangunan anak cabang perusahaan". jawab masha dengan memperlihatkan gambar lokasi pembangunan di tabnya.
"hmhm... baiklah...."
kita bertemu nanti di saat jam makan siang, sekarang kembalilah di ruanganmu dek, kata alexa kepada masha dengan senyuman tulus.
masha tersenyum, "baiklah nona muda"...
"hey, berhenti memanggilku seformal itu sha, hanya kita berdua di sini," kata alexa yg sudah berapa kali mengingatkan masha untuk bersikap seperti adik kakak jika mereka hanya berdua.
"hehe, kekeh masha saat ia mendapat teguran dari kakak sepupunya itu.
"iya kakakku yg bawel... kata masha yg langsung keluar dari ruangan alexa dengan tertawa jail."
"dasar kau.... teriak alexa saat masha sudah di ambang pintu". alexa hanya menggelengkan kepala dengan sifat adiknya itu, yg terkadang ceria, sabar, dan dewasa dengan mengkondisikan keadaan yg ada.
masha memang orang yg ceria ketika ia hanya berdua dengan alexa, ia yg mengetahui pribadi kakaknya itu, mereka siap mendengarkan keluh kesah dari masing2, dan dengan bersama, menyelesaikan setiap masalah yg datang di tengah mereka.
berbeda di saat berhadapan dengan karyawan, atau di depan klien, masha dan alexa berubah tegas, dan mampu membuat karyawannya berpikir dua kali untuk berlaku curang di perusahaan alexa.
__ADS_1
sementara di duarte corp,
"vid, apa kau sudah menemukan pengacau di perusahaan anak cabang kita?" tanya arlen kepada sang asisten dengan muka datarnya.
"sudah tuan, ia karyawan yg baru tiga bulan bekerja di perusahaan anak cabang kita, dengan menduduki posisi bagian keuangan" sahut david dengan raut yg tidak kalah datarnya dengan boss nya itu.
"oohhh,...hanya tikus kecil rupanya, kata arlen dengan menyeringaii"...
sambil bersandar di tempat duduk kebesarannya.
"setelah makan siang, kita akan berkunjung kesana, tidak usah mengabari mereka, kita akan lihat, hanya orang itu yg bermain, atau ada teman tikusnya yg ikut berkhianat," kata arlen dengan suara tegas, dan emosi yg hampir meledak !!..
"astaga..... ekspresi macam apa ini tuan, sudah lama aku tidak melihat ekspresi ini.
kalian sudah salah bermain di belakang mr. duarte tikus kecil.....!!!"
batin david di sebelah tuannya.
"baik tuan..." kata david sambil menyodorkan berkas yg harus di periksa tuannya itu.
seperti alexa, arlen selalu memperingatkan david, agar tidak bersikap formal kepada dirinya.
mengingat david adalah sahabat baiknya, dan bahkan mereka sudah berteman semenjak masih kanak kanak.
"hentikan sikapmu itu david....!!! geram arlen..
apa perlu setiap kita hanya berdua, aku akan mengingatkanmu....!!???
hhuuffttt, david menghela nafas panjang.... "iyaaa sahabatku mr. duarte, kata david dengan senyum mengejek"...
ck, pergilah keruanganmu, datang kemari saat makan siang tiba, otot2 ku sudah kaku karna terlalu lama menganggur, kata arlen dengan *smirknya!!...
"baiklah*....!!!
aku ingin ikut bermain kali ini, balas david dengan senyum mengerikan..."
lalu ia pergi ke ruangannya.
hay,hay,hay.....πππ
tinggalkan jejak yah, jika membaca novel ini,
please....πππ₯°π₯°
semoga kalian suka dengan cerita iniπππ₯°
kritik dan saran, aku terima dengan ikhlas hatiππ₯°π₯°βοΈβοΈ
__ADS_1