QUEEN N KING Ceo

QUEEN N KING Ceo
bab 17


__ADS_3

saat ini, alexa sudah berada di apartemen nya ia berjalan mondar mandir, ketika memikirkan suatu hal yg membuatnya pusing.


"aahk... shit ! kenapa aku menerima gadis gila itu bekerja di perusahaanku, hhufft.... percuma saja aku menyesal... baiklah adikku tersayang, aku akan mengikuti permainan mu dan ayahmu itu... cih, !"


alexa tampak berdecih ketika mengingat kejahatan sherly dan ayahnya, di tambah lagi sherly membuat masalah di kantornya yg menyebabkan karyawan di divisi keuangan merasa muak dengan kelakuan sherly yg seenaknya memerintah.....


dia selalu berdalih, bahwa dia adik dari ceo perusahaan itu. bermalas malasan dalam bekerja, padahal dialah yg seharusnya bekerja lebih keras, pasalnya dia memiliki tanggung jawab besar mengingat dia wakil ketua divisi keuangan. apalagi, saat ini ketua divisi mereka sedang cuti karna ibunya yg sakit.


"hallo masha..."


"iya boss..!?"


"hari ini terakhir billy cuti bukan..!?"


"iya... ada apa..!?"


"katakan padanya, untuk segera masuk besok, "


"baik lexa... siap"


"yah sudah...sampai bertemu besok"


tut...tut...tut...


alexa langsung mematikan panggilannya dengan masha sang asisten.


keesokan harinya...


saat ini alexa sudah berada di kantornya...


tok...tok...tok...


terdengar suara ketukan pintu dari ruangan alexa.


"masuk"


ketika mendengar suara dari dalam, orang yg mengetuk pintu langsung masuk.


"selamat pagi nona..."


"selamat pagi bil.."


jawab alexa kepada orang tadi, yg tidak lain adalah billy, ketua divisi keuangan sekaligus teman kampus alexa yg juga menyukai alexa sejak lama.


billy terpaku memandang alexa dengan tatapan yg berbeda, antara rindu dan resah... rindu karna selama tiga pekan tidak bertemu alexa... dan resah dengan kabar bahwa atasannya itu sudah memiliki kekasih.


"billy, apa ada yg mengganggu konsentrasimu...!?"


tanya alexa menaikkan sebelah alisnya.


"tidak nona...aku hanya memikirkan masalah di divisiku saja..."


jawab billy dengan sedikit sendu.


"hmhm... kamu tenang saja... bekerjalah seperti biasa... soal sherly, biar menjadi urusanku.... dan sampaikan kepada team mu agar bekerja sesuai instruksimu... abaikan perintah sherly yg bukan di tempatnya.."

__ADS_1


"baik,... kalau begitu, saya permisi..."


"hmhm... silahkan..."


ucap alexa memandang punggung billy yg sudah mulai meninggalkan ruangannya.


alexa sadar, dengan tatapan billy terhadapnya... karna saat di luar kantor, billy tidak menganggap alexa atasannya, melainkan seorang gadis biasa yg bisa saja menjadi kekasihnya.


"hmhm... biarlah seluruh dunia tahu hubunganku dengan Al.... agar aku tidak merasa terganggu dengan pria2 yg mendekatiku..."


lirih alexa yg mulai fokus dengan tumpukan dokumen yg berada di hadapannya.


hari mulai sore... saat ini alexa sedang berada di perjalanan untuk ke suatu tempat...


mobilnya kini berhenti di depan gerbang yg menjulang tinggi.


dengan meyakinkan dirinya, dia keluar dari mobilnya.


seorang security yg berjaga di post jaganya, langsung menghampiri alexa dan menunduk hormat pada putri majikannya.


ya... saat ini alexa memutuskan untuk menemui ibu kandungnya di mansion milik keluarga drash.


"apa ibu ada di rumah..!?"


"ada non... silahkan masuk..."


ucap security itu yg langsung membukakan gerbang, dan alexa kembali ke mobilnya dan masuk menuju ke pekarangan mansion nya.


setibanya ia di depan pintu utama alexa menarik nafas kasar, dan mulai melangkahkan kakinya masuk...


"ibu..."


lirih alexa memanggil ibunya...


"apa ada hal yg sangat penting, sehingga kau datang kemari..!?"


ucap ny. adelle yg masih enggan memandang alexa, tapi ia cukup hafal dengan suara putri sulungnya.


alexa mendekati ibunya.... dan berdiri di hadapan ibunya, tapi ny. adelle tampak berdiam diri, tidak ada respond darinya. walau alexa masih merasakan kecewa terhadap ibunya, tapi dia dengan sopan menarik pelan tangan ibunya, dan menciumnya.


ny. adelle tampak sedikit menatap alexa, dan menarik tangannya sedikit kasar.


"tidak usah berbasa basi... katakan apa yg akan kau katakan.... aku tidak punya cukup waktu untukmu"


ucap ny. adelle membuang mukanya.


saat itu juga, alexa menutup matanya rapat, bagai tertusuk sebilah pisau hatinya kini. ia mencoba menahan rasa sakit itu di depan ibunya.


"aku.... aku akan menikah bu...."


lirih alexa saat dia sudah mulai menguasai perasaannya yg hancur.


"ck, pria bodoh mana yg mau menikahi putri pembawa sial sepertimu..!?"


ucap ny. adelle dengan lantang, dan disertai nada mengejek.

__ADS_1


"apa maksud ibu..!? hal buruk apa yg selama ini aku berikan padamu bu...!? kenapa ibu seperti ini..! mana ibuku yg dulu... yg selalu menyayangiku dengan segenap hatinya, ibu yg dulu bangkit dari keterpurukan karna kehilangan ayah karna tidak ingin melihatku ikut bersedih..! mana bu....mana...!?"


air mata alexa tidak dapat di tahannya ketika kembali mendengat perkataan ibunya.


"hapus air mata buaya mu itu... aku bukan lagi ibumu... kau akan menikah bukan..! menikahlah tanpaku !"


kata ny. adelle yg membuat alexa berhenti menangis, dan merubah raut wajahnya.


"baiklah.... jika itu maumu bu.... semoga kau tidak akan pernah menyesali perkataanmu hari ini setelah nanti mengetahui kebenarannya. aku memang belum tahu alasan ibu membenciku.... tapi... tangisan penyesalanmu nanti, tidak akan aku hiraukan sekalipun alasannya membuatku mengerti"


alexa berucap sangat tegas dengan tatapan mata yg tajam, dan muka yg mengeras menahan emosi yg kini meluap di permukaan, membuat ny. adelle terkejut dan sedikit menautkan alisnya mendengar kata "kebenaran" dari ucapan alexa.


selesai berucap, alexa langsung melangkahkan kakinya keluar dari rumah itu. saat alexa masih berada di depan pintu utama, dia bertemu dengan sherly yg tidak tahu dari mana.


"ooowww.... ada apa gerangan nona ceo mengunjungi kediaman kami...!?"


ucap sherly dengan tidak tahu malunya, dan tersenyum sinis.


"hmhm......sepertinya dunia ini akan segera runtuh jika setiap keluarga, di tempeli benalu sepertimu dan ayahmu..!"


ucap alexa tak kalah sinisnya dengan menyeringai.


"kurangajar.... beraninya kau mengatakan itu kepadaku... apa sebenarnya kesalahanku padamu kak alexa.... hiks...hiks...."


sherly tiba2 menangis, sambil berlutut di depan alexa dan itu membuat alexa menautkan alisnya .


"alexa.... apa yg kau katakan pada adikmu...!?"


ucap seseorang di belakang alexa, membuatnya berbalik dan....


PLAK...!


suara tamparan di pipi alexa yg di berikan ny. adelle ibu kandungnya.


wajah alexa seketika berpaling, karna kerasnya tamparan ibunya.


kali ini, bukan tangisan yg terdengar dari mulut alexa, melainkan tawa yg cukup keras membuat siapa saja yg mendengarnya bergidik ngeri, tak terkecuali kedua orang yg berada di tempat itu.


"hahaha.... apa hanya itu yg kau berikan padaku ny. adelle !? selain mahir memberi luka di hati, ternyata kau juga ahlinya memberikan luka fisik yah.... !?"


ucap alexa dengan tawa yg mengandung nada yg membuat orang ketakutan. dan ia melingkarkan tangannya di bahu ny. adelle yg masih terpaku, terdiam, tanpa kata2 tidak percaya dengan reaksi alexa, dan dengan sengaja memanggilnya dengan sebutan nyonya.


"i-ibu......-"


"ibu...!??? apa suaramu habis ny. adelle? sehingga hampir tidak terdengar oleh telingaku...!?"


belum sempat ny. adelle berucap, alexa langsung menyela.....


"bagaimana dia tiba2 bisa menjadi adikku... jika kau sudah membuangku nyonya.... aku bisa hidup sendiri sekarang.. tanpa memikirkan jarak di antara kita nyonya .... jarak yg kau bentangkan, sangat jauh... sehingga aku sudah menyerah ingin merapatkannya lagi.....!" dan kau sherly.... kau di pecat....!!!


perkataan alexa yg terakhir, dan dia langsung meninggalkan mansion itu, dengan perasaan bercampur aduk.....


***bersambungπŸ™πŸ™πŸ™πŸ₯°


maaf baru up yah.... soalnya author ada keperluan di dunia nyata.... πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜

__ADS_1


tinggalkan jejak please.... πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™β€οΈ***


__ADS_2