QUEEN N KING Ceo

QUEEN N KING Ceo
bab 35


__ADS_3

"bruuk....!"


suara pintu yg dibuka dengan sekali tendangan yg berasal dari kaki alexa.


"hmhm.. sepertinya pintu ini harus di ganti.. di tendang gitu ajaa udah ambruk !"


ujar alexa saat melihat pintu yg dia tendang terlempar dari tempatnya membuat orang yg berada di dalam ruangan itu, memekik kaget dengan suara yg keras.


"selamat datang tuan, nyonya,..."


salam dari mulut anak buah arlen yg menjaga gadis yg sudah cukup lama mereka kurung.


"heemm..."


hanya deheman yg mereka dengar dari suara pasutri di hadapan mereka saat ini.


"tolong lepaskan aku... aku janji tidak akan mengulang kesalahan yg sama...aku...aku akan pergi jauh dari kehidupan kalian... aku mohon..hiks..."


kata sandra dengan lemah dan menangis karena energinya terkuras setiap hari berteriak ingin di bebaskan dan tentu saja hal itu sangat di benci oleh para anak buah yg menjaganya...


keributan yg memekakan telinga mereka, membuat mereka selalu menyiksa sandra.. gadis yg selalu mengatakan kata menyesal di hatinya saat mengenal arlen dan alexa lebih jauh.


bahkan, jika waktu bisa diputar kembali ingin rasanya sandra tidak akan pernah kembali ke tanah air hanya untuk menemui arlen... tapi kenyataannya itu sia sia saja semua sudah terjadi.


alexa menyeringai sekejap saja wataknya berubah... tatapannya menajam menusuk setiap penglihatan orang orang yg ada di situ...


alexa seperti seorang psikopat, saat berhadapan dengan wanita yg ingin memiliki suaminya..


bahkan, kecantikannya berubah sangat seram


membuat para anak buah itu bergidik ngeri... begitupun dengan sandra.


"cih, apa kau menyesal sekarang...!? kau bahkan tidak berfikir dua kali untuk membunuhku.."


ujar alexa dan dengan sengaja menodongkan pistol yg entah dari kapan sudah berada di genggamannya di pelipis sandra.


membuat sandra gemetar dan tersedu memohon ampun.


"kau yakin, tidak akan pernah menggangguku !? aku bisa saja membebaskanmu... tapi-"


ucapan alexa menggantung dan itu membuat sandra berani menoleh menatap wajah alexa dan arlen bergantian.


sedangkan arlen hanya duduk anteng mencoba tidak ingin mencampuri keinginan istrinya beberapa saat yg lalu memintanya untuk diam saja karena mereka memang dari awal sudah sepakat akan sesuatu.


"tapi apa..?"


"kau pergi dari negara ini...pergi sejauh jauhnya... jika aku sekali saja melihat wajahmu di negara ini, dimanapun itu aku akan memecahkan kepalamu..!!"


kata alexa dengan tegas dan...


door.....!!!


suara tembakan yg alexa arahkan ke atas, membuat merinding semua orang yg berada di ruangan itu... tak terkecuali arlen... dia menggelengkan kepalanya dan kemudian mengangkat sebelah alisnya dan menarik nafas lalu membuangnya pelan.


sedangkan sandra, tidak sadarkan diri saking kagetnya mendengar peluru yg meluncur di udara itu.


tapi mungkin keadaannya yg sangat memprihatinkan, membuatnya semakin lemah... mungkin jiwanya terguncang karna di kurung di tempat yg minim pencahayaan serta ruangan yg pengap di sertai siksaan siksaan yg meluncur cantik dari tangan para anak buah arlen.


"hahaha.... baru segitu ajaa udah pingsan... dasar perempuan aneh..."


tawa alexa pecah seolah terhibur dengan ketidakberdayaan sandra.


"apa istri boss mafia juga... bikin merinding... satu seperti boss saja sudah buat kami gemetar kalau buat kesalahan... apalagi sekarang ada dua... ya ampun...harus lebih giat kerja lagi nih...!!"


bathin para anak buah yg melihat kelakuan alexa yg bukan baru sekali melihatnya.


arlen dan alexa sebenarnya telah sepakat untuk membebaskan sandra.


bagaimanapun juga, sandra pernah menjadi sahabat baik arlen.


bahkan arlen sudah menganggapnya sebagai seorang saudari hingga sandra menciptakan jarak yg tidak dapat lagi di satukan.


arlen merasa iba dengan kondisi sandra yg menyedihkan...


kesalahan sandra lah yg membuat arlen menjauh...


tapi, setiap kebaikan yg sandra lakukan dulu saat masih bersahabat dengannya, membuat arlen mencoba berbicara dengan alexa untuk membebaskan mantan sahabatnya itu.


dengan kedewasaan alexa, alexa pun mengiyakan permintaan suaminya.

__ADS_1


semua orang memiliki masa lalu dan alexa mengerti itu.


mungkin sandra akan benar benar berubah jika di berikan kesempatan kedua... pikirnya.


"bawah dia di ruang belakang dan panggilkan charles... "


perintah arlen kepada anak buahnya.


ruang belakang yg di maksud arlen adalah ruang pengobatan dimana setiap anggota yg terluka saat bertempur di obati di ruangan itu.


bahkan dilengkapi dengan tempat operasi bagi siapapun yg membutuhkannya.


tapi tidak dengan ruang pengobatan sang leader... ruangan itu terpisah walaupun dulu hanya sekali di gunakan arlen saat musuh menyerang secara diam diam.


ruang pengobatan para anak buah, terkesan mewah...


seperti ruangan vip yg berada di rumah sakit terkenal dan terbaik di negara itu.


lalu bagaimana dengan ruang pengobatan seorang leader black tiger... dan pengusaha muda terkenal pewaris takhta keluarga duarte dengan segudang bakat dan kemampuan yg dimilikinya.


ruangan yg memiliki ranjang king size, sofa dengan harga yg fantastis tidak lupa dengan perabot mewah penunjang ruang pengobatan yg seperti kamar hotel paling mewah.


tempat operasi dengan alat alat yg canggih ikut melengkapi.


charles chung.... seorang dokter muda, tampan, berbakat, dan sangat ahli dalam pekerjaannya.


pria berdarah korea itu, adalah salah satu dokter yg ber iQ tinggi...


bahkan, dia belum pernah gagal dalam melakukan operasi setelah lulus dari universitas kedokteran jebolan luar negeri itu.


umur yg sama seperti arlen...


dan karena suatu kejadian yg naas membuat nyawanya terancam, membuat charles dan arlen bersahabat dekat.


walaupun bersahabat hanya melalui alat komunikasi, mengingat charles tinggal di luar negeri sedangkan arlen di dalam negeri.


tapi... karena suatu hal membuat charles berkunjung serta memutuskan menetap di negara sahabatnya.


charles mengetahui profesi arlen... tapi, charles merasa terkesan dan beruntung bisa mengenal arlen. bagaimana dulu arlen menyelamatkannya membuatnya merasa punya hutang nyawa kepada arlen.


sudah dua tahun charles menjadi dokter pribadi arlen.


charles memiliki sifat yg berbanding terbalik dengan arlen.


charles yg selalu ceria.. sering tersenyum kepada siapa saja... dan sangat ramah kepada semua orang yg di jumpainya.


sedangkan arlen....


tau lah yahhh... sifat arlen sejak awal..


kecocokan sifat dan profesinya, membuat semua orang yg menjadi pasiennya tampak segan dengan kebaikan sang dokter.


*


*


*


*


*


" woyy.... boss pasien mana lagi nih..!?"


ujar charles saat sampai di markas dan langsung memasuki ruangan dimana arlen selalu beristirahat dan tanpa mengetuk pintu dulu membuat yg empunya tempat menatapnya tajam...


"ooouuw... kalem bro... eh.. siapa nih !? pasiennya kah..!?"


sambungnya lagi tidak menghiraukan kembali tatapan sahabatnya yg sudah sangat mengerti dengan kelakuan masing masing.


arlen sudah terbiasa dengan sifat charles yg sedikit sengklek..


begitupun sebaliknya.


"kamu si dokter itu..!?"


ucap alexa yg sudah mengetahui tentang charles dari suaminya dengan tatapan fokus di laptopnya tidak ingin menatap dokter yg sengklek dihadapannya.


"hohoho... sorry boss... hehe.. ini pasti alexa yah !? istri lu..!?"

__ADS_1


tanya charles kepada arlen yg juga menatap kembali layar laptopnya.


cueknya alexa membuat charles tau bukan dia pasiennya..yah.. meskipun itu hanya basa basinya saja..


"silahkan kebelakang dokter... pasienmu bisa mati nanti..jika dokter masih disini.. mengganggu saja...!"


ketus alexa yg mendengar pertanyaan charles. membuat fokusnya sedikit teralihkan melihat langsung sikap charles yg tidak ada sedikitpun formal terhadap arlen. berbeda dengan david yg bahkan tidak berani seperti itu mengingat david yg sudah sejak kecil bersama arlen.


mungkin sifat david sebelas dua belas sama arlen.


terkesan cuek dan selalu serius.


"iya nyonya boss.. pasienku tidak terlalu memerlukan tangan ajaibku ini... beberapa perawat sudah setia mengurusnya... jika ada yg genting, mereka pasti memberitahuku..."


cicit charles panjang lebar karna begitulah faktanya sambil menarik kursi dan malah duduk di depan meja arlen.


"uuhhkk... selesai... akhirnya..."


ujar alexa sambil meregangkan otot ototnya yg kaku saat berhadapan dengan angka angka dan huruf huruf yg tertera dilayar laptopnya.


sedangkan arlen masih saja fokus.


"busett dahh... kerjaan mulu boss.. kalian berdua nggak ngantor tadi !? sampe sini di bawah bawah tu kerjaan.."


celetuk charles sudah tahu profesi alexa yg sama dengan arlen.


"berisik...!"


ucap alexa dan arlen kompak.


"wwihhh.... kompak bener..."


cicitnya lagii... dan saat itu juga bantal sofa yg berada di sandaran alexa, melayang di kepala charles.


"auw... galak bener nyonya boss..!"


"empuk itu.... mau yg ini..!?"


ucap alexa yg sudah kesal dengan charles sambil menyeringai dan memperlihatkan pistol yg berada di tangannya.


seketika saja nyali charles menciut dengan susah payah dia menelan salivanya... arlen yg melihatnya tampak menahan tawa saat melihat wajah charles yg lesu langsung meninggalkan ruangan itu.


"hahaha..... sayang... sejak kapan kamu jail seperti itu..!? hmhm...!?"


ujar arlen yg tidak tahan untuk tertawa setelah melihat pintu ruangan itu di tutup. kemudian berjalan mendekati sang istri yg ikut tertawa.


"dia lucu....hehe..."


"dia memang seperti itu... sejak ketemu, sudah seperti itu orangnya... tapi, jangan di tanya soal kerjaannya... dia hebat dan pintar.."


"kenapa dia tidak ada di pernikahan kita..!?"


"saat itu bertepatan dengan adiknya kecelakaan..jadi dia harus pulang untuk melihat adiknya"


ucap arlen yg sudah melingkarkan tangannya di perut sang istri...


serta wajahnya yg dibenamkan di ceruk leher alexa membuat alexa menutup matanya merasakan sensasi dari hembusan nafas sang suami.


bau mint menyeruak di pernafasan alexa... serta bau maskulin yg menjadi candu alexa menghirup lama lama tubuh suaminya.


begitupun sebaliknya yg arlen rasakan. bau wangi vanilla dari istrinya telah menjadi candu untuknya juga.


"sayang... aku menginginkanmu.."


ucap arlen yg sudah di terjang nafsu sejak berdekatan dengan istrinya.


arlen langsung menyambar bibir alexa dengan rakus dan menggendongnya ala bridal style menuju ranjang tempat arlen beristirahat jika datang ke markas tanpa melepas pagutan bibir keduanya.


keduanya yg saling bersentuhan menginginkan lebih dari sekedar ciuman.


hingga ruangan itu di penuhi dengan suara suara yg membuat keduanya lebih menggila menghabiskan sekitar dua jam dan tubuh keduanya lunglai begitu saja di atas ranjang setelah menyelesaikan pertempuran suami istri yg sedikit lagi tidak sadar menuju alam mimpi saling berpelukkan erat tidak peduli dengan pelu yg membasahi tubuh toples mereka berdua saking lelahnya.


***bersambung...


maaph yee baru up...otor punya halangan di dunia nyataπŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


yg pastinya tak bisa di tundaπŸ™πŸ™πŸ™


semoga otor ttap dpat jejaknya yahh..,πŸ™πŸ™πŸ™***

__ADS_1


__ADS_2