
malam yg panjang baru saja di mulai oleh dua insan yg belum lama saling mengenal, namun langsung memutuskan pacaran dan menikah dengan waktu yg sangat singkat.
entahlah, mungkin mereka sudah saling merasa nyaman dengan pasangan masing masing.
keduanya saat ini tengah berada di atas ranjang sembari melepas rasa penat seharian berdiri menyambut para tamu yg sangat antusias dengan kedua mempelai yg sangat menarik perhatian... mereka sangat sangat lelah walaupun setelah mengguyur tubuh mereka dengan air dingin...
alexa hanya menganggukan kepalanya, saat arlen bertanya sesuatu yg intim.
membuat senyum arlen muncul dari sudut bibirnya.
arlen membaringkan tubuh alexa dengan perlahan.
alexa yg menyadari tubuh atletis suaminya yg gagah dan perkasa, tampak memerah menahan malu.
karna bagaimanapun juga, ini pertama kalinya alexa melihat tubuh pria yg sudah menjadi suaminya tanpa jas mewah yg biasa membalut tubuh kekarnya.
wajah alexa yg merona sangat di sadari arlen..
bagaimana tidak, tubuh alexa yg po**s hanya terbalut selimut tebal yg menghangatkan tubuh indahnya.
deg
jantung alexa memompa lebih cepat, karna tatapan lekat dari seorang pria tampan yg bru saja menyandang gelar sebagai suaminya.
"hey, jantung jangan mengkhianatiku...aahhh aku malu....kenapa dia menatapku begitu..."
"kenapa..!?"
"ti-tidak.... aku...aku..hanya..."
arlen tertawa menperlihatkan gigi gingsulnya yg semakin menambah ketampanan dari seorang ceo perusahaan raksasa.. melihat istrinya yg terlihat gugup.
dan tawa itulah yg mampu membuat alexa terpikat...
hingga arlen lebih mendekatkan wajahnya membuat wajah alexa tidak tahu sudah semerah apa.
mereka saling menatap dengan tatapan yg saling memuja kepribadian masing masing yg mempunyai banyak kesamaan, bahkan dalam hal percintaan... mereka yg sebelum bertemu selalu menolak lawan jenis yg selalu mencoba mendekat, tetapi dalam sekejap langsung terpanah saat pertama kali keduanya bertemu...
dengan gerakan yg lembut dan penuh perhitungan, arlen memulai aksinya...
sekitar dua jam mereka bertempur, terdengar erangan panjang yg keluar dari mulut suami istri yg seakan tidak tahu bahwa malam semakin larut saat mereka mencapai k*****s bersama.
bahkan peluh keduanya mengalir deras mengalahkan dinginnya AC yg terpasang di ruangan itu.
__ADS_1
tubuh arlen limbung di samping alexa, dan dengan gerakan cepat, dia menarik tubuh istrinya dan memeluk dengan erat, serta mengecup sayang kening alexa.
"terima kasih sayaang..kamu membuatku menjadi laki laki paling beruntung di dunia ini.....i love u my wife.."
"hmhm.... itu sudah menjadi kewajibanku.... i love u too my hubby.."
ucap keduanya yg mengeratkan pelukan mereka... meredakan rasa letih yg meremukkan tubuh mereka... tapi lebih tepatnya hanya tubuh alexa yg seperti sudah remuk, tidak dengan arlen yg mempunyai tubuh fit di luar dugaan bahkan dia tidak terlihat lelah sama sekali... membuat alexa berfikir mengapa suaminya terlihat sangat bugar tidak terlihat lelah saat meminta lagi hak sebagai suami dari tubuh istri tercinta.
dan permintaan arlen benar benar membuat alexa tidak dapat menyeimbangkan permainan arlen yg hanya mengistirahatkan tubuhnya dua jam, dan setelah itu bermain lagi.. entah sadar atau tidak, tapi arlen nampak tidak bisa meredakan hasratnya jika berdekatan dengan sang istri yg mempunyai daya tarik yg luar biasa.
semua bagian tubuh yg dimiliki istrinya, sepertinya akan menjadi candu baginya. bagaimana tidak, tubuh alexa sangat sempurna membuat hasratnya On terus hingga malam merayap dan pagi menyapa.
di pagi yg cerah... matahari terbit di perpaduan.. begitu juga senyum kedua insan yg terbit saat terbangun dari tidur singkat dari kamar besar hotel pribadi...
"morning sayang.."
cup
arlen mengecup bibir alexa yg terbangun saat tangan arlen mengusap wajahnya.
"morning too hubby..."
balas alexa yg kemudian tersenyum dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami.
"sayaang.. aku mau mandi.."
cup..
arlen kembali mengecup bibir alexa.
"mandi bareng.."
balas arlen yg malah mengeratkan pelukannya.
"baiklah.... lepas dulu..."
arlen melepaskan pelukkannya, dan alexa langsung duduk di tepi ranjang.
"aawww... ! kenapa ini sakit sekali..."
jerit alexa saat ia hendak berdiri namun dia langsung terduduk kembali.
arlen hanya terkekeh, dan langsung mendekat dan mengangkat tubuh alexa ala bridal style...
__ADS_1
"Al... apa yg kau lakukan..!?"
"kenapa...!? kau ingin ke kamar mandi sendirian..!? sepertinya itu mustahil nyonya Alger...!"
ucap Arlen yg melangkahkan kakinya masuk ke kamar mandi sementara wajah alexa merona tanpa di suruh oleh pemiliknya dan dengan perlahan, dia menurunkan tubuh indah istrinya ke dalam bathub dan meneteskan aroma therapy ke dalam air hangat yg sudah terlebih dulu diisi untuk meredakan rasa sakit yg dirasakan alexa di bagian inti tubuhnya, yg di akibatkan oleh ulah suaminya yg seakan akan enggan untuk berhenti meneguk madu murni yg di jaganya selama ini. tidak lupa juga puluhan tanda kepemilikkan yg tercetak di bagian bagian tertentu tubuh milik alexa.
setelah selesai dengan ritual mandi. mereka, sarapan di kamar itu setelah pelayan hotel mengantarkan beberapa menu istimewa.
saat sarapan selesai, keduanya bersantai duduk di balkon yg ada di kamar itu dengan pemandangan yg sangat indah, dimana terlihat gedung gedung yg menjulang tinggi dengan alexa yg duduk di pangkuan suaminya dengan perasaan yg hangat dan bahagia,
hingga seseorang mengetuk pintu kamar yg menjadi saksi bisu aktivitas dua sejoli yg baru menikah...
"huufftt... siapa yg tidak ada aktivitas lain selain menggangguku..!"
ucap arlen yg tengah bersandar di sandaran sofa dengan kepala alexa yg berada di dada bidangnya....
"mungkin penting sayaang...aku akan membuka pintunya..."
balas alexa yg langsung bergegas membuka pintu. tapi langkahnya memelan saat dia masih merasakan sedikit sakit di bagian bawah tubuhnya..
"sayaang... apa kamu yakin untuk sampai di pintu..!?"
tanya arlen dengan nada mengejek...
"hmhm...aku bisa sayaang... lagipula, ulah siapa hingga berjalanpun sedikit sulit untukku...!?"
gerutu alexa yg membuat arlen tertawa....
"hehe...iya..iya...maaf..."
balas arlen yg tersenyum kepada istrinya yg melanjutkan langkahnya untuk membuka pintu...
saat pintu terbuka...
"kamu..!? sedang apa kamu disini...!?"
ucap alexa kepada seorang wanita yg sudah mengganggu waktunya dengan suami tercintanya...
"syiitt... kenapa aku sekarang merasa kalah dengan wanita yg baru di kenal arlen..."
ucap wanita itu membathin....
***bersambung๐๐๐
__ADS_1
please vote, coment, like,.....๐ญ๐ญ๐๐๐๐ญ๐ญ๐ญ***
maaf๐๐reviewnya lama ๐๐